Injil Katolik Harian Rabu 8 Juni 2022 Lengkap Renungan Matius 5:17-19 -->

Injil Katolik Harian Rabu 8 Juni 2022 Lengkap Renungan Matius 5:17-19

Selasa, Juni 07, 2022

    Injil Katolik Harian Rabu 8 Juni 2022 Lengkap Renungan Matius 5:17-19

    Injil Katolik Harian Rabu 8 Juni 2022 Lengkap Renungan Matius 5:17-19

    Injil Katolik Harian Rabu 8 Juni 2022 Lengkap Renungan Matius 5:17-19 Yesus dan Hukum Taurat


    Bacaan Injil hari ini mengisahkan kembali bagaimana hubungan Yesus dengan Hukum taurat.

    Berikut ini Perikop lengkap injil harian hari ini Matius 5:17-19:

    1. "Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi.

    Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. (Mat 5:17)

    2. Karena Aku berkata kepadamu Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi. (Mat 5:18)

    3. Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga;

    tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga. (Mat 5:19)

    Renungan Matius 5:17-19 Yesus dan Hukum Taurat

    Secara tegas Yesus sampaikan kepada orang-orang, “Aku datang bukan untuk meniadakan hukum Taurat atau Kitab Para Nabi, melainkan untuk menggenapinya.”

    Kita tahu bahwa, pengajaran Yesus Kristus yang radikal dan penuh wibawa ini ternyata membawa reaksi baru dari para muridNya, sebab seolah-olah Yesus hendak meniadakan hukum Taurat dan Kitab Para Nabi yang ada saat itu.

    Yesus dengan lantang katakan kepada mereka sesungguhnya Dia datang bukan meniadakan hukum itu namun justru menggenapinya.

    Selain dari pada menggenapinya, Yesus mau meluruskan semua yang sudah diluar makna sesungguhnya hukum itu.

    Yesus mengajari para muridNya agar bisa memahami, menghayati, mengamalkan, serta mengajarkan hukum Tuhan dalam keutuhannya.

    Kita jangan hanya menikmati sabdaNya yang berkaitan dengan hal-hal menarik untuk bisa kita lakukan atau sabdaNya yang mungkin sesuai dengan keadaan kita saat ini saja.

    Contohnya karena sabda Tuhan itu menghibur kita. Sebagai Anak Tuhan yang baik, kita pun tidak bileh pilih-pilih dengan sabdaNya atau tidak mengabaikan hukumNya yang lain yang mana menuntut untuk perubahan sikap dan perilaku kita.

    Yesus menegaskan bahwa Ia datang bukan untuk menghancurkan namun untuk menggenapi Taurat.

    Yesus tidak ingin berhenti pada peraturan dan huruf-huruf yang ada di dalam Taurat itu.

    Bacaan injil katolik harian ini menegaskan Yesus ingin meluruskan dan mewujudkannya secara nyata.

    Dalam mewujudkannya Yesus berhadapan dengan kenyataan yang tidak mudah akibat banyak benturan dengan orang-orang Yahudi.

    Yesus menggenapi Hukum Taurat dengan Hukum Kasih, Hukum yang membebaskan manusia dari segala hal-hal yang membelenggu. Menghayati dan mengamalkan cinta kasih merupakan bentuk nyata dari ambil bagian dari hidup dan misi Yesus yang datang justru untuk menyempurnakan Taurat dan Kitab Para Nabi.

    Saat ini pun kita diperhadapkan dengan banyaknya peraturan dan hukum yang beredar.

    Kita tahu pada dasarnya tetaplah sama, yakni demi keselamatan manusia dan menegaskan cinta kasih.

    Inilah yang seharusnya menjadi kriteria kita dalam menerapkan hukum.

    Apakah kita sudah termasuk orang yang bergerak di jalur itu? Saat ini pun kita dipanggil untuk menggenapi hukum Kasih yang Yesus sampaikan dalam kehidupan kita sehari-hari.

    Demikian Injil Katolik Harian Rabu 8 Juni 2022 Lengkap Renungan Matius 5:17-19 tentang Yesus dan Hukum Taurat.***