Renungan Spesial Paskah 2022 Hari 6 (Menguatkan Hati) -->

Renungan Spesial Paskah 2022 Hari 6 (Menguatkan Hati)

Patung Bernyawa
Jumat, April 01, 2022

    Renungan Spesial Paskah 2022 Hari 6 (Menguatkan Hati)


    Renungan Spesial Paskah 2022 (Menguatkan Hati)
    Renungan Spesial Paskah 2022 (Menguatkan Hati)



    Hari 6: Menguatkan Hati


    Kuatkanlah hatimu, aku telah mengalahkan dunia. —Yohanes 16:33

    Corrie dan saudara perempuannya Betsie, sedang mengantri untuk menjalani pemeriksaan medis mereka. Sambil menggigil di lorong yang dingin dan terhina karena harus telanjang di hadapan para penjaga, Corrie teringat akan Yesus yang tergantung telanjang di kayu Salib.

    Ia lalu berbisik kepada Betsie, Mereka juga mengambil pakian-Nya.” Betsie tersentak dan menjawab, “Ya Corrie,” namun aku tidak pernah berterima kasih kepada-Nya.

    Dalam kamp konsentrasi Ravensbruck yang mengerikan di Jerman pada perang Dunia II, Corrie ten Boom mengingat apa yang Yesus derita dan itu menguatkan dirinya.

    Pembuat Jam tangan asal belanda itu, ayahnya yang telah lanjut usia dan saudara perempuannya telah dikhianati serta dipenjarakan karena menyembunyikan orang-orang Yahudi di rumah mereka.

    Ayah dan saudara perempuanya meninggal dalam tahanan, tapi Corrie dibebaskan karena terjadi, “kesalahan administrasi”. Setelah bebas, ia pun bersaksi kepada ribuan orang tentang kasih dan pengampunan Allah yang ajaib.

    Tuhan Yesus dikhianati, dihina, dan didera lalu mati telanjang di atas kayu salib sementara para serdadu mengundi pakian-Nya (Markus 15:15-25). Dia menanggung semua itu karena Dia mengasihi kita (Yohanes 3:16).

    Sebagai murid-Nya seperti Corrie, kita juga dapat menemukan penghiburan di dalam percobaan, penganiayaan dan penderitaan kita. Jururselamat kita yang menderita memahami semua yang kita alami, dan Dia memberikan kepastian.

    Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, aku telah mengalahkan dunia(Yohanes 16:33). —ALYSON KIEDA

    Bagaimana agar anda sadar bahwa anda tidak sendirian menghadapi penderitaan dapat menghibur hati anda? Kapan anda pernah mengalami damai sejahtera di tengah kesusahan yang melanda?

    Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau telah rela dihina dan menderita, bahkan sampai mati bagiku. Aku tidak pantas mendapatkannya, tetapi Engkau mengasihiku. Benar-benar mengasihiku!

    Baca Renungan Paskah Lainnya:




    Renungan Spesial Paskah 2022 (Menguatkan Hati)