Renungan Harian Kristen Saat Teduh Hari Ini (21/3/2022); Darah Anak Domba dan Kematian Kristus -->

Renungan Harian Kristen Saat Teduh Hari Ini (21/3/2022); Darah Anak Domba dan Kematian Kristus

Patung Bernyawa
Senin, Maret 21, 2022

    Renungan Harian Kristen Saat Teduh Hari Ini (21/3/2022); Darah Anak Domba dan Kematian Kristus


    Renungan Harian Kristen Saat Teduh Hari Ini (21/3/2022); Darah Anak Domba dan Kematian Kristus
    Renungan Harian Kristen Saat Teduh Hari Ini (21/3/2022); Darah Anak Domba dan Kematian Kristus


    Darah Anak Domba dan Kematian Kristus


    Baca Ibrani 9:11-28


    Sebab, jika darah domba jantan dan darah lembu jantan dan percikan abu lembu muda menguduskan mereka yang najis, sehingga mereka disucikan secara lahiriah, betapa lebihnya darah kristus,

    Yang oleh Roh yang kekal telah mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat, akan menyucikan hati nurani kita dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, supaya kita dapat beribadah kepada Allah yang hidup,” -Ibrani 9:13-14

    Pada hari itu, semua keluarga bangsa Israel diperintahkan Musa untuk memotong domba karena tulah kesepuluh akan dijatuhkan atas bangsa mesir, dimana anak sulung dari tiap-tiap rumah, baik manusia maupun hewan akan dibinasakan

    Seperti tertulis, “maka tiap-tiap anak sulung di tanah mesir akan mati, dari anak sulung firaun yang duduk di tahtanya sampai kepada anak sulung budak perempuan yang menghadapi batu kilangan, juga anak sulung hewan,(Keluaran 11:15)

    Namun hal ini tidak berlaku pada rumah yang ambang pintunya diolesi dengan darah lembu atau domba, mereka akan diluputkan dari kematian mengerikan tersebut Dimana, “Tuhan membuat perbedaan antara orang mesir dan orang israel.” (Keluaran 11:7)

    Saat tulah dijatuhkan, ketegangan berubah menjadi kengerian dan kegemparan. Tiada rumah tanpa kematian, melanda keluarga bangsa mesir, termasuk juga di istana firaun, yang selama lebih dari 300 tahun menjadi budak di negeri itu.

    Sejak saat itu orang-orang mesir menjadi sangat bermurah hati kepada bangsa israel dan berharap mereka secepatnya meninggalkan negerinya, sehingga tidak ada lagi tulah yang menimpa bangsa mereka. Ahirnya bangsa israel mengalami kemenangan dan memiliki pengharapan baru.

    Darah anak domba yang dipercikkan pada kedua tiang pintu dan ambang atas itu melambangkan anak domba Allah yaitu Yesus Kristus, yang menjadi satu-satunya pengharapan keselamatan bagi kita.

    Darah Yesus yang telah tercurah di atas Golgota adalah bukti nyata kasih-Nya kepada kita, “sebab anak domba paskah kita juga telah di sembelih, yaitu kristus.(1 Korintus 5:7b)

    Sebagaimana darah anak domba yang disembelih dan darahnya harus dipercikkan di ambang pintu rumah, demikianlah kristus harus menjadi korban guna menebus manusia dari dosa.

    Renungan Harian Kristen Saat Teduh Hari Ini (21/3/2022); Darah Anak Domba dan Kematian Kristus, Bersambung di Renungan Selanjutnya..!!!