Renungan Harian Kristen Air Hidup (27/4/2022), Relasi Dengan Tuhan -->

Renungan Harian Kristen Air Hidup (27/4/2022), Relasi Dengan Tuhan

Patung Bernyawa
Selasa, April 26, 2022

    Renungan Harian Kristen Air Hidup (27/4/2022), Relasi Dengan Tuhan


    Renungan Keisten Air Hidup Rabu 27 April 2022
    Renungan Harian Air Hidup 2022


    Memprioritaskan Relasi Dengan Tuhan


    Bacaan Alkitab hari ini: Mazmur 63


    Ya Allah, Engkaulah Allahku, aku mencari Engkau, jiwaku haus kepada-Mu, tubuhku rindu kepada-Mu, seperti tanah yang kering dan tandus, tiada berair.” — Mazmur 63:2

    Seorang penafsir Alkitab mengatakan: "Apa yang pertama kali menyita hati seseorang di pagi hari, biasanya akan mengusai hati orang itu sepanjang hari" Setelah merenungkan baik-baik, saya yakin bahwa perkataan penafsir itu benar. Jika kita memulai hari kita dengan kekhawatiran, maka kekhawatiran itu akan menjadi fokus kita sepanjang hari.

    Jika kita memulai hari dengan keinginan untuk mendapatkan lebih banyak keuntungan dalam bisnis, maka keinginan itu kemungkinan besar akan menjadi pendorong segala kegiatan kita hari itu. Jika kita memulai hari dengan mencari Tuhan dan firman-Nya, damai dan sukacita dari Tuhan akan memenuhi hati kita sepanjang hari itu.

    Di dalam mazmur yang kita baca hari ini, Daud mengungkapkan kerinduannya kepada Allah ketika ia berada di dalam situasi yang sulit. Ada penafsir yang beranggapan bahwa saat itu, Daud sedang berada di padang gurun, yaitu ketika Absalom memberontak atau ketika ia diburu oleh Saul.

    Tidak ada petunjuk tentang konteks yang jelas bagi mazmur ini. Yang kita tahu hanyalah bahwa saat itu, ada orang-orang yang berikhtiar mencabut nyawa Daud (63:10).

    Situasi seperti itu jelas merupakan situasi yang mencekam, genting, dan penuh kecemasan. Dalam situasi seperti ini, Daud merasakan betapa ia membutuhkan Allah (63:2). Kebutuhan akan Allah ini membuat ia mencari Allah.

    Dalam Alkitab Terjemahan Lama, terdapat penjelasan bahwa "mencari Allah" itu dilakukan pada "dini hari". Jadi, kerinduan Daud kepada Allah itu membuat ia mendahulukan Allah dalam hidupnya. Sebelum memulai kegiatan, ia mencari Allah pada dini hari.

    Persekutuan dengan Tuhan pada dini hari inilah yang membuat Daud sanggup menghadapi semua pergumulan berat dalam hidupnya.

    Apa yang dilakukan Daud ini mengingatkan kita pada apa yang dilakukan oleh Tuhan Yesus, "Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, la bangun dan pergi ke luar. la pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana." (Markus 1:35)

    Banyak orang berkata bahwa mereka harus memulai hari dengan secangkir kopi. Tanpa kopi, mereka tidak mampu menjalani aktivitas dengan baik.

    Bila Anda seorang Kristen, apa yang biasa Anda lakukan sebelum memulai aktivitas? Apakah Anda memulai hari dengan mencari Tuhan? Saat ini., sebagian orang harus berangkat kerja dari subuh dengan tergesa-gesa. Bila kondisi Anda seperti itu, Anda perlu memilih waktu terbaik untuk bersekutu dengan Tuhan setiap hari.