Renungan Harian Kristen Air Hidup 22 Maret 2022 -->

Renungan Harian Kristen Air Hidup 22 Maret 2022

Patung Bernyawa
Senin, Maret 21, 2022

    Renungan Harian Kristen Air Hidup 22 Maret 2022


    Renungan Harian Kristen Air Hidup 22 Maret 2022


    Lakukan Segala Sesuatu Dengan Sepenuh Hati


    Baca Kolose 3:23-25 (TB)


    Apa pun yang kami perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia-(Kolose 3:23)

    Renungan


    Ayat nas di atas menasehati kita agar melakukan segala sesuatu dengan sepenuh hati, baik itu pekerjaan, pelayanan, studi, berkeluarga, ibadah dan sebagainya.

    Bekerja atau melakukan sesuatu bukan dengan keluh kesah, mengerutu terus menerus sambil melakukan pekerjaan atau bersungut-sungutan.

    Ada saja hal yang kita keluhkan, mulai dari Gaji, bidang pekerjaan yang tidak terjadwal dan tiba-tiba, bos yang bertindak semena-mena, hingga pekerjaan kecil dalam rumah tangga seperti membantu istri mebersihkan rumah atu mengurus anak-anak.

    Akibatnya, kita pun mengerjakan setiap pekerjaan atau tugas tidak dengan sepenuh hati sambil menggerutu sendiri dalam hati karena kesal.

    Karena pekerjaannya dikerjakan dengan kurang iklas, maka hasilnya pun demikian. Kita bisa saja dimarahi bahkan dipecat karena hasil kerja yang tidak baik.

    Begitu juga dalam pelayanan, kita melakukannya sebagai hal yang rutin, biasa-biasa saja tanpa adanya semangat dalam hati.

    Mengenai hal itu, sesungguhnya Tuhan Yesus telah memberikan teladan bagi umat-Nya, bagaimana dia bisa melakukan segala sesuatu dengan hati yang iklas.

    Apa pun yang menjadi kehendak Bapa di kerajaan-Nya Yesus melakukannya dengan sepenuh hati meski harus melewati segala penderitaan yang hebat, bahkan harus mati di kayu salib.

    Kalau hari ini kita diingatkan oleh firman untuk melakukan seperti yang telah Yesus lakukan dan ajarkan itu berarti kita juga harus melakukannya dengan sepenuh hati.

    Sebab, “Barang siapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup” (1 Yohanes 2:6)

    Renungkanlah: kalau dalam hidup ini kita tidak menghasilkan buah dari apa yang kita lakukan, bisa jadi karena kita melakukannya tidak dengan sepenuh hati.

    Bila kita melakukan banyak hal tidak dengan sepenuh hati, maka hasil yang akan kita dapat pun tidak akan maksimal.

    Mari kita koreksi diri masing-masing: sudahkah kita melayani Tuhan dengan sepenuh hati?, ketika memuji dan menyembah Tuhan, apakah kita melakukannya dengan sepenuh hati?

    Jangan merasa bahwa pelayanan dan ibadah yang kita lakukan selama ini sudah lebih dari cukup, atau kita merasa sudah cukup rajin dan setia mengiring Tuhan.

    Yang dinilai Tuhan bukanlah aktivitas yang terlihat dengan kasat mata, tetapi ia melihat hati kita; kesepenuhatian kita ketika melayani Dia, itulah yang dikenan Tuhan.

    Ada upah yang disediakan Tuhan bagi orang-orang yang melayani Tuhan dengan sepenuh hati. Contoh: Kalep, mengalami penggenapan janji Tuhan dalam hidupnya meski perlu waktu selama 45 Tahun.

    “Kita pun harus percaya bahwa janji firman Tuhan pasti digenapi, dan saat menantikan janji Tuhan itulah kita harus mengerjakan bagian kita dengan sepenuh hati”


    -Renungan Harian Kristen Air Hidup 22 Maret 2022-