Bacaan Renungan Kristen Hari Ini, Minggu 6 Maret 2022 -->

Bacaan Renungan Kristen Hari Ini, Minggu 6 Maret 2022

Minggu, Maret 06, 2022

    Bacaan Renungan Kristen Hari Ini, Minggu 6 Maret 2022 “Melampaui Malaikat” di Sadur dari YLSA

    Bacaan Renungan Kristen Hari Ini, Minggu 6 Maret 2022


    Bacaan Markus 7:24-30

    Perempuan Siro-Fenisia Yang Percaya


    7:24 Lalu Yesus berangkat dari situ dan pergi ke daerah Tirus. Ia masuk ke sebuah rumah dan tidak mau bahwa ada orang yang mengetahuinya, tapi kedatangan-Nya tidak dapat di rahasiakan.

    7:25 Malah seorang Ibu, yang anaknya perempuan kerasukan Roh jahat, segera mendengar tentang Dia, lalu datang dan tersungkur di depan kaki-Nya

    7:26 Perempuan itu Seorang Yunani Bangsa Siro-Fenisia. Ia memohon kepada Yesus untuk mengusir setan itu dari anaknya.

    7:27 Lalu Yesus berkata kepadanya: “Biarlah anak-anak kenyang dahulu, sebab tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing,”

    7:28 Tetapi perempuan itu menjawab: “Benar, Tuhan. Tetapi anjing yang di bawah meja juga makan remah-remaj yang dijatuhkan anak-anak.”

    7:29 Maka kata Yesus kepada perempuan itu: “Karena kata-katamu itu, pergilah sekarang sebab setan itu sudah keluar dari anakmu.

    7:30 Perempuan itu pulang ke rumahnya, lalu didapatinya anak itu berbaring di tempat tidur, sedang setan itu sudah keluar.

    Nas: Maka kata Yesus kepada perempuan itu: “Karena kata-katamu itu, pergilah sekarang sebab setan itu sudah keluar dari anakmu,” (Markus 7:28)

    Bangsa Siro-Fenisia dalam pandangan Yahudi dan Kafir, rendah dan najis. zaman Yesus adalah lazim mendengar sebutan “Anjing” terhadap orang-orang yang tidak mengenal Tuhan.

    Mereka dianggap Haram layaknya anjing yang haram bagi orang yahudi. Itulah yang menyebabkan perempuan itu harus merangkak saat datang menemui Yesus.

    Sikap seperti itu juga Lazim dilakukan terhadap para guru laki-laki di Yahudi. Apabila ia adalah seorang perempuan. Karena perempuan tak pantas menemui seorang Rabi atau Guru Laki-laki Yahudi.

    Namun Yesus menerima perempuan itu, walau diawalinya dengan ujian. Sikap Yesus yang melampaui tradisi itu menunjukkan bahwa menolong manusia itu lebih utama dari apa pun.

    Lebih utama dari tradisi, status sosial, dan aturan apa pun yang dibuat oleh manusia. Bahkan Yesus rela terusik kenyamanan pribadinya yang ingin bersembunyi dari kerumunan orang banyak demi menolong perempuan “kafir” itu.

    Yesus menerobos sekat Duniawi demi menyembuhkan anak dari ibu yang teguh imannya itu.

    Teladan dan Sikap Yesus ini seharusnya menjadi sikap dan tindakkan Gereja dan orang-orang percaya saat ini. Menolong mereka yang membutuhkan tanpa sekat apa pun.

    Melampaui Budaya, Suku, Agama, Ras, Jenis Kelamin, dan lain-lain. Sebab seperti itulah sikap Allah Bapa di Surga. Ia mengasihi semua umat di Dunia ini tanpa syarat.

    Karena kasih-Nya ia rela memberikan Anak-Nya yang tunggal untuk mati menebus Dosa seluruh umat manusia. Mari kita mengasihi semua orang yang dikasihi Allah tanpa membeda-bedakan.

    Sumber: www.renunganharian.net dan alkitab.mobi

    Bacaan Renungan Kristen Hari Ini, Minggu 6 Maret 2022