Daftar Bacaan Al Kitab 9 Maret 2022, Tema Keluarga Allah: Dipulihkan Untuk Memulihkan -->

Daftar Bacaan Al Kitab 9 Maret 2022, Tema Keluarga Allah: Dipulihkan Untuk Memulihkan

Rabu, Maret 09, 2022

    Daftar Bacaan Al Kitab 9 Maret 2022, Tema Keluarga Allah: Dipulihkan Untuk Memulihkan

    Renungan Harian Kristen Terbaru Senin, 9 Maret 2022


    Hidup Bersama Dalam Keluarga Allah


    Bacaan 1 (Renungan Harian Kristen)


    Ayub 1:1-22


    1:1 Ada seorang laki-laki dari tanah Us bernama Ayub; orang itu saleh dan jujur; ia takut akan Allah dan menjauhi kejahatan.

    1:2 Ia mendapat tujuh anak laki-laki dan tiga anak perempuan.

    1:3 Ia memiliki tujuh ribu ekor kambing domba, tiga ribu ekor unta, lima ratus pasang lembu, lima ratus keledai betina dan budak-budak dalam jumlah yang sangat besar, sehingga orang itu yang terkaya dari semua orang di sebelah timur.

    1:4 Anak-anaknya yang lelaki biasa mengadakan pesta di rumah mereka masing-masing menurut giliran dan ketiga saudara perempuan mereka diundang untuk makan dan minum bersama-sama mereka.

    1:5 Setiap kali, apabila hari-hari pesta telah berlalu, Ayub memanggil mereka, dan menguduskan mereka; keesokan harinya, pagi-pagi, bangunlah Ayub, lalu mempersembahkan korban bakaran sebanyak jumlah mereka sekalian, sebab pikirnya:

    Mungkin anak-anakku sudah berbuat dosa dan telah mengutuki Allah di dalam hati.” Demikian dilakukan Ayub senantiasa.

    1:6 Pada suatu hari datanglah anak-anak Allah menghadap Tuhan dan di antara mereka datanglah juga iblis.

    1:7 Maka bertanyalah Tuhan kepada iblis: “ Dari mana engkau?” Lalu jawab iblis kepada Tuhan: “Dari perjalanan mengelilingi dan menjelajahi bumi.”

    1:8 Lalu bertanyalah Tuhan kepada Iblis: “apakah engkau memperhatikan hamba-Ku Ayub? Sebab tiada seorang pun di bumi seperti dia, yang demikian saleh dan jujur, yang takut akan Allah dan menjauhi kejahatan.

    1:9 Lalu jawab iblis kepada Tuhan: “Apakah dengan tidak mendapat apa-apa Ayub takut akan Allah?

    1:10 Bukankah engkau yang membuat pagar sekeliling dia dan rumahnya serta segala yang dimilikinya? Apa yang telah dikerjakannya telah Kauberkati dan apa yang dimilikinya makin bertambah di negeri itu.

    1:11 Tetapi ulurkanlah tangan-Mu dan jamahlah segala yang dipunyainya, ia pasti mengutuki Engkau di hadapan-Mu.”

    1:12 Maka firman Tuhan kepada iblis: “Nah, segala yang dipunyainya ada dalam kuasamu; hanya janganlah engkau mengulurkan tanganmu terhadap dirinya.” Kemudian pergilah iblis dari hadapan Tuhan

    1:13 Pada suatu hari, ketika anak-anaknya yang laki-laki dan yang perempuan makan-makan dan minum anggur di rumah saudara mereka yang sulung,

    1:14 datanglah seorang pesuruh kepada Ayub dan berkata: “Sedang lembu sapi membajak dan keledai-keledai betina makan rumput di sebelahnya,

    1:15 datanglah orang-orang Syeba menyerang dan merampasnya serta memukul penjaganya dengan mata pedang. Hanya aku sendiri yang luput, sehingga dapat memberitahukan hal itu kepada tuan.”

    1:16 Sementara orang itu berbicara, datanglah orang lain dan berkata: “ Api telah menyambar dari langit dan membakar serta memakan habis kambing domba dan penjaga-penjaga.

    Hanya aku sendiri yang luput, sehingga dapat memberitahukan hal itu kepada tuan.”

    1:17 Sementara orang itu berbicara, datanglah orang lain dan berkata: “ Orang-orang kasdim membentuk tiga pasukan, lalu menyerbu unta-unta dan merampasnya serta memukul penjaganya dengan mata pedang.

    Hanya aku sendiri yang luput, sehingga dapat memberitahukan hal itu kepada tuan.

    1:18 Sementara orang itu berbicara, datanglah orang lain dan berkata: “Anak-anak tuan yang laki-laki dan yang perempuan sedang makan-makan dan minum anggur di rumah saudara mereka yang sulung.

    1:19 Maka tiba-tiba angin ribut bertiup dari seberang padang gurun; rumah itu dilandang pada empat penjurunya dan roboh menimpa orang-orang muda itu, sehingga mereka mati. Hanya aku sendiri yang luput, sehingga dapat memeberitahukan hal itu kepada tuan.”

