Ketika Habib Bertanya Kepada Pendeta Dengan Pertanyaan Sangat Mudah Namun Jadi Sulit Dijawab Karena Indonesia -->

Ketika Habib Bertanya Kepada Pendeta Dengan Pertanyaan Sangat Mudah Namun Jadi Sulit Dijawab Karena Indonesia

Patung Bernyawa
Senin, Maret 07, 2022

    Orang kaya saya nih Pak Pendeta, Ujar Habib Husein Ja’far Al Hadar, dalam kekristenan itu mendapatkan keselamatan nggak?, itu adalah pertanyaan mudah buat Pendeta Tommy Simanjuntak, Namun Karena Indonesia Pertanyaan seperti jadi sangat Berat.

    Habib Jafar dan Pendeta Tommy Simanjuntak


    BebasBicara-Ahir-ahir ini, Banyak sekali Tokoh Agama baik dari Islam, Kristen Katolik, Protestan, maupun Hindu dan Budha ramai-ramai menggaungkan kembali tentang Toleransi, Kemajemukan, Bineka Tunggal Ika, Saling menghargai dan tenggang rasa.

    Bahkan menurut sebagian Ustadz di Indonesia, Hal itu wajib dilakukan mengingat Kondisi Kemajemukan bangsa Indonesia belakangan ini semakin tergerus oleh gerakan-gerakan Intoleran dan tidak lagi menghargai sesama Umat beragama.

    Salah satu Ustadz yang sering menyuarakan pentingnya menjaga Indonesia dengan Toleransi adalah Habib Husein Ja’far Al Hadar.

    Pendakwah Muda yang memiliki garis keturunan Hingga Nabi Muhammad SAW ini kerap kali terlihat bersama tokoh-tokoh Agama lain untuk menyuarakan Perdamaian dalam bentuk Toleransi dan saling menghargai antar pemeluk Agama.

    Bahkan dia terlihat sangat sabar mendengarkan tentang sebuah kebenaran Agama orang lain meski pun apa yang dia yakini dalam imannya berbeda.

    Menurutnya, Menjaga Indonesia agar tetap aman dan damai sama pentingnya dengan menjaga iman dan ibadah kita kepada Tuhan.

    Dalam Video Youtube terbarunya, Ustadz yang Akrab disapa dengan Habib Jafar ini kembali terlihat bersama seorang Pemuka Agama Kristen Protestan bernama Pendeta Tommy Simanjuntak.

    Kedua pemuka Agama ini tentunya bukan sedang berdebat Ajaran Agama atau saling mempertahankan kebenaran agamanya masing-masing.

    Yang terlihat dalam Video, Habib Jafar sering bertanya kepada Pendeta Tommy tentang Kristen Protestan yang mungkin bertujuan untuk memperkenalkan Agama Protestan yang belum banyak diketahui oleh Pemeluk agama Islam lain di Indoensia.

    Sehingga melalui penjelasan Pendeta Tommy, Anggapan masyarakat Islam terhadap Kristen Protestan berubah dari yang sebelumnya kurang baik menjadi lebih baik lagi dan yang pasti lebih Positif.

    Karena Seperti yang kita ketahui, Kondisi Indonesia belakangan ini sangat memprihatinkan terutama masalah Saling menghormati dan menghargai sesama pemeluk Agama di Indonesia.

    Kondisi yang paling nyata terlihat adanya Kelompok Intoleran di Indonesia adalah saat kasus Ahok tahun 2017. Dia ditentang habis-habisan karena dianggap menghina Al-Qur an dan Islam.

    Padahal, Ormas Islam terbesar di Indonesia seperti NU dan Muhammadiyah tidak pernah mengeluarkan pernyataan bahwa Ahok telah menghina Islam apalagi terlibat menentang ahok dengan Demo berjilid-jilid selanjutnya.

    Saat itu, siapa pun yang menggunakan akal sehatnya dengan baik pasti akan berkata, Gerakan bela Islam itu adalah Gerakan Politik yang ingin menjatuhkan Ahok di Pemilihan Gubernur Jakarta.

    Karena tidak mungkin seorang Ahok menghina Islam sementara dia sangat membutuhkan Suara Islam untuk menang di Pilgub DKI.

    Setelah ahok kalah di Pilgub DKI, Aksi mereka berlanjut pada Pilpres 2019. Kelompok itu kembali berbuat onar dengan Aksinya yang bejilid-jilid setiap 2 Desember.

