Renungan Harian Kristen Saat Teduh Edisi 22 Maret 2022 -->

Renungan Harian Kristen Saat Teduh Edisi 22 Maret 2022

Patung Bernyawa
Senin, Maret 21, 2022

    Renungan Harian Kristen Saat Teduh Edisi 22 Maret 2022


    Renungan Harian Kristen Saat Teduh Edisi 22 Maret 2022
    Renungan Harian Kristen Air Hidup Edisi 22 Maret 2022


    Yesus Tidak Egois


    Baca: Markus 6:30-44


    Lalu mereka semuanya makan sampai kenyang. (Markus 6:42)


    Kapankah seorang menjadi egois? Orang yang sedang memikirkan kebutuhannya sendiri adalah kandidat yang paling berpotensi, karena yang ada dalam benaknya hanyalah dirinya sendiri dan kebutuhannya.


    Pikirannya hanya tentang bagaimana kebutuhannya terpenuhi secepat mungkin sementara orang lain dianggapnya seperti tidak ada.

    Keegoisan membuat seseorang serakah, tamak dan sering tidak peduli dengan urusan orang lain yang menurutnya tidak penting atau tidak memberi keuntungan baginya.

    Banyak kita ketemukan orang seperti itu disekitar kita, entah itu teman, kerabat, rekan kerja, tetangga dan lain sebagainya.

    Namun apa yang dilakukan Yesus kepada muridnya memberikan petunjuk kepada kita bagaimana kebersamaan dan mendahulukan urusan orang banyak itu sangat penting.

    Melalui Mujizat pemberian makan kepada ribuan orang, Yesus menunjukkan kepada murid-murid-Nya tentang mengutamakan kebutuhan bersama

    Walaupun sedang lapar-lapar-Nya, belum sempat makan (Ay.31).namun, alih-alih hanya memenuhi kebutuhan sendiri, Yesus mengajak mereka untuk memenuhi kebutuhan makanan dari semua orang lebih dahulu.

    Hasilnya? “Semua makan sampai kenyang!” (Ayat 42). Tentu saja termasuk 12 murid itu sendiri terpenuhi kebutuhan perutnya yang minta disi.

    Situasi genting dimasa pandemi covid-19 sekarang ini mengingatkan kita berapa pentingnya efek domino dari kehidupan ini.

    Menyadari dan mengutamakan kesehatan semua orang atau keselamatan masyarakat sungguh sangat penting saat ini.

    Hukumnya begini, jika kita ingin selamat, semua harus selamat. Jika ada satu orang saja yang egois, susah diatur, mau untung atau nyaman sendiri, maka ia sedang mendatangkan petaka bagi semua.

    Karena, secara langsung maupun tidak ia sedang menyebarkan bencana yang bukan hanya bagi dirinya sendiri tapi juga orang-orang di sekitarnya.

    Jadi kita memang harus tinggalkan keegoisan, kita harus saling menjaga dan menolong demi kesejahteraan sesama.

    “Mengutamakan kesejahteraan semua orang itulah cara terbaik untuk menyejahterakan diri sendiri”


    -Renungan Harian Kristen Saat Teduh Edisi 22 Maret 2022-