    1:20 Maka berdirilah Ayub, lalu mengoyak jubahnya, dan mencukur kepalanya, kemudian sujudlah ia dan menyembah,

    1:21 Katanya: “Dengan telanjang aku keluar dari kandung ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali kedalamnya. Tuhan yang memberi, Tuhan yang mengambil, terpujilah nama Tuhan!

    1:22 Dalam kesemuanya itu Ayub tidak berbuat dosa dan tidak menuduh Allah berbuat yang kurang patut.

    Tanggapan (Renungan Harian Kristen)


    Mazmur 17


    Bacaan Injil (Renungan Harian Kristen)


    Lukas 21:34-22:6


    Nasehat Supaya Berjaga-jaga


    21:34 “Jagalah dirimu, supaya hatimu jangan sarat oleh pesta pora dan kemabukan serta kepentingan-kepentingan duniawi dan supaya hari Tuhan jangan dengan tiba-tiba jatuh ke atas dirimu seperti suatu jerat

    21:35 Sebab ia akan menimpa semua penduduk bumi ini.

    21:36 Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu, dan supaya kamu tahan berdiri di hadapan Anak Manusia.”

    21:37 Pada siang hari Yesus mengajar di Bait Allah dan pada malam hari Ia keluar dan bermalam di gunung yang bernama bukit zaitun

    21:38 Dan pagi-pagi semua orang banyak datang kepada-Nya di dalam Bait Allah untuk mendengarkan Dia.

    Rencana Untuk Membunuh Yesus


    Lukas 22:1-2


    22:1 Hari raya Roti Tidak Beragi, Yang disebut Paskah, sudah dekat.

    22:2 Iman-iman kepala dan ahli-ahli Taurat mencari jalan, bagaimana mereka dapat membunuh Yesus, sebab mereka takut kepada orang banyak.

    Yudas Menghianati Yesus


    Lukas 22:3-6


    22:3 Maka masuk Iblis ke dalam Yudas, yang bernama Iskariot, seorang dari keduabelas murid itu.

    22:4 Lalu pergilah Yudas kepada iman-iman kepala dan kepala-kepala pengawal Bait Allah dan berunding dengan mereka, bagaimana ia dapat menyerahkan Yesus kepada mereka.

    22:5 Mereka sangat gembira dan bermupakat untuk memberikan sejumlah uang kepadanya.

    22:6 Ia menyetujuinya, dan mulai dari waktu itu ia mencari kesempatan yang baik untuk menyerahkan Yesus kepada mereka tanpa setahu orang banyak.

    RENUNGAN KRISTEN 9 MARET 2022


    Banyak orang mengira hubungan antara manusia dan Tuhan adalah hubungan transaksional. Kalau aku baik/ memberikan persembahan maka Tuhan akan membalasnya dengan berkat.

    Sebaliknya kalau aku berbuat dosa, aku pasti mendapatkan penderitaan/ musibah/ sakit. Pandangan ini masih saja dipelihara, bahkan oleh orang Kristen. Benarkah? Benarkah Tuhan adalah Allah yang transaksional?

    Jika kita melihat kisah Ayub maka kita mengetahui bahwa semua itu tidaklah benar. Bahkan Ayub yang saleh dan berlaku benarpun bisa mendapat musibah yang begitu dasyat.

    Padahal bila transaksional, maka Ayub yang saleh dan berlaku benar tidak mungkin mengalami penderitaan yang sedemikian dasyat.

    Namun, bahkan ketika ia mengalami saat yang paling terpuruk sekalipun, Ayub bisa berkata: Ayub 1:20-22 (TB) Maka berdirilah Ayub, lalu mengoyak jubahnya, dan mencukur kepalanya, kemudian sujudlah ia dan menyembah, katanya: "Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya.

    TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil, terpujilah nama TUHAN! "Dalam kesemuanya itu Ayub tidak berbuat dosa dan tidak menuduh Allah berbuat yang kurang patut.

    Ayub tidak menganggap perbuatan baik dan kesalehannya adalah alat transaksional dengan Tuhan. Terbukti bahwa Ayub tak tergoyahkan kesalehan dan ketaatannya kepada Tuhan.

    Ketaatan pulalah yang patut kita -orang beriman-jaga dalam hidup kita. Karena itu nasehat Tuhan Yesus: Lukas 21:36 (TB) Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu, dan supaya kamu tahan berdiri di hadapan Anak Manusia."Hidup orang benar mestilah mencerminkan sikap hidup yang benar dalam hidup ini. Itulah yang terpancar dalam diri Tuhan Yesus Kristus.

    Sekalipun imam-imam kepala dan ahli Taurat mencari jalan untuk membunuh Tuhan, bahkan salah satu diantara keduabelas murid -Yudas- pergi kepada imam-imam kepala dan ahli Taurat untuk menjual Tuhan Yesus, Dia tetap melakukan pekerjaan-Nya dengan baik.

    Tetap pada tujuan semula, juga dalam beriman dalam hidup kita, itulah yang patut terus kita jaga.


    Doa: 
    Kuat dan teguh untuk menjadi orang yang beriman kepada Tuhan

    Daftar Bacaan Al Kitab 9 Maret 2022, Tema Keluarga Allah: Dipulihkan Untuk Memulihkan