Twibbon Hari Raya Kelahiran Yohanes Pembaptis Kamis 23 Juni 2022 -->

Twibbon Hari Raya Kelahiran Yohanes Pembaptis Kamis 23 Juni 2022

Rabu, Juni 22, 2022

    Twibbon Hari Raya Kelahiran Yohanes Pembaptis Kamis 23 Juni 2022


    Berikut Link Twibbon Hari Raya Kelahiran Yohanes Pembaptis Kamis 23 Juni 2022.

    Twibbon peringatan hari kelahiran Yohanes Pembaptis ini dapat digunakan sebagai ungkapan dan kartu ucapan yang bisa disertaii dengan gambar pribadi atau keluarga.

    Kelahiran Yohanes Pembaptis tidak saja membawa kebahagiaan bagi orang-orang sekitarnya, tetapi mengakhiri kebisuan Zakaria, yang pada mulanya ragu-ragu terhadap kehebatan penyelenggaraan ilahi.

    Yohanes lahir, dan Zakaria melantunkan sebuah kidung tentang kebesaran Tuhan, dan kidung itu telah menjadi sebuah doa terindah yang diucapkan Gereja setiap hari sampai saat ini.

    Setiap orang Kristen, dengan baptisan terlahir kembali dan kelahiran spiritual ini seharusnya membawa sesuatu yang baru ke dunia dan manusia sekitar.

    Kelahiran orang Kristen seharusnya menjadi motor pembaharuan dalam segala hal karya kemanusiaan, ilmu dan teknologi, pendidikan, dan kepiawaian dalam mempengaruhi pendapat umum.

    Jika kehadiran dan kelahiran kita tidak membawa perubahan yang signifikan, berarti kondisi kita masih seperti kondisi Zakaria sebelum kelahiran Yohanes Pembaptis.

    Yohanes, nama yang diberikan Tuhan kepada pasangan yang rentah itu memiliki sebuah arti, ayitu "Tuhan memberi rahmat".
    Tentulah arti nama "Yohanes" sungguh bermakna bagi pasangan Zakharia dan Elizabeth.

    Kelahiran Yohanes merupakan tanda cinta Tuhan atas mereka yang senantiasa memiliki pengharapan yang kokoh atas janji Allah sekalipun di usia terbilang renta.

    Karena itu, selanjutnya mereka dengan setia memelihara dan mangasuh Yohanes dengan penuh cinta.

    Yohanes bertumbuh menjadi pribadi yang kuat sehingga bertahan untuk hidup dalam kegersangan padang gurun. Ia pun dipenuhi oleh Roh Kudus yang memampukan dia berkata-kata tentang kebenaran, pertobatan dan warta Kerajaan Allah.

    Peristiwa kelahiran Yohanes hendaknya menjadi bukti bagi kita bahwa Tuhan senantiasa mendengarkan doa dan harapan setiap orang yang percaya akan kasih dan penyelenggaraan-Nya.

    Lebih dari itu, kesetiaan Zakharia dan Elizabeth mengasuh dan membesarkan Yohanes menjadi contoh bahwa berkat Tuhan mesti disertai dengan tanggung jawab dari manusia untuk memelihara dan menghasilkan buah berlimpah.

    Berkat Tuhan hendaknya bukan sebatas harta kesalehan pribadi semata, tetapi mesti berdayaguna bagi kebaikan dan keselamatan sesama.

    Akhirnya, kesadaran bahwa sesungguhnya setiap dari kita adalah pemberian atau hadiah istimewa Allah, maka sudah selayaknyalah apabila kita tetap berusaha agar kita pun mau dan rela menjadi berkat bagi orang lain.

    Setidak-tidaknya kita bisa menjadi kebanggaan orang tua kita, sama seperti Yohanes yang telah menjadi kebanggaan Zakharia dan Elizabeth, bahkan kebanggaan Tuhan Sang PenciptaNya.


    PERTAMA, DI SINI
    KEDUA, DI SINI