Renungan Kristen Saat Teduh Hari Ini, Kasih Yang Tak Tergoyahkan -->

Renungan Kristen Saat Teduh Hari Ini, Kasih Yang Tak Tergoyahkan

Patung Bernyawa
Minggu, April 03, 2022

    Renungan Kristen Saat Teduh Hari Ini, Kasih Yang Tak Tergoyahkan

    Renungan Kristen Saat Teduh Hari Ini 3 April 2022
    Renungan Kristen Saat Teduh Hari Ini


    Kasih Yesus Kepada Murid-Nya


    Bacaan Alkitab Hari Ini
    Yohanes 13:21-38

    Setelah Yesus berkata demikian Ia sangat terharu, lalu bersaksi: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya seorang diantara kamu akan menyerahkan Aku.(Yohanes 13:21)

    Perjamuan terahir menjelang Paskah orang Yahudi yang diselenggarakan Yesus Kristus bersama dengan murid-muridNya berlangsung sangat terharu. Yesus memberikan teladan dengan menempatkan diriNya sebagai pelayan yang mau membasuh kaki murid-muridNya secara sukarela.

    Saat itu, Dia memberikan pengumuman bahwa salah seorang muridNya akan menghianati Dia (13:21). Namun anehnya, saat Yesus berkata kepada Yudas Iskariot “Apa yang hendak kau perbuat, perbuatlah dengan segera,” ternyata tidak ada murid lain yang curiga bahwa Yudaslah si penghianat itu (13:27-28)

    Hal ini menunjukkan bahwa, meskipun Yesus Kristus tahu bahwa Yudas Iskariot akan menghianati Dia, sikapnya terhadap Yudas tidak berubah. Tidak ada sedikit pun nada suara kesal yang membuat para muridNya curiga.

    KasihNya tak tergoyahkan! Jadi, dalam perjamuan tersebut, Tuhan Yesus telah memberi teladan dalam hal bersikap terhadap Musuh.

    Berdasarkan standar kasih yang sedemikian tinggi, Tuhan Yesus menyampaikan Pesan, “Aku memberi perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi.”

    Menghayati kasih Yesus kepada murid-murid-Nya itu penting karena kasih Kristus adalah pedoman bagi sikap saling mengasihi yang harus diwujudkan oleh komunitas orang percaya masa kini.

    Sama seperti Kristus bersedia mebasuh kaki murid-murid-Nya, demikian pula komunitas orang percaya seharusnya menjadi komunitas yang saling melayani dan mengutamakan orang lain bukan malah saling berebut kekuasaan.

    Sama seperti Tuhan Yesus yang tetap mengasihi Yudas Iskariot yang sudah jelas merupakan seorang penghianat, demikian pula orang percaya harus mengasihi semua orang yang berinteraksi dengan dirinya termasuk mereka yang bersikap sangat menjengkelkan.

    Dalam masa Pandemi Covid-19 yang kita jalani saat ini, mengasihi sesama merupakan tantangan terberat kita. Kita bukan hanya perlu mengembangkan sikap Toleran, tetapi kita juga harus perlu mengembangkan sikap hati yang mau memikirkan dan mengutamakan kepentingan orang lain.

    Apakah cara hidup anda telah mengungkapkan kepedulian dalam komunitas orang percaya? Apakah anda masih mau menerima dan bahkan tetap mengasihi orang yang bersikap memusuhi atau sikap yang membuat anda jengkel?