Renungan Harian Kristen Saat Teduh Sabtu 23 April 2022 (Mempercakapkan Yesus) -->

Renungan Harian Kristen Saat Teduh Sabtu 23 April 2022 (Mempercakapkan Yesus)

Sabtu, April 23, 2022

    Renungan Harian Kristen Saat Teduh Sabtu 23 April 2022 (Mempercakapkan Yesus)

    Renungan Saat Teduh Hari Ini, Mempercakapkan Yesus



    MEMPERCAKAPKAN YESUS


    Bacaan Alkitab: LUKAS 24:13-35


    Kata mereka seorang kepada yang lain, "Bukankah hati kita berkobar-kobar, ketika la berbicara dengan kita di tengah jalan dan ketika la menerangkan Kitab Suci kepada kita?" (Lukas 24:32)

    Salah satu topik pembicaraan yang kami minati adalah mengenai beberapa tokoh politik. Segala tindak tanduk dan perkataan mereka kami kupas habis. Begitu bersemangat kami berbincang, sering tanpa menyadari waktu berlalu begitu cepat.

    Beberapa tokoh sedemikian kami banggakan. Kesuksesan mereka menggembirakan kami. Sebaliknya, ketika mereka difitnah dan dijatuhkan, kami pun galau. Begitu pula yang terjadi dengan para murid Tuhan Yesus. Sesaat setelah beberapa orang mengabarkan bahwa kubur Yesus kosong, kematian dan kubur kosong-Nya menjadi bahan pembicaraan yang ramai.

    Maklum, kisah hidup Yesus penuh kontroversi. Yesus dibicarakan di mana-mana. Dia tokoh yang sanggup melakukan berbagai mukjizat, namun sangat berani melawan para tokoh agama.

    Dia bagaikan pahlawan, namun tidak berdaya ketika difitnah dan dianiaya hingga mati di salib. Mengenaskan, karena jenazah-Nya pun, lenyap. Dua orang murid membicarakan-Nya dalam perjalanan menuju Emaus.

    Namun kegalauan mereka berubah menjadi sukacita karena Yesus bangkit, bahkan ikut serta dalam percakapan mereka. Lebih dari segala tokoh lain, seharusnya nama Yesus lebih sering kita perbincangkan dalam perjumpaan dengan teman seiman. Sebab Dia bukan tokoh idola semata, Dia tujuan dan arah hidup kita.

    Dia juga bukan sekadar tokoh yang kita kenal dari jauh, melainkan pribadi yang dekat dan sangat mengasihi kita. Bila kita kelkurangan semangat memperbincangkannya, barangkali kita kurang banyak membaca dan memahami firman-Nya yang ajaib dan berkuasa.

    Mempercakapkan Yesus perlu didasarkan atas pengenalan pada pribadi-Nya melalui pemahaman kitab suci.

    Bacaan AIkitab Setahun: 1 Raja-raja 5-7