Renungan Kristen Saat Teduh Selasa 14 Juni 2022 -->

Renungan Kristen Saat Teduh Selasa 14 Juni 2022

Senin, Juni 13, 2022

    Renungan Kristen Saat Teduh Selasa 14 Juni 2022


    Renungan Kristen Saat Teduh Selasa 14 Juni 2022

    Renungan harian Kristen saat teduh harian Selasa 14 Juni 2022 diangkat dari kisah Alkitab Yudas 1:14-16
    Renungan kristen saat teduh harian hari ini mengisahkan bagaimana seharusnya kita hidup ddan bersahabat dengan Tuhan.

    Berikut renungan harian Kristen saat teduh hari ini Selasa 14 Juni 2022:


    "Juga tentang mereka Henokh, keturunan ketujuh dari Adam, telah bernubuat, katanya:

    Sesungguhnya Tuhan datang dengan beribu-ribu orang kudus-Nya, hendak menghakimi semua orang dan menjatuhkan hukuman atas orang-orang fasik karena semua perbuatan fasik, yang mereka lakukan" Yudas 1:14-15

    Melalui kelahiran Metusalah Tuhan memperingatkan Henokh tentang adanya peristiwa besar yang akan membinasakan seluruh bumi.
    Ketika menerima nubuatan dari Tuhan tentang rencana-Nya untuk menghukum dunia Henokh meresponsnya dengan hati yang takut akan Tuhan, sehingga ia pun membuat keputusan hidup yang benar dan bergaul karib dengan Tuhan.

    "Tuhan bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia, dan perjanjianNya diberitahukanNya kepada mereka." (Mazmur 25:14).

    Berbagai hal Tuhan singkapkan kepada orang yang mau bergaul karib denganNya sehingga kehendakNya, rencana-Nya, perjanjianNya diberitahukan kepada orang itu.

    Nubuatan ini tergenapi melalui cucu Metusalah atau cicit Henokh yaitu Nuh, di mana Tuhan mendatangkan air bah yang menenggelamkan seluruh bumi.

    "Ketika dilihat Tuhan, bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata, maka menyesallah Tuhan, bahwa Ia telah menjadikan manusia di bumi, dan hal itu memilukan hatiNya.

    Berfirmanlah Tuhan 'Aku akan menghapuskan manusia yang telah Kuciptakan itu dari muka bumi, baik manusia maupun hewan dan binatang-binatang melata dan burung-burung di udara, sebab Aku menyesal, bahwa Aku telah menjadikan mereka." (Kejadian 6:5-7).

    Hidup bergaul karib dengan Tuhan berarti hidup menyenangkan hati Tuhan, hidup seturut kehendak Tuhan, hidup seirama dengan hati Tuhan, hidup seperti yang Tuhan mau.

    Hidup bergaul karib dengan Tuhan berarti berjalan dengan Tuhan setiap hari.

    Selama kita masih menuruti keinginan daging dan hidup menurut kehendak sendiri kita belum berjalan bersama Tuhan.

    "Berjalankah dua orang bersama-sama, jika mereka belum berjanji?"(Amos 3:3).
    Bila ingin mencapai taraf menyenangkan hati Tuhan tidak ada jalan lain selain kita berkomitmen untuk bersekutu dan bergaul karib dengan Dia secara terus-menerus dan konsisten.

    Demikian renungan kristen saat teduh harian hari ini Selasa 14 Juni 2022 diambil dari kisah Alkitab Yudas 1:14-16.***