Renungan Harian Air Hidup Edisi Sabtu 23 April 2022 (Allah, Kota Betengku!) -->

Renungan Harian Air Hidup Edisi Sabtu 23 April 2022 (Allah, Kota Betengku!)

Patung Bernyawa
Jumat, April 22, 2022

    Renungan Harian Air Hidup Edisi Sabtu 23 April 2022 (Allah, Kota Betengku!)

    Renungan Harian Air Hidup 2022
    Renungan Harian Air Hidup 2022



    Allah, Kota Bentengku!


    Bacaan Alkitab hari ini: Mazmur 59


    Lepaskanlah aku dari pada musuhku, Ya Allahku; bentengilah aku terhadap orang-orang yang bangkit melawan aku.” —Mazmur 59:2

    Daud menjadikan Allah sebagai benteng perlindungannya pada waktu ia menghadapi ancaman yang bisa membawa kepada kematian. Konteks penulisan Mazmur ini adalah ketika Saul menyuruh orang mengawasi rumah Daud untuk membunuh dia (59:1).

    Kondisi ini dicatat di dalam 1 Samuel 19:11-12, ketika Saul mengirim orang ke rumah Daud untuk mengawasi dengan maksud membunuhnya pada waktu pagi. Daud mengalami kondisi yang menakutkan.

    la berada di ujung tanduk, Saul dan orang-orangnya berniat untuk membunuh dia. Saul adalah raja pada waktu itu, sehingga ia nmemiliki kemampuan dan kekuasaan untuk membunuh Daud. Daud mengatakan bahwa orang-orang perkasa menyerbu dia (59:4), padahal ia tidak bersalah.

    Karena ia sama sekali tidak melakukan kesalahan, sebenarnya wajar bila Daud melawan atau membela diri. la dapat menyusun trik untuk melakukan perlawanan, misalnya dengan mengajak orang- orang yang tidak suka kepada Saul untuk memberontak.

    Akan tetapi, Daud tidak mau melakukan perlawanan. la berseru kepada Allah memohon agar Allah menjadi tempat perlindungannya. Daud memakai kata benteng sebanyak 4 kali di dalam Mazmur ini (59:2,10,17,18).

    Dalam bahasa Ibrani, kata benteng yang dipakai Daud memiliki arti menjaga, mengangkat ke tempat tinggi sehingga aman dari musuh. Daud meminta agar Allah mengangkat ia ke tempat tinggi sehingga musuh-musuhnya tidak bisa menjangkau dirinya.

    la tahu bahwa hanya Allah yang dapat mnengangkat dia ke tempat aman, tempat yang musuh-musuhnya tidak bisa melakukan apa pun terhadap dirinya. Doa dan seruan Daud kepada Allah itu didengar dan dikabulkan Allah.

    Itulah sebabnya, Daud memuji Allah yang telah menjadi benteng bagi dirinya (59:17). Allah telah menolong dan menyelamatkan Daud. Daud memuji Allah yang telah menunjukkan kasih setia-Nya kepada dirinya (59:18).

    Bagaimana dengan kehidupan Anda? Saat Anda menghadapi ancaman bahaya, atau saat Anda menghadapi orang-orang yang memiliki rencana jahat untuk celakai diri Anda, kepada siapa Anda mencari perlindungan?

    Apakah Anda memilih untuk mnenggunakan cara-cara yang licik dan jahat untuk membalas perbuatan jahat, atau Anda berseru kepada Allah dan menjadikan Dia sebagai benteng perlindungan bagi diri Anda?