Renungan Harian Kristen Saat Teduh Jumat 27 Mei 2022 Lebih Baik Taat Kepada Allah Agar Terselamatkan -->

Renungan Harian Kristen Saat Teduh Jumat 27 Mei 2022 Lebih Baik Taat Kepada Allah Agar Terselamatkan

Kamis, Mei 26, 2022

    Renungan Harian Kristen Saat Teduh Jumat 27 Mei 2022 Lebih Baik Taat Kepada Allah Agar Terselamatkan.



    Renungan harian hari ini mengajak kita untuk taat dan tunduk kepada Allah dan firmanNya.

    Ingatkah kita akan sebuah kisah pemuda yang kaya yang mana ia mencari hidup kekal pada Tuhan Yesus di

    Matius 19:16-22?

    Orang kaya tersebut tidak percaya bahwa Yesus akan sanggup memelihara kehidupannya jika ia menjual hartanya membagikannya kepada yang membutuhkan dan lalu mengikut Yesus.

    Apa yang terjadi setelah Dia mendengarkan kata Yesus?

    Orang kaya tersebut pun pergi meninggalkan Yesus dengan membawa perasaan sedih.

    Apakah ini adalah memang sangat sungguh menyedihkan?

    Jika kita membaca Yeremis 43 kisah bacaan Alkitab hari ini, itulah yang akan kita saksikan dari sisa-sisa penduduk di kota Yerusalem, yang mana mereka lebih memilih lari ke Mesir daripada tetapp tinggal di Yerusalem.

    Padahal sudah jelas bahwa Allah tidak menghendaki mereka lari ke sana.

    Mereka sudah menerima janji dari Allah bahwa Dia akan memelihara hidup mereka dan tidak membiarkan mereka menjadi malang hidupnya.

    Allah akan menolong mereka dengan melunakkan hati melunakkan hati raja Babel agar tidak menghukum mereka (42:11-12).

    Akan tetapi apa yang terjadi? Penyangkalanlah yang terjadi. Mereka tidak berani untuk sungguh-sungguh percaya akan apa yang dijanjikan Allah, bahwa Dia sanggup menolong mereka, dan bahwa Dia sangat dengan sungguh-sungguh mengasihi mereka.


    Mereka beruntung memeiliki Tuhan yang baik yang memperhatikan hal kecil untuk hidup mereka.

    Ditambah lagi bahwa sikap tidak percaya mereka justru ditunjukkan dengan melakukan perbuatan tidak baik dan sangat kurang ajar yakni dengan mencari kambing hitam.

    Mereka bahkan menuduh hamba Tuhan yaitu Yeremia.

    Mereka menuduh dan memfitnahnya bahwa Yeremia telah berbohong mengenai kehendak Allah (2) dan Barukh telah menghasutnya untuk menyerahkan mereka semua ke tangan orang Babel (3).

    Dengan sombong dan sangat berani serta keangkuhan mereka memutuskan untuk pergi lari ke Mesir menyelamatkan diri mereka.

    Lebih parah lagi, mereka memaksaYeremia dan Barukh untuk ikut serta bersama mereka lari ke Mesir.

    Mereka meremehkan janji Allah, mereka menyatakan dirinya kuat dan tidak mengandalkan Tuhan.

    Mereka percaya bahwa cara dan perbuatan serta ide mereka lari ke Mesir jauh lebih baik daripada cara Allah!

    Padahal apa yang mereka lakukan itu adalah sebuah tindakan sangat bodoh.

    Melalui hambaNya Yeremia, Allah menegaskan kepada mereka bahwa tindakan bodoh yang mereka lakukan itu hanya akan menimbulkan kebinasaan dan bukanlah menimbulkan solusi yang bisa menyelamatkan mereka dari Babel.

    Begitupun dengan kehidupan kita saat ini.

    Saudara-saudara seiman, kadang kita tidak percaya bahwa Allah memiliki rencana yang terbaik untuk dan dalam hidup kita.

    Kita bahkan malah lebih memilih cara kita sendiri dan menganggapnya sebagai cara terbaik yang akan membawa hidup kita ke arah yang lebih baik.

    Padahal kita adalah ytermasuk orang yang bodoh. Kita telah merasa diri lebih pintar daripada Allah dan lebih tahu yang terbaik untuk hidup kita.

    Kita lebih tahu untuk mengatur hidup kita sendiri.

    Maka ppada hari ini marilah kita sadar akan keberadaan diri kita, marilah kita merendahkan diri di hadapanNya, dan menyatakan kembali iman percaya kita.

    Demikian Renungan Harian Kristen Saat Teduh Jumat 27 Mei 2022 Lebih Baik Taat Kepada Allah Agar Terselamatkan