Renungan Harian Saat Teduh Hari Ini Sabtu 16 April 2022, Yesus Disalibkan -->

Renungan Harian Saat Teduh Hari Ini Sabtu 16 April 2022, Yesus Disalibkan

Patung Bernyawa
Jumat, April 15, 2022

    Renungan Harian Saat Teduh Hari Ini Sabtu 16 April 2022, Yesus Disalibkan

    Renungan Harian Saat Teduh Hari Ini Sabtu 16 April 2022, Penghinaan
    Renungan Harian Saat Teduh Hari Ini Sabtu 16 April 2022, Penghinaan


    Bacaan Alkitab Hari Ini: MARKUS 15:16-32


    Yesus diolok-olokkan


    15:16-20a


    16 Kemudian serdadu-serdadu membawa Yesus ke dalam istana, yaitu gedung pengadilan, dan memanggil seluruh pasukan berkumpul.

    17 Mereka mengenakan jubah ungu kepada-Nya, menganyam sebuah mahkota duri dan menaruhnya di atas kepala-Nya.

    18 Kemudian mereka mulai memberi hormat kepada-Nya, katanya: "Salam, hai raja orang Yahudi!"

    19 Mereka memukul kepala-Nya dengan buluh, dan meludahi-Nya dan berlutut menyembah-Nya.

    20a Sesudah mengolok-olokkan Dia mereka menanggalkan jubah ungu itu dari pada-Nya dan mengenakan pula pakian-Nya kepada-Nya

    Yesus Disalib


    15:20b-32


    20b Kemudian Yesus dibawa ke luar untuk disalibkan.

    21 Pada waktu itu lewat seorang yang bernama Simon, orang Kirene, ayah Aleksander dan Rufus, yang baru datang dari luar kota, dan orang itu mereka paksa untuk memikul salib Yesus.

    22 Mereka membawa Yesus ke tempat yang bernama Golgota, yang berarti: Tempat Tengkorak.

    23 Lalu mereka memberi anggur bercampur mur kepada-Nya, tetapi la menolaknya.

    24 Kemudian mereka menyalibkan Dia, lalu mereka membagi pakaian-Nya dengan membuang undi atasnya untuk menentukan bagian masing-masing.

    25 Hari Jam sembilan ketika Ia disalibkan.

    26 Dan alasan mengapa la dihukum disebut pada tulisan yang terpasang di situ: orang Yahudi". "Raja

    27 Bersama dengan Dia disalibkan dua orang penyamun, seorang di sebelah kanan-Nya dan seorang di sebelah kiri-Nya.

    [28 Demikian genaplah nas AIkitab yang berbunyi: "la akan terhitung di antara orang-orang durhaka."] Orang-orang yang lewat di sana

    29 menghujat Dia, dan sambil menggelengkan kepala mereka berkata: "Hai Engkau yang mau merubuhkan Bait Suci dan mau membangunnya kembali dalam tiga hari,

    30 turunlah dari salib itu dan selamatkan diri-Mu!”

    31 Demikian juga imam-imam kepala bersama-sama ahli Taurat mengolok-olokkan Dia di antara mereka sendiri dan mereka berkata: “Orang lain Ia selamatkan tetapi diri-Nya sendiri tidak dapat Ia selamatkan!

    32 Baiklah Mesias, Raja Israel itu, turun dari salib itu, supaya kita lihat dan percaya.” Bahkan kedua orang yang disalibkan bersama-sama dengan Dia mencela Dia juga.

    Baca Juga Renungan Lainnya

    RENUNGAN: “PENGHINAAN


    Demikian juga imam-imam kepala bersama-sama ahli Taurat mengolok-olok Dia di antara mereka sendiri dan mereka berkata, "Orang lain la selamatkan, tetapi diri-Nya sendiri tidak dapat la selamatkan!"(Markus 15:31)

    Perihal apa yang pernah membuat Anda dihina? Kelemahan atau ketidakmampuan Anda? Kelakuan yang aneh menurut mereka? Kesalahan yang memalukan? Atau Anda direndahkan melalui fitnah? Semua itu tentu sangat menyakitkan.

    Namun pernahkah Anda membayangkan betapa kejinya penghinaan yang diterima Kristus? la dipermalukan dengan hukuman yang sama dengan penjahat besar: digantung di atas kayu salib.

    Kepada-Nya dipakaikan jubah ungu kebesaran, namun hanya untuk bahan tertawaan. Setelah dikenakan sebentar kepada-Nya, jubah itu dicopot dan dijadikan rebutan. la pun telanjang. Inilah pelecehan seksual yang dahsyat.

    Mahkota-Nya bukan bertatahkan emas dan permata, melainkan terbuat dari duri untuk menyakiti-Nya. la diludahi, dipukul, dicambuk, perlakuan yang lebih keji dibanding binatang. Bahkan la diminta membuktikan keilahian-Nya dengan menyelamatkan diri-Nya.

    Namun Yesus mengampuni mereka semua. la tidak membalas, melainkan menyerahkan semuanya kepada Allah yang menghakimi dengan adil (1 Ptr. 2:23).

    Tentu tidak mudah untuk menghadapi luka hati akibat penghinaan. Mungkin penderitaan yang Anda alami bukan dari sisi emosi semata. Cacat fisik yang membekas, reputasi yang hancur, relasi yang rusak mungkin adalah dampak yang harus Anda tanggung hingga sekarang.

    Yesus sungguh mengerti apa yang Anda derita, sebab la pernah mengalaminya. Kita diminta untuk meneladani-Nya. Perlu ada keputusan untuk mengampuni penghina kita. Selebihnya, kita serahkan kepada Bapa yang memiliki hak untuk mengadili.

    Tuhan menghargai kita yang merespons hinaan dengan mengikuti teladan-Nya.

    Bacaan AIkitab Setahun: 2 Samuel 15-16