Renungan Spesial Paskah 2022 Hari 7 (Penyembuhan Yang Mendalam) -->

Renungan Spesial Paskah 2022 Hari 7 (Penyembuhan Yang Mendalam)

Patung Bernyawa
Jumat, April 01, 2022

    Renungan Spesial Paskah 2022 Hari 7 (Penyembuhan Yang Mendalam)

    Renungan Spesial Paskah 2022 Hari 7 (Penyembuhan Yang Mendalam)
    Renungan Spesial Paskah 2022 Hari 7 (Penyembuhan Yang Mendalam)


    Hari 7: Penyembuhan Yang Mendalam


    Dia diremukkan oleh karena kejahatan kita... [Supaya] menjadi sembuh. — Yesaya 53:3

    Pada Paskah 2022 lalu, patung Kristus penebus yang menghadap ke Kota Rio de Janeiro, Brajil diterangi sedemikian rupa sehingga tampak seperti Yesus mengenakan pakian Dokter.

    Penggambaran yang mengharukan itu merupakan penghormatan kepada para tenaga kesehatan yang berjuang menangani Pandemi Covid 19 pada garis depan. Patung itu juga menggambarkan sosok Yesus yang sering disebut sebagai Tabib Agung (Markus 2:17)

    Yesus memang menyembuhkan banyak orang dari penderitaan jasmani selama pelayanan-Nya di dunia. Bartimeus yang buta (Markus 10: 46-52), Seorang kusta (Lukas 5:12-16), dan seorang lumpuh (Matius 9:1-8).

    Kepedulian-Nya terhadap kesehatan orang-orang yang mengikuti-Nya juga ditunjukkan dengan cara melipatgandakan makanan sederhana untuk memberi makan mereka yang kelaparan (Yohanes 6:1-13). Setiap Mukjizat itu menyingkapkan kuasa Yesus yang luar biasa dan kasih-Nya yang tulus kepada manusia.

    Dia juga memperhatikan masalah yang lebih gawat daripada kelemahan tubuh yang pernah disembuhkan-Nya. Penyembuhan terbesar-Nya terjadi melalui kematian dan kebangkitan-Nya, seperti yang dinibuatkan Nabi Yesaya.

    Oleh bilur-bilur Yesus kita disembuhkan dari penderitaan kita yang terburuk: keterpisahan dari Allah akibat dari dosa-dosa kita (Yesaya 53:5).

    Meskipun Yesus saat ini tidak menyembuhkan kita dari semua masalah jasmani yang kita alami, kita dapat selalu mempercayai penyembuhan dari-Nya bagi kebutuhan kita yang terdalam: pumulihan hubungan kita dengan Allah.—KIRSTEN HOLMBERG

    Bagaimana anda atau seorang yang anda kenal mengalami jamahan Allah yang menyembuhkan? Bagaimana pemulihan hubungan Anda dengan Allah lewat Karya Yesus telah menolong anda bertahan menghadapi penyakit Jasmani yang anda derita?

    Tuhan Yesus, terima kasih karena pengorbanan-Mu membawa kesembuhan bagi penyakit rohaniku. Tolonglah agar aku semakin percaya kepada-Mu disaat aku begumul dengan penyakit Jasmaniku.

    Baca Renungan Paskah Lainnya:


    Renungan Spesial Paskah 2022 Hari 7 (Penyembuhan Yang Mendalam)