Menyambut Ramadhan 2022, DPD Ikatan Keluarga Minang Kota Kupang, Gelar Acara Balimau Pertama -->

Menyambut Ramadhan 2022, DPD Ikatan Keluarga Minang Kota Kupang, Gelar Acara Balimau Pertama

Patung Bernyawa
Minggu, Maret 20, 2022

    Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kota Kupang ahirnya resmi menjadi suatu organisasi Daerah berdasarkan SK DPP tertanggal 22 Februari 2022.

    Menyambut Ramadhan 2022, DPD Ikatan Keluarga Minang Kota Kupang, Gelar Acara Balimau Pertama
    Ketua DPD IKM Kota Kupang Bersama Ketua DPW IKM NTT


    Surat Keputusan (SK) itu, diserahkan langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) IKM Provinsi Nusa Tenggara Timur Dr Asrial, M.Si, di Sebuah kegiatan di Taman Wisata Boneana, Kupang Barat, Kabupaten Kupang, 20 Maret 2022.

    Pada acara yang dihadiri sekitar 200-an warga Minang dari Kota Kupang itu, juga sekaligus dilaksanakannya kegiatan Balimau dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan.

    Balimau itu adalah suatu adat kebiasaan orang minang, dimana disaat mau menyambut Bulan Ramadhan dengan cara mandi untuk membersihkan diri serta saling memaafkan untuk membersihkan hati,” Kata Ketua DPD Kota Kupang Aliluddin, S.Pt.

    Menurut Ali, Secara organisasi DPD IKM Kota Kupang sebenarnya sudah terbentuk sejak 2018 yang lalu, tapi karena terkendala Covid-19 yang masih melanda seluruh daerah di Indonesia, semua pelaksanaa kegiatan organisasi jadi terhambat.

    Kalau DPD ini sebetulnya mandat sudah ada sejak tahun 2018, hanya karena masih ada yang setuju dan tidak setuju sehingga baru terbentuk bulan lalu (2 Feberuari 2022),” Jelas Aliluddin

    Ali mengatakan, sebelum DPD terbentuk, Keluarga Minang yang ada di Kota Kupang tergabung dalam peguyupan bernama IKM Saiyo Sakato.

    Rencana awal, IKM yang ada di Kota Kupang ini, yaitu IKM Saiyo Sakato itu langsung saja dijadikan DPD. Cuman karena banyak pendapat pro dan kontra, hingga ahirnya IKM Saiyo Sakato Kota Kupang menyatakan diri untuk tidak mau bergabung dengan DPP (IKM) Pusat,” Ujar Ali

    Penyerahan SK Simbolis DPD IKM Kota Kupang, TTS, dan Malaka.


    Meski begitu, Ketua Pertama DPD IKM Kota Kupang ini berharap semua keluarga minang yang ada di Kota Kupang dapat bersatu kembali.

    Mangumpua nan taserak manjampuik nan ta tingga, artinya mengumpulkan yang tercecer dan menjemput yang tertinggal,” Ujar Ketua Aliluddin.

    Lebih Lanjut, Ali mengatakan acara Balimau yang diselenggarakan kali ini akan terus dilaksanakan setiap Tahun sebagai peringatan mendekati Bulan Suci Ramadhan.

    Insya Allah, itu pasti, karena setiap Bulan Ramadhan kita selalu adakan acara seperti ini, nah, tempat dan waktu nanti kita akan sepakati bersama,” Lanjut Aliluddin

    Sementara itu, Ketua DPW IKM Provinsi NTT Dr Asrial M.Si mengatakan, selain Kota Kupang, sudah ada 12 DPD IKM yang sudah resmi dibentuk di seluruh NTT.

    Ada sekitar 12, yang sebagiannya di daratan Timor ini adalah Kota Kupang, TTS, Betun (Malaka), Belu, Rote Ndao, kemudian Maumere (Sikka), Larantuka (Flotim), Ende, Labuan Bajo (Mabar) dan satu lagi DPC Adonara,” Ujar Dr Asrial

    Dia menjelaskan, jumlah Warga minang yang ada di NTT saat ini sebanyak 4000 lebih, untuk Kota Kupang, sudah ada sekitar 1000 lebih Warga dari 300-an Kepala Keluarga (Kk)

    300-an KK di Kota Kupang, untuk NTT sekitar 4000-an lebih, itu yang sudah dilaporkan ke Kesbangpol sudah, kita punya anggaran Dasar juga sudah lengkap dan kita masih memantau teman-teman lain, atau saudara-saudara lain yang belum bergabung di DPD,” Lanjut Dosen Undana ini

    Dr Asrial pun berharap, seluruh keluarga minang yang ada di perantauan terutama di NTT maupun seluruh Indoensia agar bergabung bersama DPD IKM masing-masing daerah agar kita bisa saling mengenal dan membantu satu sama lain.

    Kita bersatu untuk saling mengenal, setiap kita mungkin ke daerah kita bisa tahu disana kita punya saudara, sehingga kita tidak merasa kaku, dan itu adalah suatu jaringan yang kita buat agar komunikasi bisa lancar dan silaturahmi antara warga perantauan juga bisa lancar,” Tutup Dr Asrial