Renungan Harian Air Hidup: Minggu, 15 Mei 2022 (Yesus Membawa Pemulihan) -->

Renungan Harian Air Hidup: Minggu, 15 Mei 2022 (Yesus Membawa Pemulihan)

Patung Bernyawa
Sabtu, Mei 14, 2022

    Renungan Harian Air Hidup: Minggu, 15 Mei 2022 Pembawa Pemulihan

    Renungan Harian 2022
    Renungan Air Hidup Mei 2022 (Image)



    Yesus Kristus Membawa Pemulihan


    Bacaan Alkitab: Mikha 5


    Di tengah berita penghukuman yang disampaikan kepada orang Israel dan Yehuda, Allah yang penuh dengan kemurahan dan anugerah memberikan janji pemulihan. Allah mengutus Anak-Nya sendiri untuk menjadi perantara antara manusia berdosa dan Allah, dengan jalan mati di kayu salib untuk menebus dosa setiap orang yang percaya kepada-Nya.

    Janji ini adalah berita sukacita dan pengharapan, arena Allah tidak membiarkan manusia binasa di dalam dosa, melainkan memberikan jalan keluar untuk permasalahan yang tidak dapat dipecahkan oleh manusia. Allah berjanji bahwa Seorang Pemimpin akan bangkit dari Betlehem Efrata, dan janji ini digenapi ketika Yesus Kristus lahir di Betlehem.

    Siapakah Yesus, Sang Pemimpin yang dijanjikan Allah itu? la lahir di Betlehem, tetapi la tidak berawal di Betlehem. Permulaan-Nya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala (5:1), Perkataan "dahulu kala" itu ada yang menerjemahkan sebagai “awal zaman” (Alkitab Terjemahan Lama), dan ada yang menerjemahkan sebagai “kekekalan” (KJV, NASB).

    Sebagai Anak Allah, Yesus Kristus sudah ada bersama- sama dengan Allah sejak kekekalan. Dia adalah Pencipta alam semesta ini. Akan tetapi, Dia mau lahir di Betlehem, sebuah kota kecil di Yudea. Kenyataan ini mengajarkan kepada kita beberapa hal:

    Pertama, Yesus Kristus adalah Allah yang mulia, melebihi manusia mana pun, karena la telah ada dalam kekekalan.

    Kedua, Yesus Kristus mengasihi kita, sehingga la rela meninggalkan surga yang mulia untuk menjadi sama dengan manusia yang hina.

    Ketiga, Yesus Kristus adalah Allah, namun sekaligus la adalah manusia karena ia lahir dari seorang wanita. la menambahkan Kemanusiaan pada Keilahian-Nya.

    LainnyaKeempat, Yesus Kristus adalah Allah dan manusia yang menunjukkan simpati-Nya pada kita. la mau turut merasakan keadaan dan kondisi kita sebagai manusia. Ketika kita bergumul, Allah mengerti apa yang kita rasakan dan apa yang kita alami. Bersyukurlah karena kasih Allah melampaui pengertian kita. Kita yang seharusnya mengalami kematian kekal telah beroleh pengampunan dan keselamatan kekal.

    Jangan sia-siakan anugerah Allah itu! Apakah Anda telah mengabdikan seluruh hidup Anda bagi Yesus Kristus, sebagai respons terhadap apa yang telah la lakukan bagi diri Anda?

    Bacaan Alkitab Untuk Renungan Air Hidup Hari Ini


    Raja Mesias Dan Penyelamat Israel


    Mikha 5


    (1) Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala.

    (2) Sebab itu ia akan membiarkan mereka sampai waktu perempuan yang akan melahirkan telah melahirkan; lalu selebihnya dari saudara-saudaranya akan kembali kepada orang Israel.

    (3) Maka ia akan bertindak dan akan menggembalakan mereka dalam kekuatan TUHAN, dalam kemegahan nama TUHAN Allahnya; mereka akan tinggal tetap, sebab sekarang ia menjadi besar sampai ke ujung bumi,

    (4)dan dia menjadi damai sejahtera. Apabila Asyur masuk ke negeri kita dan apabila ia menginjak tanah kita, maka kita akan membangkitkan melawan dia tujuh gembala, bahkan delapan pemimpin manusia.

    (5) Mereka itu akan mencukur negeri Asyur dengan pedang dan negeri Nimrod dengan pedang terhunus; mereka akan melepaskan kita dari Asyur, apabila ia ini masuk ke negeri kita dan menginjak daerah kita.

    (6) Maka sisa-sisa Yakub akan ada di tengah-tengah banyak bangsa seperti embun dari pada TUHAN seperti dirus hujan ke atas tumbuh-tumbuhan yang tidak menanti-nantikan orang dan tidak mengharap-harapkan anak manusia.

    (7) Maka sisa-sisa Yakub akan ada di antara suku-suku bangsa, di tengah-tengah banyak bangsa seperti singa di antara binatang-binatang hutan, seperti singa muda di antara kawanan kambing domba: ke manapun ia pergi, maka ia membanting dan menerkam, sedang tidak ada yang melepaskan.

    (8) Tanganmu akan diangkat melawan para lawanmu, dan semua musuhmu akan dilenyapkan!

    (9) Maka akan terjadi pada waktu itu, demikianlah firman TUHAN, Aku akan melenyapkan kudamu dari tengah-tengahmu dan akan membinasakan keretamu.

    (10) Aku akan melenyapkan kota-kota negerimu dan akan meruntuhkan segala kubumu.

    (11) Aku akan melenyapkan alat-alat sihir dari tanganmu, dan tukang-tukang peramal tidak akan ada lagi padamu.

    (12) Aku akan melenyapkan patung patungmu dan tugu-tugu berhalamu dari tengah-tengahmu, maka engkau tidak lagi akan sujud menyembah kepada buatan tanganmu.

    (13) Aku akan menyentakkan tiang-tiang berhalamu dari tengah-tengahmu dan akan memunahkan berhalamu;

    (14) Aku akan membalas dendam dengan murka dan kehangatan amarah, kepada bangsa-bangsa yang tidak mau mendengarkan.

    [GI Wirawaty Yaputri]