Renungan Saat Teduh Hari Ini (25/3/2022), Menemukan Tuhan -->

Renungan Saat Teduh Hari Ini (25/3/2022), Menemukan Tuhan

Patung Bernyawa
Jumat, Maret 25, 2022

    Renungan Saat Teduh Hari Ini (25/3/2022), Menemukan Tuhan


    Renungan Saat Teduh 25 Maret 2022
    Renungan Saat Teduh Hari Ini (25/3/2022), Menemukan Tuhan


    Dimanakah Allah?


    Apabila kamu mencari Aku, kamu akan menemukan Aku; apabila kamu menanyakan Aku dengan segenap hati. -Yeremia 29:13

    Yeremia 29:4-7, 10-14


    Where’s Waldo (di mana Waldo?) adalah seri buku Puzzle untuk anak-anak karya Martin Handford yang terbit pertama kali pada Tahun 1987.

    Karakter Waldo dalam buku itu adalah sosok yang sangat sulit ditemukan, mengenakan Kaos Oblong, kaus kaki, dan Topi bergaris merah putih, celana jins, sepatu Bot Coklat serta memakai kacamata.

    Dalam ilustrasi rumit, Handford dengan cerdik menyembunyikan Waldo di antara keramaian orang-orang yang memadati berbagai lokasi di seluruh dunia.

    Waldo tidak selalu mudah ditemukan, tetapi penciptanya berjanji kepada para pembaca bahwa akan selalu dapat menemukannya.

    Meskipun mencari Allah tidak seperti mencari Waldo dalam Puzzle, dan pencipta kita juga berjanji kita dapat menemukan-Nya. Bahkan Kita hanya perlu menanyakannya dengan segenap hati.

    Melalui Nabi Yeremia, Allah mengajarkan umat-nya bagaimana hidup sebagai orang buangan (Yer. 29:4-9). Dia berjanji akan melindungi mereka sampai saatnya Dia memulihkan mereka sesuai dengan rencana-Nya hang sempurna (Ay, 10-11)

    Allah meyakinkan umat Israel bahwa pemenuhan janji-Nya akan menguatkan komitmen mereka untuk berseru kepada-Nya dalam doa (Ay, 12).

    Sekarang, Allah telah menyatakan diri-Nya melalui kehadiran Kristus dan Roh Kudus, mestinya mudah bagi kita untuk teralihkan oleh kesibukan duniawi.

    Kita bahkan mungkin tergoda untuk bertanya, “Di manakah Allah?” Akan tetapi, sang pencipta dan penopang segala sesuatu menyatakan bahwa mereka yang mencari Dia pasti akan menemukan-Nya, jika mereka mencarinya dengan segenap hati (Ay. 13-14)

    Renungan


    Menemukan Tuhan tidak sesulit seperti menemukan Pejabat DPR oleh rakyatnya sendiri yang telah mengutusnya untuk duduk disana dan menjadi wakil rakyat.

    Namun terkadang, kita baru mau bertemu Tuhan saat sedang menghadapi masalah hidup. Padahal Tuhan tidak pernah meninggalkan mu baik saat susah mau pun senang.

    Tuhan adalah satu-satunya Solusi atas masalah yang kamu hadapi, tapi saat senang dan bergelimang harta, kamu mengabaikan bahkan melupakan-Nya.

    Harta yang kamu miliki bahkan kamu anggap bukan dari Tuhan melainkan dari hasil jiri payahmu sendiri. Ingatlah! Bukankah kita lahir tanpa sehelai pun kain, lalu Tuhan menyelamatkanmu?

    Doa


    Allah pencipta dan pemelihara yang maha kasih, Tolonglah aku untuk datang kepada-Mu setiap hari dengan segenap hati, dan percaya bahwa engkau pasti menepati janji-janji-Mu.

    Wawasan dan Pembahasan


    Allah memakai bangsa Asyur dan Babel untuk menghukum umat-Nya atas ketidak setiaan mereka (Yeremia 1:15-16); 5:15-17). Israel dihancurkan total oleh bangsa Asyur pada tahun 722 SM, tetapi Allah tidak mengijinkan bangsa Babel melakukan hal yang sama terhadap Yehuda, (5:18-19; 2 Raja-Raja 17:18-20).

    Meski kemudian Yehuda tinggal di Babel selama tujuh puluh tahun (Yeremia 25:11), Allah berjanji akan, “ Mengarahkan mata-Ku kepada mereka untuk kebaikan mereka, dan…membawa mereka kembali ke negeri ini(24:6)

    Yeremia menegaskan bahwa Allah akan membawa mereka kembali setelah tujuh puluh tahun tersebut genap (29:10). Sementara itu mereka diperintahkan untuk berumah tangga di Babel (Ay. 4-9)

    Renungan Saat Teduh Hari Ini (25/3/2022), Menemukan Tuhan