Injil Katolik Harian Sabtu 23 Juli 2022 Lengkap Renungan Matius 13:24-30 (Penyesat Ditengah Kebenaran) -->

Injil Katolik Harian Sabtu 23 Juli 2022 Lengkap Renungan Matius 13:24-30 (Penyesat Ditengah Kebenaran)

Patris Trikora
Jumat, Juli 22, 2022

    Injil Katolik Harian Sabtu 23 Juli 2022 Lengkap Renungan Matius 13:24-30 (Penyesat Ditengah Kebenaran)


    "Kerajaan Sorga itu seumpama orang yang menaburkan benih yang baik di ladangnya"


    Bacaan Injil Katolik Harian Sabtu 23 Juli 2022 untuk kita renungkan diambil dari Injil Matius 13:24-30 yang mengisahkan tentang Kerajaan Sorga itu seumpama orang yang menaburkan benih yang baik di ladangnya.

    Berikut Bacaan Injil Matius 13:24-30 "Kerajaan Sorga itu seumpama orang yang menaburkan benih yang baik di ladangnya"


    Yesus membentangkan suatu perumpamaan lain lagi kepada mereka, kata-Nya: "Hal Kerajaan Sorga itu seumpama orang yang menaburkan benih yang baik di ladangnya.

    Tetapi pada waktu semua orang tidur, datanglah musuhnya menaburkan benih lalang di antara gandum itu, lalu pergi. Ketika gandum itu tumbuh dan mulai berbulir, nampak jugalah lalang itu.

    Maka datanglah hamba-hamba tuan ladang itu kepadanya dan berkata: Tuan, bukankah benih baik, yang tuan taburkan di ladang tuan? Dari manakah lalang itu?

    Jawab tuan itu: Seorang musuh yang melakukannya. Lalu berkatalah hamba-hamba itu kepadanya: Jadi maukah tuan supaya kami pergi mencabut lalang itu?

    Tetapi ia berkata: Jangan, sebab mungkin gandum itu ikut tercabut pada waktu kamu mencabut lalang itu.

    Biarkanlah keduanya tumbuh bersama sampai waktu menuai. Pada waktu itu aku akan berkata kepada para penuai: Kumpulkanlah dahulu lalang itu dan ikatlah berberkas-berkas untuk dibakar; kemudian kumpulkanlah gandum itu ke dalam lumbungku."

    Renungan Katolik Hari Ini Sabtu 23 Juli 2022 (Penyesat Ditengah Kebenaran)


    Saudara terkasih, dalam perumpamaan ini Kristus menjelaskan secara gamblang bahwa "Orang yang menaburkan benih baik ialah Anak Manusia; ladang ialah dunia. Benih yang baik itu anak-anak Kerajaan dan lalang anak-anak si jahat" (Matius 13:37-38).

    Benih ditabur dengan satu tujuan yaitu tumbuh dan menghasilkan buah, tuaian, panenan, atau pelipatgandaan.

    Bahkan sejak awal penciptaan Bapa memberikan suatu perintah kepada manusia, "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi" (Kejadian 1:28).

    Beranak cucu dan bertambah banyak juga berbicara tentang pelipatgandaan, ini bertujuan agar supaya bumi dipenuhi dengan orang-orang yang seharusnya memiliki karakter Ilahi!

    Siapa pun orangnya pasti akan menaburkan benih yang kualitasnya baik, bukan benih yang biasa apalagi benih yang jelek.

    Tetapi dalam perumpamaan ini ada lalang yang tumbuh di antara gandum, dari manakah lalang itu berasal?

    Ternyata ada musuh yang menaburkan benih lalang di ladang tuannya: "Musuh yang menaburkan benih lalang ialah Iblis/Penyesat.

    Ladang di sini berbicara tentang ladang pelayanan, sedangkan benih adalah Injil kebenaran.

    Benih kebenaran pertama telah ditaburkan oleh Kristus dan kemudian tugas menabur benih ini dilanjutkan oleh murid-murid-Nya dan juga para rasul yang telah menerima Amanat Agung: "...pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu." (Matius 28:19-20a).

    Iblis pun tak mau ketinggalan, ia menaburkan benih lalang ke dalam hati Yudas Iskariot, ini adalah benih lalang pertama di ladang pelayanan.

    Di masa-masa akhir ini para penyesat juga bekerja ekstra untuk menaburkan benih lalang: "Sebab banyak penyesat telah muncul dan pergi ke seluruh dunia, yang tidak mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia. Itu adalah si penyesat dan antikristus." (Lih. 2 Yohanes 1:7).

    Dengan demikkan, kita harus selalu berjaga-jaga dan waspada, sebab Iblis tiada berhenti untuk menaburkan benih-benih yang jahat dan menyesatkan!

    Doa Renungan Katolik Hari Ini Sabtu 23 Juli 2022 (Penyesat Ditengah Kebenaran)


    Ya Tuhan, bantulah kami agar kami mampu membedakan ilalang dan gandum dalam diri kami. Bantulah kami agar kami mampu memelihara kebaikan-kebaikan yang kami miliki. Semoga keutamaan-keutamaan itu menjadikan hidup kami semakin mampu bersukacita. Mampukan kami agar kami mampu dengan jeli membedakan yang baik dan yang tidak baik dalam hidup kami, Amin.

    Demikian Injil Katolik Harian Sabtu 23 Juli 2022 Lengkap Renungan Matius 13:24-30 (Penyesat Ditengah Kebenaran). Kiranya kita selalu berjaga-jaga dan waspada, sebab Iblis tiada berhenti untuk menaburkan benih-benih yang jahat dan menyesatkan! Semoga***