Renungan Harian Kristen Terbaru Senin, 7 Maret 2022 -->

Renungan Harian Kristen Terbaru Senin, 7 Maret 2022

Minggu, Maret 06, 2022

    Renungan Harian Kristen Terbaru Senin, 7 Maret 2022



    Renungan Harian Kriten ini Disadur dari Renungan Harian Yayasan Lembaga Sabda Edisi 7 Maret 2022

    Yohanes 8:2-11


    8:2 Pagi-pagi benar ia berada lagi di Bait Allah, dan seluruh rakyat datang kepada-Nya. Ia duduk dan mengajar mereka.

    8:3 Maka ahli-ahli Taurat dan orang-orang farisi membawa kepada-Nya seorang perempuan yang kedapatan berbuat Zinah.

    8:4 Mereka menempatkan perempuan itu di tengah-tengah lalu berkata kepada Yesus: “Rabi, perempuan ini tertangkap basah ketika ia sedang berbuat zinah.

    8:5 Musa dalam hukum Taurat memerintahkan kita untuk melempari perempuan-perempuan yang demikian. Apakah pendapat-Mu tentang hal itu?

    8:6 Mereka mengatakan hal itu untuk mencobai Dia, supaya mereka memperoleh sesuatu untuk menyalahkan-Nya. Tetapi Yesus membungkuk lalu menulis dengan jari-Nya di tanah.

    8:7 Dan ketika mereka terus-terus bertanya kepada-Nya, Ia pun bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka: “Barang siapa diantara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu

    8:8 Lalu Ia membungkuk pula dan menulis di tanah.

    8:9 Tetapi setelah mereka mendengar perkataan itu, pergilah mereka seorang demi seorang, mulai dari yang tertua. Ahirnya tinggalah Yesus seorang diri dengan perempuan itu yang tetap di tempatnya.

    8:10 Lalu Yesus bangkit berdiri dan berkata kepadanya: “Hai perempuan, dimanakah mereka? Tidak adakah seorang yang menghukum engkau?”

    8:11 Jawabnya: “Tidak ada Tuhan.” Lalu kata Yesus: “Aku pun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat Dosa lagi mulai dari sekarang.”

    Nas: Lalu kata Yesus: “Aku pun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat Dosa lagi mulai dari sekarang.”

    Seorang pemuda menolak diajak rekan kerjanya bersekongkol menggelapkan uang perusahaan. “Tidak mengapa,” Kata rekannya, “ Tuhan Yesus pasti mengampuni.” “Tuhan Yesus memang mengampuni Dosa, tetapi dia tidak menurup mata terhadap Dosa,” kata pemuda itu.

    Oleh karena kasih, Yesus Putra Allah, turun ke Dunia. Yesus mati di Katu Salib untuk menebus Dosa umat Manusia. Pengorbanan Yesus memberi setiap kita pengampunan atas dosa.

    Namun bukan berarti Yesus menutup Mata terhadap Dosa. Bukan berarti kita dibiarkan terus menerus hidup dalam Dosa. Hal tersebut tersirat dalam pesan Yesus terhadap perempuan yang tertangkap basah berbuat Zinah.

    Kata Yesus kepadanya: “ Pergilah, dan jangan berbuat Dosa lagi mulai dari sekarang.” kata-katajangan berbuat Dosa lagi” menunjukkan bahwa Yesus melihat Dosa perempuan itu.

    Dosa perzinahan tampak jelas di mata-Nya. Memang Yesus tidak melakukan penghukuman tetapi dia memberi perintah agar perempuan itu bertobat. Usai peroleh pengampunan Dosa, Ia harus melepaskan dirinya dari perbuatan Zina.

    Sekali-kali tidak!” Itulah jawaban Paulus untuk perbuatan Dosa. Paulus menegaskan setiap orang yang sudah menerima kasih karunia berupa pengampunan dari Yesus tidak boleh bertekun dalam Dosa (Rm 6:1-2)

    Artinya kita tidak boleh kembali berbuat Dosa. Jadi sekiranya hari ini masih ada Dosa yang kerap kita lakukan, kita dapat meminta pengampunan kepada Tuhan.

    Selanjutnya, Kita harus meninggalkan Dosa itu, karena terhadap Dosa, Yesus tidak pernah menutup mata. Pesan yang sama Yesus berikan kepada kita, “jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang,

    Pengampuana dari Yesus bukan berarti kebebasan untuk berkubang dalam Dosa,”.

    Demikianlah
    Renungan Harian Kristen Terbaru Senin, 7 Maret 2022