Yahya Waloni Minta Maaf Dan Akui Telah Melukai Hati Orang Kristen, Saya Menyesal, Keluarga Saya Masih Banyak Yang Kristen -->

Yahya Waloni Minta Maaf Dan Akui Telah Melukai Hati Orang Kristen, Saya Menyesal, Keluarga Saya Masih Banyak Yang Kristen

Rabu, Februari 16, 2022

    Bagaimana saya tidak berubah, yang kasih makan dan cuci baju saya di penjara orang-orang Kristen dari Flores dan Timor.
    Ustad Yahya Waloni Saat Sampaikan Permohonan Maaf Kepada Seluruh Masyarakat Indonesia atas Segala Perbuatannya.


    Harianflobamora.com-Ustad Yahya Waloni ahirnya menyesali semua ucapan dalam ceramah selama ini, yang diketahui telah melukai banyak hati orang Kristen di Indonesia.

    Pernyataan itu disampaikan Yahya Waloni dalam channel Youtube Dedy Corbuzier yang dikenal dengan Slogan ‘Close The Door’ itu pada Rabu 16 Febrruari 2022.

    Dia beberapa kali mengatakan jika dirinya bertobat dan tidak akan lagi berceramah seperti yang pernah dilakukan sebelumnya selama ini.

    “Aduh sudahlah Berhenti itu Ded, Jawabnya saat ditanya oleh Dedy Corbizier terkait apakah gaya Ceramahnya masih sama yang sering mengadu domba dan menjelek-jelekkan Agama lain.

    Bukan hanya itu, Saking menyesalnya terhadap apa yang telah dia perbuat, Yahya Waloni sampai menolak semua bantuan pengacara, hingga tidak membantah apapun keputusan yang dibacakan Hakim dalam persidangan.

    “Nah, ini saya keliru besar sekali, saya tidak boleh begitu sebenarnya, saya tidak boleh,” Ujarnya saat menjelaskan tentang keberagaman dan budaya antara Manado dan Jawa.

    Lalu, Dedy Corbuzier kemudian bertanya, “apa yang menyadarkan Ustad pada saat itu? setelah masuk atau dimana Ustad,” tanya Dedy.

    “Saya sendiri merenung,” Ujar Yahya kepada Dedy Corbuzier, Dia kemudian melanjutkan tentang keselahannya karena telah mencela agama lain.

    “Segala yang dilakukan oleh ritual Agama lain, itu adalah hal yang suci, hal yang sangat Sakral, tidak boleh saya jadikan itu sebagai Gurauan, Candaan dan saya jadikan sebagai humor, tidak boleh itu, saya harus jaga itu, karena bagaimana pun keluarga saya di manado masih beragama Kristen,” Lanjut Ustad Yahya Waloni.

    Lebih lanjut Yahya Waloni mengatakan, Dirinya baru menyadari apa yang dilalukannya adalah sebuah kesalahan setelah berada dalam kurungan Jeruji Besi.

    Yahya mengatakan, saya selalu di dalam pernjara dia bertemu dengan banyak orang dari berbagai daerah yang memiliki latar belakang, Suku, Agama dan budaya yang berbeda.

    “Bagaimana saya tidak sadar, saya di dalam penjara yang datang ke saya bawa makanan orang Kristen, orang Kristen itu yang cuci baju saya, orang Flores, orang Timor,” Ujar Yahya Waloni

    Dedi kemudian menanyakan bagaimana Yahya Waloni bisa keluar dari penjara hanya dalam waktu 5 bulan sementara Undang-undang tentang ujaran kebencian bisa dihukum lebih dari itu.

    Yahya kemudian mengatakan dirinya tidak mengetahui kenapa bisa seperti itu, Jaksa yang menuntut dirinya pun hanya menuntut hukuman selama 7 Bulan.

    Yahya melanjutkan, andai waktu itu dia dijatuhi Hukuman penjara 10 Tahun pun, dia sudah bersedia untuk menjalaninya karena Dia betul-betul sadar bahwa Dia sedang bermasalah dengan Tuhan karena menurut Yahya yang memenjarakannya adalah Tuhan.

    Diahir penyampaiannya, Yahya lalu mengatakan dirinya meminta Maaf dan siap untuk menghadapi apapun yang menjadi Konseskuansi dari perbuatannya nanti.

    Yahya mengatakan, Dia datang ke Podcast Dedy Corbuzier dalam kondisi yang kurang sehat karena penyakit yang dia derita, Yahya juga mengatakan Jika Dia datang hanya untuk menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh Masyarakat Indoensia.

    “Saya datang Om Dedi disini, hanya ingin menyampaikan permohonan Maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat (Indonesia), Mudah-mudahan kedepan kita akan menjadi lebih baik,” Tutup Ustad Yahya Waloni