Renungan Harian Kristen Saat Teduh, Kamis 10 Maret 2022 -->

Renungan Harian Kristen Saat Teduh, Kamis 10 Maret 2022

Patung Bernyawa
Kamis, Maret 10, 2022

    Renungan Harian Kristen Saat Teduh, Kamis 10 Maret 2022


    Renungan Harian Kristen Saat Teduh, Kamis 10 Maret 2022

    Baca Mazmur 9:11-20 Untuk Renungan Hari Ini (9 Maret 2022)


    Menceritakan Perbuatan


    Ada suatu pertanyaan yang cukup mengusik: Apa yang dibuat Tuhan di tengah Pandemi Covid-19? Tentu, akan ada banyak jawaban, namun semuanya akan bergantung pada sudut pandang dan pengalaman iman.

    Keduanya, baik sudut pandang maupun pengalaman Iman, memiliki subjektivitas. Oleh karena itu, bagi siapapun yang hendak menceritakan perbuatan Tuhan di tengah Pandemi, kesadaran akan Subjektivitas ini mesti dijadikan acuan.

    Pemazmur rupanya juga orang yang sadar akan adanya unsur Subjektivitas setiap kali bermazmur. Kata ganti “aku” yang digunakan mengindikasikan hal tersebut.

    Kasihanilah aku ya Tuhan; lihatlah singsaraku, ... Supaya aku menceritakan segala perbuatan-Mu yang terpuji ...” (14-15).

    pengalaman bersama Tuhan adalah kisah yang sangat personal. Dari kisah ini pemazmur justru bisa bercerita tentang perbuatan Tuhan. Hal ini disebabkan Tuhan berkenan untuk memperkenalkan diri-Nya kepada pemazmur (ay.17).

    Menariknya lagi, bagi pemazmur perbuatan Tuhan selalu terpuji. Artinya, jelas bahwa perbuatan Tuhan tidak ada yang tercela.

    Untuk menjawab apa yang diperbuat Tuhan di tengah pandemi Covid-19, pengalaman Iman pemazmur menarik untuk menjadi rujukan.

    Pemazmur selalu memuji perbuatan Tuhan dalam situasi dan kondisi apapun, termasuk ketika ia berada dalam kesingsaraannya.

    Menarik bahwa ditengah situasi seperti itu, Pemazmur tidak sedikitpun mencela Tuhan, tetapi memilih untuk memohon belas kasihan-Nya.

    Ini adalah sikap iman yang relevan di tengah Pandemi, karena selalu ada belas kasihan Tuhan di balik semua peristiwa yang terjadi. Di tengah pandemi pun, sejatinya Tuhan terus mengerjakan belas kasih-Nya kepada semua ciptaan.

    Begitulah sudut pandang orang beriman dalam turut serta menceritakan perbuatan Tuhan. Tak ada peristiwa yang terjadi tanpa peran dan cinta kasih Ilahi:

    Energi yang bermanifestasi dalam wujud ditegakkannya keadilan, hadirnya harapan baru, Hal itu lah yang selalu pantas untuk kita ceritakan.

    Ayat Renungan Saat Teduh Hari Ini (9 Maret 2022)


    Baca Mazmur 9:11-20


    Teks Alkitab Yang Terbuka (AYT)

    9-12 Nyanyikanlah pujian bagi TUHAN yang duduk di sion! Beritahukan diantara bangsa-bangsa perbuatan-perbuatan-Nya

    9-13 Sebab, Dia yang membalas penumpahan darah, mengingat mereka. Dia tidak melupakan jeritan orang-orang yang tetindas.

    9-14 Kasiani aku, ya TUHAN; lihatlah penderitaan ku karena mereka yang membenci aku. Engkau yang mengangkat aku dari pintu gerbang kematian.

    9-15 Supaya aku dapat menceritakan segala kemuliaan-Mu di pintu gerbang putri sion; aku akan bersukacita dalam keselamatan-Mu

    9-16 Bangsa-bangsa telah terperosok di pelubang yang mereka buat; kaki mereka terjerat ke dalam jaring yang sudah mereka sembunyikan.

    9-17 Tuhan telah membuat diri-Nya dikenal, Dia telah mengadakan penghakiman; Orang fasik terjerat dalam perbuatan tangannya sendiri. Higayon * Sela

    9-18 Orang yang fasik akan kembali ke dunia orang mati, bahkan bangsa-bangsa yang melupakan Allah.

    9-19 Sebab, orang yang melarat tidak untuk seterusnya dilupakan, dan pengaharapan orang yang miskin takkan lenyap

    9-20 Bangkitlah, ya TUHAN, jangan biarkan manusia menjadi kuat. Biarlah bangsa-bangsa, dihakimi di hadapan-Mu

    9-21 Letakkan ketakutan pada mereka, ya TUHAN. Biarlah bangsa-bangsa tahu bahwa mereka hanyalah manusia. Sela

    Demianlah Renungan Harian Kristen Air Hidup, Kamis 10 Maret 2022