Viral, Kisah TGB Diusir Brimob Saat Asyik Foto Di Sirkuit Mandalika, Endingnya Bikin Haru -->

Viral, Kisah TGB Diusir Brimob Saat Asyik Foto Di Sirkuit Mandalika, Endingnya Bikin Haru

Rabu, Februari 16, 2022

    Kisah Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi saat diusir Anggota Brimob di Sirkuit Mandalika endingnya malah bikin haru.
    Jumatri bersama Tuan Guru Bajang Muhammad Zainul Majdi


    Lombok-Harianflobamora.com- Muhammad Zainul Majdi atau yang lebih dikenal dengan sebutan Tuan Guru Bajang (TGB) sempat menjadi Viral karena sikapnya yang santai dan santun menanggapi Himbauan dari Petugas Sirkuit mandalika yang dijaga oleh Brimob, Minggu (13/2/2022)

    Awalnya TGB terlihat sedang mengabadikan Gambar dari pembalap yang melintas di Sirkuit sekaligus berselfi. Namun tiba-tiba seorang Anggota Brimob bersenjata lengkap datang mendekati rombongan TGB

    Brimob itu pun meminta TGB untuk meninggalkan Lokasi karena Area tersebut dilarang untuk umum apalagi untuk berfoto-foto.

    “Silahkan kalau sudah selesai foto untuk kembali. Ini bukan tempat Umum,” Tegas sang Brimob bernama Jumatri tersebut kepada TGB.

    Milihat TGB ditegur oleh seorang Brimob, seorang petinggi Indonesia Taorist Development Centre (ITDC) Pari Wijaya mencoba mendekati si Brimob untuk memberitahu bahwa yang ditegurnya bukan orang sembarangan.

    Pari Wijaya mengatakan kalau ada tamu Penting dan telah memiliki Izin dengan Kartu khusus berwarna merah sebagai tanda bahwa tamu itu adalah Tamu Istimewa di Mandalika. Namun sang Brimob menjawabnya dengan tegas.

    “Izin pak, saya pegawai ITDC, saya Izin bawa Tamu,” Ujar Pari Wijaya tanpa menyebut kalau Tamu yang dia Maksud adalah TGB

    “Iya betul pak, saya tahu, saya juga menjalankan Tugas,”Jawab Anggota Brimob yang pernah bertugas di Timor Leste Tersebut.

    Saat itu, TGB belum membuka Masker, Biliau hanya menatap Jumatri sambil menanyakan Asal Daerah dari Sang Brimob. “Bapak dari Mana?,” Tanya TGB

    “Saya dari Lombok tengah, Pak. Tepatnya di Jabar,” Ujar Jumatri menjawab pertanyaan TGB. Mendengar Jawaban itu, Rombongan tampak bingung dengan nama daerah yang dimaksud Jumatri

    TGB pun kembali bertanya, “Jabar Mana Maksudnya Pak,” Tanya TGB lagi

    “Janapria Barat Pak,” Jawab Jimatri yang disambut Gelak tawa dari TGB dan Rombongan karena tidak menyangka Bahwa Jabar itu adalah Kepanjangan dari Daerah Janapria, Lombok Tengah.

    TGB kemudian kembali berujar, “ dulu ada Tuan Guru Athar, tapi sudah wafat,” Kata TGB

    Mendengar Kata-kata TGB yang menanyakan Ulama yang ada di Daerahnya, Jumatri pun terlihat diam dan termenung ,

    “ Kenal Pak? Sebentar dulu, ini Pak Gubernur, ya?” Tanya Jumatri Kepada TGB yang saat itu masih memakai Maseker dan Topi Hitam.

    Akan tetapi TGB tidak menjawab apa-apa. Biliau hanya menatap Anggota Brimob itu sambil melepaskan Masker yang ia pakai.

    Tak lama, Jumatri langsung Kaget, dia kemudian mengangkat Helmnya dan mencium tangan TGB, dia lalu manaruh tangan TGB di kepalanya sambil mengucap permohonan maaf.

    “Ya Allah, Ampun Tuan Guru, Tiang tidak tanda, Tiang sering ikut pengajian Tuan Guru,” Kata Jumatri sambil melepaskan Maskernya.

    “Tidak apa-apa, itu namanya Profesional, saya salut atas ketegasan Bapak,” Balas TGB sambil mengelus-elus Pundak Jumatri

    “Maaf Tuan Guru, benar-benar saya tidak tanda,” Kata Jumatri lagi.

    “Nggak, Nggak apa-apa, Bapak telah menjalankan Tugas dengan Amanah,” Lanjut TGB sambil mengajak Jumatri Foto bersama

    Dengan memeluk Pundak Pak Jumatri, TGB berjalan meninggalkan Lokasi dan sesekali TGB bertanya tentang keamanan Sirkuit Mandalika kepada Jumatri

    Sepanjang Jalan, Hingga TGB kembali ke Mobil, Jumatri yang merasa bersalah karena telah menegur Ulama Besar pulau Lombok itu tidak henti-hantinya mengucapkan permohonan maaf.

    Kisah ini di unggah oleh Muhlisin di Akun Facebook Pada 13 Februari 2022, Postingan sudah di Sukai Ribuan Kali dan Ribuan Komentar juga Ratusan kali dibagikan.