    Namun, Usai Pilpres, Tokoh-tokoh yang awalnya mereka bela itu malah satu persatu merapat bersama Presiden Jokowi di pemerintahan sekaligus dengan Jubir-jubirnya seperti Dahnil Anzar Simanjutak atau Faldo Maldi.

    Dalam Video Yotube yang diunggah Habib Jafar di Channel Youtubenya itu, ada suatu pertayaan yang menurut penulis sangat menarik.

    Pertanyaan itu muncul menjelang ahir video, dimana pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan Habib sebelumnya hanyalah seputar bagaimana Kristen Protestan, Apa perbedaannya dengan Kristen Katolik, perbedaan Gereja dan lain sebagainya.

    Pertanyaan yang terahir itu sangat berkaitan erat dengan kemajemukan dan bagaimana seorang pemuka Agama menjelaskan tentang Agamanya kepada orang lain agar orang yang mendengarkan tidak tersinggung atau marah.

    Orang kayak saya nih pendeta,” Ujar Habib Jafar Mengajukan pertanyaan kepada pendeta Tommy Simanjuntak.

    Dalam kekristenan itu mendapatkan Keselamatan nggak?,” Tanya Habib Jafar yang kemudian disambut dengan Komentar Pendeta Yeri bahwa itu adalah pertanyaan terberat yang pernah ia terima terlebih yang bertanya adalah seorang yang Ilmu agamanya juga tidak Kurang.

    Tujuan Habib Jafar bertanya mungkin hanyalah sekedar Guyonan ringan Menjelang ahir Video, karena penulis sangat yakin bahwa Habib Jafar bertanya bukan karena penasaran tentang kebenaran tapi karena ingin memberikan pemahaman kepada kita bahwa masing-masing agama meyakini kebenaran agamanya masing-masing.

    Bahwa Agamanyalah yang paling benar diantara semua Agama dan masalah Iman sudah Final serta tidak perlu di perdedatkan lagi.

    Sekarang Tugas kita memperbaiki Masalah Muamalah, Hubungan antara sesama manusia sebagai Mahluk Ciptaan Tuhan untuk menciptakan Kedamaian di atas Bumi.

    Namun oleh Pendeta Tommy pertanyaan itu adalah pertanyaan paling berat. karena dia mengerti betapa pentingnya menjaga lisan untuk tetap berhati-hati menyampaikan sesuatu agar orang yang mendengarkan tidak terluka hatinya.

    Menurut Penulis, Pendeta Tommy bisa saja memberikan jawaban sangat singkat karena memang menurut Iman Kristen Protestan Pertanyaan seperti itu sangat mudah bahkan tanpa bertanya pun semua orang Kristen Prostestan di Indonesia sudah tahu jawabannya.

    Namun, Pendeta Tommy memilih Jawaban yang panjang dan plomatis serta sangat hati-hati dalam memilih kata-kata yang tepat.

    Hal itu karena Indoensia, Karena Kemajemukan, Karena Cinta damai dan tidak mau ada yang tersinggung dan merasa bahwa dirinya tidak dewasa dalam beragama.

    Kalau tanya saya, saya berharap bahwa semua orang masuk Sorga, tetapi tentu saja apa yang kita baca di Al Kitab, Al Kitab yang kita baca mengatakan bahwa semua telah berbuat dosa, Al Kitab mengatakan bahwa tidak ada yang bisa menyelamatkan dirinya sendiri.

    Jadi kita harus berseru dan memanggil kepada satu juru selamat yang mampu menyelamatkan Jiwa kita, Sehingga nggak peduli agamanya apapun, Menurut saya ya, selama dia menyadari dirinya orang yang berdosa, memanggil dan berseru kepada Tuhan yang sanggup menyelamatkan yaitu Yesus Kristus, Ya Pasti menurut saya dia diselamatkan,” Ujar Pendeta Tommy

    Jawaban Pendeta Tommy ini terlihat jelas bahwa bagaimana dia sangat menjaga Kalimatnya agar Habib Jafar tidak merasa tersinggung. Setelah itu baru kemudian dia pelan-pelan masuk kepada Inti Jawabannya yakni Yesus Kristus.

    Dari sini kita bisa melihat, Bagaimana Tokoh-tokoh agama Bangsa ini selalu menjaga perdamaian dengan sangat Indah melalui Lisannya. Itulah yang mestinya Kita harusterus pupuk bersama.

    Saksikan Video Lengkapnya di Bawah..!