Renungan Kristen Saat Teduh Kamis 9 Juni 2022 -->

Renungan Kristen Saat Teduh Kamis 9 Juni 2022

Rabu, Juni 08, 2022

    Renungan Kristen Saat Teduh Kamis 9 Juni 2022

    Renungan Kristen Saat Teduh Kamis 9 Juni 2022

    Renungan Kristen Saat Teduh Kamis 9 Juni 2022 Kepastian Sebuah Hukuman

    Renungan Kristen saat teduh harian Kamis 9 Juni 2022 diangkat dari kisah Alkitab Yeremia 51:36-64
    Renungan kristen saat teduh harian hari ini mengisahkan bagaimana sebuah kepastian hukuman bagi segenap kesombongan manusia di hadapanNya.

    Nubuat tentang penghancuran bangsa Babel ternyata sudah diterima oleh Yeremia dari Tuhan Allah yang hidup dan sudah disampaikan kepada orang yang berkepentingan pada masa Zedekia masih menjadi raja atas Yehuda, dan sebagai raja bonekanya bangsa Babel.

    Jadi sebenarnya berita ini merupakan suatu berita penghiburan bagi segenap umat Tuhan, yang harus mengalami lebih dahulu penghukuman Tuhan, baru bisa merasakan dan mengalami pemulihan dariNya.

    Nubuat itu semua sudah dituliskan dalam sebuah kitab dan akan dititipkan pada Seraya untuk kemudian dibawa ke bangsa Babel sebagai utusan Zedekia.

    Walau mungkin nubuat yang dititippkan ini tidak dibaca oleh raja bangsa Babel itu, akan tetapi, nubuatan itu tetap disampaikan kepada kaum buangan yang sudah ada di sana, sehingga menjadi penghiburan bagi mereka semua yang ada di pembuangan itu.

    Berita itu dilengkapi dengan suatu peragaan nubuat secara simbolik yaitu dengan menenggelamkan gulungan kitab ini ke sungai Efrat sebagai lambang musnahnya Babel (63).

    Pada bagian akhir dari nubuatan itulah mengenai Babel ini (36-58) menegaskan akan sebuah kepastian penghukuman itu, sekaligus membangkitkan pengharapan bagi segenap umat buangan bahwa akan tiba waktunya pelepasan bagi mereka semua.

    Penghukuman yang Tuhan lakukan atas bangsa Babel itu memang menghancurkan segala sesuatu yang sudah menjadi andalan mereka, yang adalah para dewa sesembahan mereka itu.

    Semua Para dewa sesembahan mereka sama sekali tidak berdaya untuk menghentikan penghancuran yang akan terjadi.

    Betapapun hebatnya janji para nabi dan imam bahwa Babel akan diangkat ke tempat paling tinggi sehingga aman (53), namun Tuhan akan tetap menghancurkan mereka secara tuntas.

    Tidak ada yang dapat melawan kekuatan Tuhan dan kehendak-Nya. Oleh karena itu, daripada memberontak dan melawan, lebih baik menyerah dan memohon ampun.

    Kita telah terus menerus belajar bahwa Tuhan bukan hanya mengasihi umat-Nya, tetapi juga semua bangsa. Asalkan mau bertobat dan meninggalkan dosanya pasti diampuni dan dipulihkan.

    Yang tidak mau bertobat, baru dibinasakan. Jadi jangan main-main dengan Allah! Bertobatlah!

    Demikian Renungan kristen harian hari ini Kamis 9 Juni 2022 Kepastian Sebuah Hukuman yang diangkat dari kisah Alkitab Yeremia 51:36-64.***