Santapan Harian Renungan Air Hidup Pasca Paskah Senin, 18-04-2022 -->

Santapan Harian Renungan Air Hidup Pasca Paskah Senin, 18-04-2022

Patung Bernyawa
Minggu, April 17, 2022

    Santapan Harian Renungan Air Hidup Pasca Paskah Senin, 18-04-2022

    Santapan Harian Renungan Air Hidup Pasca Paskah Senin, 18-04-2022
    Santapan Harian Renungan Air Hidup Pasca Paskah Senin, 18-04-2022


    Yesus Menampakan Diri Kepada Maria Magdalena


    Bacaan Alkitab Hari Ini: Yohanes 20:11-18


    Kata Yesus Kepadanya: “Janganlah engkau memegang Aku, sebab Aku belum pergi kepada Bapa, tetapi pergilah kepada saudar-saudara-Ku dan katakanlah kepada mereka, bahwa sekarang Aku akan pergi kepada Bapa-Ku dan Bapamu, kepada Allah-Ku dan Allahmu.” -Yohanes 20:17

    Renungan Pasca Paskah Hari Ini: Perempuan Sederajat Dengan Laki-Laki


    Budaya Ibrani, sama seperti mayoritas budaya di dunia adalah budaya yang mengagungkan pria, khususnya pria dewasa. Saat melakukan penghitungan pun, sering kali hanya pria dewasa yang dihitung, sedangkan wanita dan anak-anak diabaikan (bandingkan dengan Matius 14:21; 15:38).

    Oleh karena itu, menarik untuk diperhatikan bahwa setelah Tuhan Yesus bangkit dari kematian, yang diberi kehormatan pertama kali untuk melihat Dia dalam tubuh kebangkitan adalah seorang perempuan, yaitu Maria Magdalena-seorang yang telah dibebaskan dari tujuh roh jahat (Markus 16:9; Lukas 8:2).

    Tampaknya, Maria Magdalena merasa sangat berterima kasih saat dibebaskan dari ketujuh roh jahat itu, sehingga la menjadi pengikut Tuhan Yesus yang sangat setia. Saat Yesus Kristus disalibkan pada hari sebelum Sabat yang kita kenal sebagai Jumat Agung-dia adalah salah seorang perempuan yang ikut menunggui di dekat salib (Yohanes 19:25).

    Setelah hari Sabat usai, yaitu Sabtu malam-ia bersama dengan Maria, ibu Yakobus dan Salome membeli rempah-rempah untuk mengurapi jasad Tuhan Yesus (Markus 16:1). Menjelang fajar menyingsing, pagi-pagi benar, Maria Magdalena dan Maria ibu Yakobus pergi menengok ke kubur (Matius 28:1).

    Mereka tidak memikirkan siapa yang akan menggulingkan batu besar penutup kubur. Akan tetapi, ternyata batu penutup kubur telah terbuka dan kubur itu telah kosong. Saat melihat kondisi kubur, Yohanes yang lebih rasional teringat terhadap ajaran Tuhan Yesus tentang kebangkitan, dan ia percaya bahwa Kristus telah bangkit (20:8-9).


    Akan tetapi, terhadap Maria Magdalena yang masih berdukacita, Tuhan Yesus menyatakan diri-Nya secara langsung (20:14-17). Saat Tuhan Yesus mengajar secara langsung di bumi ini, cara mengajar Beliau berbeda jauh dari cara mengajar yang umum pada masa itu. Tuhan Yesus tidak pernah mengutip perkataan tokoh-tokoh besar Yahudi. Yang Dia ajarkan juga bukan hanya teori, melainkan praktik.

    Tuhan Yesus memberikan peragaan praktik kerendahhatian saat mencuci kaki murid-murid-Nya. Dalam bacaan Alkitab hari ini, Tuhan Yesus memberi peragaan tentang cara memperlakukan wanita dengan memberi penghargaan.

    Bila Anda seorang pria, apakah Anda menghargai para wanita di sekitar Anda? Bila Anda seorang wanita, sadarkah Anda bahwa Tuhan bukan hanya mengasihi kaum pria, tetapi juga menyayangi anda-kaum Wanita?