Santapan Rohani Kamis, 7 April 2022, Keramah-tamahan Sejati -->

Santapan Rohani Kamis, 7 April 2022, Keramah-tamahan Sejati

Patung Bernyawa
Kamis, April 07, 2022

    Santapan Rohani Kamis, 7 April 2022, Keramah-tamahan Sejati

    Santapan Rohani Kamis, 7 April 2022, Keramah-tamahan Sejati
    Santapan Rohani Kamis, 7 April 2022, Keramah-tamahan Sejati


    Berilah tumpangan seorang akan yang lain.. Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengurus yang baik dari kasih karuni Allah.1 Pertus 4:9-10

    Bacaan Alkitab: Kejadian 24:12-20


    “Kumain ka na ba?” (sudah makan?)

    Inilah ucapan yangvsering ditanyakan kepada orang yang bertemu di Filipina, Negeri asal saya. Begitulah cara orang Filipina menunjukkan kepedulian dan kebaikan hati kepada para tamu.

    Apa oun balasan yang diberikan, tuan rumah akan selalu berusaha menyiapkan sesuatu untuk di santap sang tamu.

    Orang Filipina percaya bahwa kebaikan hati dan keramah-tamahan yang sesusngguhnya di wujudkan dalam tindakan nyata, bukan hanya kata-kata sapaan belaka.

    Ribka juga tahu bagaimana menunjukkan kebaikan. Tugas sehari-harinya adalah mengambil air dari sumur yang terletak diluar kota dan memanggul pulang tempayan air yang sangat berat.

    Ketika hamba Abraham, yang sangat haus dalam perjalanannya, meminta sedikit air dari tempayannya, Ribka tidak ragu untuk memberinya minum (Kej. 24:17-18)

    Bukan hanya itu, ketika Ribka melihat unta-unta tamunya kehausan, ia bergegas menawarkan diri untuk menimba air bagi unta-unta itu (ay. 19-20). Ia tidak ragu memberikan pertolongan, meski akibatnya ia harus bolak-balik ke sumur membawa tempayan yang sangat berat.

    Banyak orang menjalani kehidupan yang sangat sulit, dan seringkali perbuatan baik yang sederhana dapat menyemangati dan menguatkan mereka kembali.

    Menjadi saluran kasih Allah tidak selalu berarti menyampaikan Khotbah yang ber-Nas atau merintis Gereja. Terkadang bisa jadi bentuknya sesederhana memberi orang lain minum seperti yang ditunjukkan Ribka tadi.

    Renungan


    Siapakah kenalan Anda yang saat ini sedang membutuhkan dorongan semnagat? Perbuatan baik apa yang dapat Anda berikan untuk menyemangati mereka?

    Doa


    Bapa Surgawi, bukalah mataku untuk melihat siapa saja di sekitarku yang membutuhkan pertolongan. Berikan aku hikmat untuk mengetahui bentuk kebaikan dan kepedulian apa yang dapat kutunjukkam kepada mereka.

    Ulasan Renungan


    Mungkin ada yang meyakini bahwa doa hamba Abraham dalama kejadian 24:12-14 adalah sama dengan mencobai Allah. Namun, hamba tersebut sama sekali tidak berusaha untuk memanipulasi yang maha kuasa.

    Ia hidup di tengah peradaban pemyembah berhala yang terbiasa mencari petunjuk dari ilah-ilah dan patung-patung. Doanya justru mengindikasikan imannya yang kuat kepada Allah yang Esa dan sejati.

    Sang hamba membawa tantangan yang dihadapinya kepada Allah, dan Allah menghargai imannya. Ayat 15 menyatakan, “Sebelum ia selesai berkata, maka datanglah Ribka,...buyungnya dibawahnya di atas bahunya.” Ketika kita sungguh-sungguh berpaling kepada Allah, Dia menjawab kita sesuai dengan apa yang kita butuhkan. -Penulis-Tim Gustafson