Selain Hero Tito, Inilah Deretan 33 Petinju Indonesia Yang Meninggal Dunia Di Atas Ring -->

Selain Hero Tito, Inilah Deretan 33 Petinju Indonesia Yang Meninggal Dunia Di Atas Ring

Jumat, Maret 04, 2022

    Selain Hero Tito, Inilah Deretan 33 Petinju Indonesia Yang Meninggal Dunia Di Atas Ring

    Selain Hero Tito, Inilah Deretan 33 Petinju Indonesia Yang Meninggal Dunia Akibat Tinju


    Bebasbicara.Nasional-Kabar Duka kembali menyelimuti Dunia Tinju Indonesia setelah Petinju Nasional Hero Tito dinyatakan meninggal dunia usai mendapat pukulan Upper Cut James Mokoginta dalam pertarungan di Hollywings Club pada kamis 3 Maret 2022 kemarin.

    Mirisnya, Motivasi Petinju asal Malang dengan Nama Asli Heru Purwanto ini adalah karena sedang butuh biaya untuk bangun rumah.

    Dengan hadiah sebesar Rp25 Juta ditambah bonus Rp25 Juta menang, Hero Tito bertaruh nyawa diatas ring. Padahal dia memiliki Jadwal pertandingan tinju 6 rounde di Australia dengan Hadiah yang jauh lebih besar yakni 4000 Dolar pada 12 Maret Mendatang.

    Namun, Rencana bertandang ke Australia itu terpaksa batal karena Sang Petinju berahir tragis diatas ring Holllywings Club SCBD yang dilaksanakan pada 27 Februari 2022 lalu tersebut.

    Jalannnya Pertandingan


    Pertarungan Hero Tito dan James adalah partai tambahan kejuaraan WBC internasional kelas terbang Junior (49 Kg) antara Tibo Monabesa melawan petinju Filipina Jayson Vayson.

    Laga antara Hero dan James awalnya dijadwalkan 10 Ronde di kelas ringan (61,2 Kg) memperebutkan Gelar Juara Nasional Versi Asosiasi Tinju Indonesia (ATI) yang lowong.

    Namun, saat memasuki Ronde Ke-7, Hero terkapar KO akibat pukulan Upper Cut yang di lakukan James yang telak menghantam rahangnya.

    Petinju 35 Tahun itu pun jatuh terjengkang. Sementara kepala bagian belakang Hero terlihat berbenturan keras dengan Kanvas ring.

    Hero sempat bangun dan duduk saat wasit Teguh Tambunan menyelesaikan 10 hitungan dan memutuskan kemenangan KO untuk James Mokoginta.

    Akan tetapi setelah itu dia terjatuh lagi sehingga Para Tim Medis langsung melakukan pertolongan dengan di tandu keluar ring serta melarikannya ke Rumah Sakit.

    Hero sebenarnya sudah saya ingatkan untuk tidak bertanding melawan James karena dia punya rencana naik ring 12 Maret nanti di Brisbane (Australia).

    Tetapi dia bergeming, karena beralasan sedang perlu biaya untuk membangun rumahnya. Selain itu, menurutnya pertandingan di Australia nanti hanya 6 Ronde, jadi dia anggap sebagai sesuatu yang tidak terlalu berat.

    Bahkan Hero sebenarnya diminta oleh Promotor pertandingan Brendan Smith untuk sebulan tinggal di Brisbane dan mempersiapkan diri,” Ujar Rosa Kusuma, Penata Tanding yang mengatur rencana pertandingan Hero di Brisbane nanti.

    Inilah Daftar Petinju Indonesia Yang Meninggal Dunia Diatas Ring Maupun Usai Bertanding.


    • Jimmy Koko Meninggal Saat melawan Meyer Tahun 1948 di Surabaya
    • Rocky Wang (1950) di Surabaya (Lawan: VIC Suatman)
    • Robby Pav (1959) di Surabaya (Lawan: Muhammad Yali)
    • Sarono (1961) (Lawan: Tan Hwa Soei)
    • Atjeng Jim (1978 di Bandung (Lawan: Kai Soei)
    • Nasir Kitu (1979) (Lawan: Unknown)
    • Samsul Bachri (1980) (Lawan: Unknown)
    • Domi Hutabarat (1984) di Jakarta (Lawan: Dadang Krisna)
    • Akhirul Fajar (1984) di New York AS (Lawan: Muhammad Ali)
    • Suryanto (1985) (Lawan: Unknown)
    • Agus Souissa (1987) di Jayapura Papua (Lawan: Michael Arthur)
    • Wahab Bahari (1988) (Lawan:Hudi)
    • Suryanto (1988) (Lawan: John Bonnex)
    • Bongguk Kendy (23 Desember 1990) (Lawan: Bisenti Santoso)
    • Yance Samangun (15 Juli 1993) (Lawan: Maulana)
    • Akbar Maulana (11 Mei 1995) (Lawan: Bugiarso)
    • Dipo Saloko (16 Juli 2000) (Lawan: Roy Saragih)
    • Bayu Young Iray di Belawan (18 November 2000) (Lawan: Herianto Kalam)
    • John Namtilu (11 Maret 2001) Lawan: Hasan Purba
    • Muhammad Alfaridji di Cibinong (2 April 20001) Lawan: Kongthawat Ora Sorkiti
    • Donny Maramis Bertanding di Manado (28 Oktober 2001) Lawan Stenly Kalalo
    • Johannes “Bones” Fransiscus Bertanding di Jakarta (4 Februari 2003) Lawan Slamet Nizar, Bones Wafat 2 Hari dari pertandingan.
    • Mula Sinaga bertanding di Sumatera Utara (21 September 2003) Lawan: Asahan Tuerino.
    • Antonius Jonathan Mosse, Bertanding di Jakarta (23 Januari 2004) Lawan: Kaichon Sor Vorapin
    • Jack Rian bertanding di Purwekerto (19 Februari 2004) Lawan Syamsul Hidayat
    • Hendrik Bira, di Jakarta (5 Maret 2005) Lawan: Mones Arepas
    • Fadly Kasim bertanding di Manado 16 Juni 2006 Lawan: Jibril Soole, Kasim Kalah TKO Ronde 6
    • Anis Dwi Mulya bertanding di Jakarta 15 Maret 2007 Lawan Irvan Bone, Anis Kalah TKO Ronde 6 dan Wafat pada 20 Maret 2007 setelah Proses Kritis di RS.
    • Muhammad Afrizal Alias Afrizal Cotto bertanding di jakarta 31 Maret 2012 Lawan Irvan Barita Marbun.
    • Oxon Palue bertanding di Kupang-NTT pada 16 November 2012 Lawan Gerry Gio Taisuta.
    • Tubagus Setia Sakti, Bertanding di Jakarta pada 27 Januari 2013 lawan Ical Tobida
    • Rina Diastari bertanding di Medan saat Pra PON 2024 pada 25 Agustus 2021 Lawan Tiara.
    • Heru Purwanto, Bertanding di Jakarta Melawan James Mokoginta. Hero Meninggal Pada Kamis 3 Maret 2022.

    Selain Hero Tito, Inilah Deretan 33 Petinju Indonesia Yang Meninggal Dunia Di Atas Ring