Renungan Katolik Hari ini Rabu 8 Juni 2022 -->

Renungan Katolik Hari ini Rabu 8 Juni 2022

Selasa, Juni 07, 2022

    Renungan Katolik Hari ini Rabu 8 Juni 2022

    Renungan Katolik Hari ini Rabu 8 Juni 2022

    Renungan Katolik Hari ini Rabu 8 Juni 2022 Yesus dan Hukum Taurat

    Renungan Katolik Hari ini harian Rabu 8 Juni 2022 diangkat dari kisah Injil Matius 5:17-19.

    Renungan Katolik Hari ini harian hari ini mengisahkan bagaimana hubungan kedatangan Yesus dengan hukum Taurat.

    Hukum atau aturan merupakan hal yang mutlak yang sangatlah diperlukan di dalam tatanan kehidupan kita sebagai manusia berakal budi dan berkehendak bebas.

    Apakah kita telah dan pernah membayangkan bagaimana situasinya di dunia ini apabila kita manusia hidup penuh dengan kebebasan mutlak dan tanpa adanya hukum meupun aturan.

    Tentu pada akhirnya kita akan diperhadapkan dengan berbagai macam kekacauan.

    Maka dengan itu, aturan harus ada dan harus diberlakukan sebagai patokan bagi hidup kita manusia, agar kehidupan kita lebih jauh teratur dan terhindar dari kekacauan yang tentu kita tidak harapkan.

    Melalui bacaan suci hari ini, dimana Musa hamba Tuhan itu menasehati bangsa Israel untuk harus menaati hukum yang telah diberikan Allah bagi mereka.

    Kita taat kepada hukum Allah menjadikan tanda pengenal bangsa Israel di mata bangsa-bangsa lain (Ul. 4:6).

    Selain dari pada menaati hukum yang mereka sudah terima, Allah juga mengingatkan bangsa Israel untuk tetap memelihara hukum-hukumNya itu (Ul. 4:9).

    Menaati hukum yang Allah berikan sebagai patokan hidup yang damai dan benar, memiliki artian bahwa, kita bersedia mematuhi apa saja yang akan diperintahkanNya.

    Sementara itu, memelihara hukum Allah artiannya adalah kita harus mampu setia dalam menjaga agar hukum tersebut tetap ada dan tetap dilaksanakan di dalam keseharian kita umatNya.

    Melalui Bacaan Injil harian hari ini, Yesus menegaskan bahwa DiriNya datang untuk menggenapi Hukum Taurat.

    Penggenapan terhadap Hukum Taurat yang dilaksanakan oleh Yesus dengan cara mereformulasikan Hukum Taurat menjadi sebuah hukum baru, yakni Hukum Kasih.

    Sebab secara sederhana kasih menjadi dasar dari Hukum Taurat tersebut.

    Allah dengan kuasaNya telah memberikan hukum kepada bangsa Israel, karena Allah memiliki cinta terhadap mereka dan juga agar hukum itu menjadi pedoman bagi mereka.

    Agar mereka bisa menjalankan kehidupan yang sesuai dengan kehendak Allah dan semakin mengasihi Allah.

    Kita dapat mememahaminya ketika seorang ahli Taurat bertanya tentang hal yang utama dari hukum Taurat, maka Yesus memberikan jawaban dengan mengacu pada dua sasaran, yakni kasih terhadap Tuhan dan kasih terhadap sesama.

    Oleh karena itu secara tegas Yesus tekankan bahwa kasih sebagai hal yang terutama di atas segala hukum atau aturan yang ada.

    Oleh karena itu, kita bukanlah manusia yudisial atau manusia yang menjadikan aturan sebagai segala-galanya dan menjadi budak dari pada hukum itu.

    Bacaan suci hari ini mengingatkan kita bahwa kita harus mengutamakan kasih lebih daripada apapun dan apalagi denganaturan-aturan atau hukum-hukum yang lain.

    Oleh karena itu ketika kita dilema dengan hukum, maka sebagai pengikut Kristus kita harus mengutamakan Kasih.

    Demikian Renungan Katolik Hari ini harian Rabu 8 Juni 2022 Yesus dan Hukum Taurat yang diangkat dari kisah Injil Matius 5:17-19.***