Renungan Harian Katolik Selasa 25 Oktober 2022 Lengkap Dengan Bacaan Injil (Jadilah Biji Sesawi dan Ragi Bagi Sesama) -->

Renungan Harian Katolik Selasa 25 Oktober 2022 Lengkap Dengan Bacaan Injil (Jadilah Biji Sesawi dan Ragi Bagi Sesama)

Patris Trikora
Senin, Oktober 24, 2022

    Renungan Harian Katolik Selasa 25 Oktober 2022 Lengkap Dengan Bacaan Injil (Jadilah Biji Sesawi dan Ragi Bagi Sesama)


    "Perumpamaan Tentang Biji Sesawi"


    Bacaan Injil Lukas 13:18-21 "Perumpamaan Tentang Biji Sesawi"


    Maka kata Yesus: "Seumpama apakah hal Kerajaan Allah dan dengan apakah Aku akan mengumpamakannya?

    Ia seumpama biji sesawi, yang diambil dan ditaburkan orang di kebunnya; biji itu tumbuh dan menjadi pohon dan burung-burung di udara bersarang pada cabang-cabangnya."

    Dan Ia berkata lagi: "Dengan apakah Aku akan mengumpamakan Kerajaan Allah?

    Ia seumpama ragi yang diambil seorang perempuan dan diadukkan ke dalam tepung terigu tiga sukat sampai khamir seluruhnya."

    Renungan Harian Katolik Selasa 25 Oktober 2022 (Jadilah Biji Sesawi dan Ragi Bagi Sesama)


    Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan, Bacaan Injil hari ini bagaikan sebuah kisah pengalaman seorang Bruder.

    Pada suatu hari ia ke kota. Karena merasa sangat lapar, ia masuk ke sebuah warung makan. Ia memesan makanan kemudian pelayan membawa pesanannya ke meja di mana ia duduk.

    Sewaktu mau bayar, pelayan katakan kepadanya, bahwa seorang Bapak sudah membayar pesanannya. Dia bertanya, “siapa orangnya?”

    Pelayan langsung menunjuk orang yang lagi duduk bersama seorang ibu dan dua orang anak.

    Bruder mendekati meja makan mereka. Sebelum dia tiba di meja makan, Bapa itu berdiri dan menjemput sambil merangkulnya. Bruder terheran-heran.

    Bruder pun bertanya: “Bapak yang membayar pesanan saya?” “Ya....benar, saya sudah membayarnya!” jawab sang Bapak.

    “Maaf, siapakah Bapa? Tanya Bruder. “Akulah mantan murid-mu. Engkau sudah mengajar saya dan saya selalu bicarakan namamu kepada keluarga saya.”

    Kata sang Bapak. “Engkau sudah menjadi inspirasi hidupku. Saya berterima kasih kepadamu karena engkau sudah menanamkan nilai-nilai Injil dalam hidupku.” Sambung sang Bapa. Kemudian Ia memperkenalkan istri dan anak-anaknya kepada Bruder.

    Itulah biji sesawi dan ragi yang sudah ditanamkan oleh bruder tua ini dalam diri sang Bapa sejak masa mudanya, dan kini sudah tumbuh dan menjadi orang baik. Kesaksian hidup dari Bruder sudahm mempengaruhi kehidupan anak muridnya.

    Saudara-saudari yang terkasih, hari ini Yesus katakan: “Kerajaan Allah itu seumpama sesawi yang ditaburkan orang di kebunnya.

    Biji itu tumbuh dan menjadi pohon dan burung-burung di udara bersarang di ranting-rantingnya”. Perumpaan ini mau mengajar kita, bahwa kerajaan Allah itu punya kekuatan dalam dirinya.

    Kekuatan itu bisa mempengaruhi orang lain. Apa saja kekuatannya? Kekuatannya adalah cinta kasih, perdamaian, keharmonisan, saling menghargai, saling meneguhkan, saling memuji dan saling mempercayai.

    Kalau kebajikan-kebajikan ini ditaburkan ke dalam hati dan pikiran seseorang dan orangnya menanggapinya dengan serius, memeliharanya dengan baik dan membiarkannya bertumbuh dengan baik, maka pribadi yang menerimanya akan menjadi pribadi yang baik dan kuat juga.

    Kalau kita selalu menerima nasihat dan teguran yang membangun dari sesama dan hayati serta amalkan semuanya dalam hidup, maka kita pun akan berkembang menjadi manusia yang baik.

    Sama halnya dengan ragi. Kalau ragi itu diaduk-aduk ke dalam tepung terigu sampai rata dan membiarkannya berkembang tanpa diganggu, maka rotinya pun akan membesar, tetapi kalau sesudah diaduk lalu kita langsung masukkan ke oven dan dibakar, maka rotinya tidak membesar.

    Raginya tidak mempengaruhi perkembangan tepung terigu. Jadi Sabda Tuhan dan nasihat-nasihat sesama harus dicernah dan dihayati selajutnya diamalkan dalam hidup.

    Pesan moral dari perumpaan ini adalah bahwa ajaran Tuhan pada hakekatnya punya kekuatan dalam dirinya.

    Kalau ajaran-Nya diterima dan dihayati dengan baik, maka pasti akan membawa pengaruh yang sangat baik bagi orangnya, tetapi kalau tidak diterima, maka ajaran itu tidak mendatangkan manfaat baginya.

    Demikian Renungan Harian Katolik Selasa 25 Oktober 2022 Lengkap Dengan Bacaan Injil (Jadilah Biji Sesawi dan Ragi Bagi Sesama). 


    Kiranya Tuhan senantiasa membuka hati dan pikiran kita agar kita selalu siap mendengarkan Sabda Tuhan dan nasihat sesama dan biarkan semuanya bertumbuh dalam hati kita; kita juga mohon, agar Tuhan memampukan kita untuk menjadi biji sesawi dan ragi bagi sesama lewat tutur kata dan tingkah-laku kita. Semoga***