Renungan Harian Kristen Air Hidup Edisi 11 Maret 2022 -->

Renungan Harian Kristen Air Hidup Edisi 11 Maret 2022

Kamis, Maret 10, 2022

     

    Renungan Harian Kristen Air Hidup Edisi 11 Maret 2022


    Renungan Harian Kristen Air Hidup Edisi 11 Maret 2022


    Bacaan Al Kitab Untuk Renungan Air Hidup Edisi 11 Maret 2022


    Bilangan 20:2-13


    Dosa Musa dan Harun


    20:2 Pada suatu kali, ketika tidak ada air bagi umat itu, berkumpullah mereka mengerumuni Musa dan Harun

    20:3 Dan bertengkarlah bangsa itu dengan Musa, katanya: “Sekiranya kami mati binasa pada waktu saudara-saudara kami mati binasa di hadapan Tuhan

    20:4 Mengapa kamu membawa jemaah Tuhan ke padang gurun ini, supaya kami dan ternak kami disitu?

    20:5 Mengapa kamu memimpin kami keluar dari Mesir, untuk membawa kami ke tempat celaka ini, yang bukan tempat menabur, tanpa pohon ara, anggur dan delima, bahkan air minum pun tidak ada?

    20:6 Maka pergilah Musa dan Harun dari Umat itu ke Pintu Kemah pertemuan, lalu sujud. Kemudian tanpaklah kemuliaan Tuhan kepada mereka.

    20:7 Tuhan berfirman kepada Musa:

    20:8 “Ambillah tongkat mu itu dan enkau dan Harun, kakakmu, harus menyuruh umat itu berkumpul; katakanlah di depan mata mereka kepada bukit batu itu supaya diberi airnya; demikianlah engkau mengeluarkan air dari bukit batu itu bagi mereka dan memberi minum umat itu serta ternaknya.

    20:9 Lalu Musa mengambil tongkat itu dari hadapan Tuhan seperti yang diperintahkan-Nya kepadanya.

    20:10 Ketika Musa dan Harun telah mengumpulkan Jemaah itu di depan bukit batu itu, berkatalah ia kepada mereka: “Dengarkanlah kepadaku, hai orang-orang durhaka, apakah kami harus mengeluarkan air bagimu dari bukit batu ini?

    20:11 Sesudah itu Musa mengangkat tangannya, lalu memukul batu itu dengan tongkatnya dua kali, maka keluarlah banyak air, sehingga umat itu dan ternak mereka dapat minum

    20:12 Tetapi Tuhan berfirman kepada Musa dan Harun: “ Karena kamu tudak percaya kepada-Ku dan tidak menghirmati kekudusan-Ku di depan mata orang Israel, itulah sebabnya kamu tidak akan membawa jemaah ini masuk ke negeri yang akan Kuberikan kepada mereka.

    20:13 Itulah mata air meriba, tempat orang israel bertengkar dengan Tuhan dan Ia menunjukkan kekudusan-Nya di antara mereka.

    Renungan Harian


    Ironis; Musa dan Harun Gagal


    Baca Bilangan 20:2-13


    Karena kamu tidak percaya kepada-Ku dan tidak menghormati kekudusan-Ku di depan mata orang Israel, itulah sebabnya kamu tidak akan membawa jamaah ini masuk ke Negeri yang akan Ku-berikan kepada mereka.” (Bil: 20:12)


    Musa adalah orang yang dipilih Tuhan sendiri untuk membawa bangsa Israel keluar dari Mesir.

    Jadi sekarang, pergilah, aku mengutus engkau kepada Firaun untuk membawa umat-Ku, orang israel, keluar dari Mesir.” (Keluaran 3:10)

    Aku akan membawa kamu ke negeri yang dengan sumpah telah Ku-janjikan memberikannya kepada Abraham, Ishak dan Yakub, dan Aku akan memberikannya kepadamu untuk menjadi milikmu; Akulah Tuhan.” (Keluaran 6:7)


    IronisItulah kata yang tepat untuk menggambarkan kegagalan Musa dan Harun masuk ke negeri Perjanjian, padahal mereka orang-orang yang ditetapkan Tuhan untuk memimpin dan membawa bangsa Israel keluar dari Mesir menuju negeri Perjanjian, namun justru mereka sendiri tidak bisa masuk dan menikmati anaan itu.

    Mengapa hal ini bisa terjadi? Apakah tuhan tidak memberikan keringan kepada Musa dan Harun?. Musa dan Harun tidak bisa masuk ke negeri Perjanjian oleh karena pelanggaran mereka sendiri.

    Menurut pemikiran Manusia mungkin pelanggaran itu kelihatannya sepele, tetapi dihapan Tuhan sekecil apa pun pelanggaran yang kita lakukan tetaplah disa, dan setiap pelangggaran selalu mendatangkan resiko yang harus ditanggung.

    Tuhan berfirman kepada Musa: “Katakanlah di depan mata mereka kepada bukit batu itu supaya diberi airnya; demikianlah engkau mengeluarkan air dari batu itu bagi mereka dan memberi minum unat itu serta ternaknya.” (Bilangan 20:8)

    Tetapi yang dilakukan Musa bukan berkata-kata kepada bukit itu tetapi malah memukul batu itu. Musa melakukan hal ini karena kesabarannya sudah diambang batas. Ia sangat jengkel dengan bangsa Israel yang terus menerus bersungut-sungut.

    Ini berarti Musa tidak taat melakukan apa yang dikehendaki Tuhan, sedangkan Harun yang pada waktu perintah itu diberikan juga ada bersama-sama dengan Musa, tetapi Ia membiarkan Musa melakukan pelanggaran.

    Berarti Harun berkompromi dalam hal ini. Membiarkan dan tidak mengingatkan orang terdekat melakukan dosa adalah suatu pelanggaran. Tuhan tidak bisa dipermainkan!

    “Setiap Pelanggaran Dosa selalu membawa suatu Akibat”

    Renungan Harian Kristen Air Hidup Edisi 11 Maret 2022