Santapan Harian Air Hidup 8 April 2022 -->

Santapan Harian Air Hidup 8 April 2022

Patung Bernyawa
Jumat, April 08, 2022

    Santapan Harian Air Hidup Edisi 8 April 2022


    Santapan Harian Air Hidup Edisi 8 April 2022
    Santapan Harian Air Hidup Edisi Jumat, 8 April 2022 Hari Ini



    Duka Cita Berubah Menjadi Sukacita


    Bacaan Alkitab Hari Ini
    Yohanes 16:16-33


    Aku berkata kepadamu: sesungguhnya kamu akan menangis dan meratap, tetapi dunia akan bergembira; kamu akan berdukacita, tetapi dukacitamu akan berubah menjadi sukacita.” —Yohanes 16:20

    Kesukaran dan kesusahan tidak selalu berahir dengan penderitaan yang berkepanjangan, melainkan bisa saja berahir dengan kegembiraan.

    Tuhan Yesus berkata, “Seorang perempuan berdukacita pada saat ia melahirkan, tetapi sesudah ia melahirkan anaknya, ia tidak ingat lagi akan penderitaannya, karena kegembiraan bahwa seorang manusia telah lahir ke dunia.(Ay. 16:21).

    Pada umumnya, kesuksesan harus di dahului dengan kerja keras dan setiap hasil yang baik harus dibayar dengan sebuah pengorbanan karena jika ingin mendapatkan hasil yang besar harus melakukan kerja yang besar pula.

    Kegembiraan yang bermakna biasanya di dahului dengan kesusahan. Orang yang sukses dalam studinya adalah orang yang menyempatkan banyak waktu untuk belajar dengan sungguh-sungguh, dan orang yang selalu sukses dalam pekerjaannya ialah orang yang selalu bekerja dengan rajin. Kondisi semacam itu merupakan hukum alam atau hukum kehidupan.

    Semakin giat dan serius kamu bekerja, maka kamu akan semakin dekat dengan hasil yang memuaskan. Orang yang sukses sesungguhnya adalah orang yang tidak pernah menyerah dan berhenti mencoba.

    Perkataan, “Tinggal sesaat saja dan kamu tidak melihat Aku lagi.” (Ay. 16:16a), tampaknya ayat ini merujuk kepada peristiwa penangkapan, penyaliban, kematian dan penguburan Tuhan Yesus.

    Sedangkan Perkataan, “ Tinggal sesaat saja pula dan kamu akan melihat Aku.(Ay. 16:16b), juga sepertinya menunjuk kepada peristiwa kebangkitan Yesus. Peristiwa pertama mengahasilkan dukacita, sementara peristiwa kedua menghasilkan kegembiraan yang tidak akan bisa hilang (Ay. 16:22).

    Saat itu, Tuhan Yesus berbicara dalam bentuk Kiasan, atau perumpamaan yang sulit dimengerti oleh para Murid-Nya. Setelah Tuhan Yesus berkata, “Aku datang dari Bapa dan aku datang ke dalam dunia; Aku meninggalkan dunia pula dan pergi kepada Bapa.(Ay. 16:28). Para Murid langsung berkata bahwa Tuhan Yesus telah berbicara dengan terus terang (Ay. 16:29).

    Memang benar bahwa kunci untuk memahami perkataan Tuhan Yesus harus memiliki kesadaran bahwa Tuhan Yesus adalah yang telah datang dari Sorga ke dunia.

    Kematian dan kebangkitan Tuhan Yesus adalah kabar baik bagi semua orang sepanjang masa. Melalui kematian-Nya, Kristus telah menerima Murka Allah untuk menebus dosa Manusia.

    Melalui kebangkitan-Nya, Kristus menunjukkan bahwa Dia telah menang atas kuasa dosa dan kematian. Kematian Kristus mengahasilkan pengharapan bagi manusia berdosa. Akan tetapi, agar seseorang bisa memperoleh pengampunan dosa, harus ada yang pergi menyampaikan berita Injil tentang pengorbanan Yesus Kristus.

    Apakah anda sudah memberitakan Injil kepada keluarga dan teman-teman anda?”

    Demikianlah Santapan Harian Air Hidup 8 April 2022