Renungan Katolik Minggu 6 November 2022 dan Bacaan Injil (Jangan Menghakimi) -->

Renungan Katolik Minggu 6 November 2022 dan Bacaan Injil (Jangan Menghakimi)

Patris Trikora
Sabtu, November 05, 2022

    Renungan Katolik Minggu 6 November 2022 dan Bacaan Injil (Jangan Menghakimi)


    "Ia bukan Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup"

    Bacaan Injil Lukas 20:27-38 "Ia bukan Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup"


    Maka datanglah kepada Yesus beberapa orang Saduki, yang tidak mengakui adanya kebangkitan. Mereka bertanya kepada-Nya:

    "Guru, Musa menuliskan perintah ini untuk kita: Jika seorang, yang mempunyai saudara laki-laki, mati sedang isterinya masih ada, tetapi ia tidak meninggalkan anak, saudaranya harus kawin dengan isterinya itu dan membangkitkan keturunan bagi saudaranya itu.

    Adalah tujuh orang bersaudara. Yang pertama kawin dengan seorang perempuan lalu mati dengan tidak meninggalkan anak.

    Lalu perempuan itu dikawini oleh yang kedua, dan oleh yang ketiga dan demikianlah berturut-turut oleh ketujuh saudara itu, mereka semuanya mati dengan tidak meninggalkan anak. Akhirnya perempuan itupun mati.

    Bagaimana sekarang dengan perempuan itu, siapakah di antara orang-orang itu yang menjadi suaminya pada hari kebangkitan? Sebab ketujuhnya telah beristerikan dia."

    Jawab Yesus kepada mereka: "Orang-orang dunia ini kawin dan dikawinkan, tetapi mereka yang dianggap layak untuk mendapat bagian dalam dunia yang lain itu dan dalam kebangkitan dari antara orang mati, tidak kawin dan tidak dikawinkan.

    Sebab mereka tidak dapat mati lagi; mereka sama seperti malaikat-malaikat dan mereka adalah anak-anak Allah, karena mereka telah dibangkitkan.

    Tentang bangkitnya orang-orang mati, Musa telah memberitahukannya dalam nas tentang semak duri, di mana Tuhan disebut Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub.

    Ia bukan Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup, sebab di hadapan Dia semua orang hidup." Mendengar itu beberapa ahli Taurat berkata: "Guru, jawab-Mu itu tepat sekali."

    Renungan Katolik Minggu 6 November 2022 (Jangan Menghakimi)


    Hari ini beberapa orang Saduki mendekati Yesus dan bertanya: "Guru, Musa menetapkan bahwa jika saudara laki-laki laki-laki meninggal dan tidak meninggalkan seorang istri, saudara laki-laki itu tidak boleh menikahi janda itu.

    Dengan melakukan ini, dia akan "membesarkan keturunan bagi saudaranya". Orang Saduki mengajukan skenario lain kepada Yesus: "Ada tujuh bersaudara. Kakak tertua menikah dan dia meninggal tanpa anak.

    Kakak kedua menikahi jandanya, lalu yang ketiga, dan seterusnya. Ketujuh bersaudara itu meninggal, meninggalkan janda itu tanpa anak. Akhirnya janda itu juga meninggal".

    Pada titik ini orang Saduki bertanya kepada Yesus, "Pada saat kebangkitan orang mati, wanita ini akan menjadi istri siapa?" Tentu saja orang-orang itu mencoba menjebak Yesus.

    Yesus menyadari apa yang mereka lakukan dan menatap langsung ke arah mereka dan berkata, "Anak-anak zaman ini menikah dan dikawinkan, tetapi mereka yang dinilai layak mendapat tempat di zaman yang akan datang dan kebangkitan dari kematian tidak.

    Sebaliknya mereka menjadi seperti malaikat dan tidak lagi bertanggung jawab atas kematian.

    Yesus kemudian berbicara tentang Musa dan beberapa bagian dari Kitab Keluaran yang mengatakan orang mati akan bangkit kembali.

    Namun, orang Saduki bertekad untuk menetapkan bahwa posisi teologis mereka adalah yang benar.

    Mereka mencoba untuk mengabaikan Yesus dan ajarannya dan berharap untuk membuat diri mereka terlihat lebih unggul di mata orang banyak.

    Kadang-kadang, kami juga berjalan seperti yang dilakukan orang Saduki. Pernahkah Anda berharap seseorang yang tidak Anda sayangi akan dihina atau dihancurkan? Saya berspekulasi bahwa sekarang dan lagi kami menikmati momen-momen ini.

    Betapa sembrononya kita sebagai orang! Namun, kadang-kadang, kami juga mungkin telah dipermalukan dalam pertemuan terbuka dan kami tidak peduli dengan apa yang terjadi!

    Hari ini berhati-hatilah dan pikirkan tentang sikap, kata-kata, dan tindakan Anda! Seringkali, "apa yang terjadi akan terjadi". Berusahalah untuk tidak menghakimi siapa pun hari ini.

    Jika kita memilih untuk melakukan ini, hubungan kita akan lebih sehat dan kita mungkin akan lebih menyukai diri kita sendiri. "Jangan menghakimi, nanti kamu dihakimi!"

    Demikian Renungan Katolik Minggu 6 November 2022 dan Bacaan Injil (Jangan Menghakimi). Kiranya kasih Tuhan selalu menyertai kita dalam setiap langkah hidup kita. Selamat Berhari Minggu.***