Tinus Tanaem Batal Dihukum Mati, Jaksa Tidak Terima dan Akan Ajukan Banding -->

Tinus Tanaem Batal Dihukum Mati, Jaksa Tidak Terima dan Akan Ajukan Banding

Rabu, Februari 02, 2022

    Harianflobamora.com-Kejaksaan Tinggi (KEJATI) NTT, menolak Vonis yang dijatuhkan oleh Pengadilan Negeri Oelamasi-Kupang, terhadap tersangka Pembunuhan dan pemerkosaan dua gadis di Kupang, Yustinus Tanaem alias Tinus Tanaem.

    Yustinus Tanaem atau Tinus Tanaem

    Pasalnya, menurut Kepala Kejati Dr Yulianto, SH.,MH, Hukuman yang diterima Tinus tidak sesuai dengan perbuatan yang dilakukan.

    Sperti diketahui sebelumnya. Mejelis Hakim Pengadilan Negeri Oelamasi Kabupaten Kupang telah menvonis hukuman penjara seumur hidup kepada tersangka pemerkosaan dan pembunuhan terhadap dua gadis remaja di Kupang, Yustinus Tanaem alias Tinus Tanaem.

    Alhasil, putusan itu langsung di Tolak oleh Kejati NTT. Bahkan Kepala Kejati sudah memerintahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk melakukan upaya banding.

    Melansir dari Rakyatntt.com, Kepala Kejati Dr Yulianto sudah memerintahkan JPU Kejati NTT untuk melakukan upaya hukum banding pada Rabu (2/2/2022).

    Hal itu dilakukan karena dilandasi rasa kemanusiaan terhadap korban dan keluarga mengingat perbuatan yang dilakukan Tinus adalah perbuatan yang sangat kejam

    “Hal tersebut dilandasi rasa kemanusiaan, mengingat bahwa perbuatan yang dilakukan Yustinus Tanaem merupakan perbuatan yang sadis dan kepala kejaksaan tinggi NTT tidak mentoleransi terhadap kejahatan yang menghilangkan nyawa orang lain,” Ujar Kepala Kejati NTT, Seperti dikutip Rabu (2/2/2022)

    Diketahui, Keberatan Kejati NTT terhadap Putusan PN Oelamasi-Kupang karena sebelumnya JPU dalam perkara tersebut menuntut hukuman mati terhadap terdakwa Tinus Tanaem.

    JPU berdalih, Tinus terbukti melakukan tindak pidana pembunuhan berencana dan persetubuhan di dua lokasi dalam kurun waktu yang berbeda.

    Perbuatan pertama dilakukan 24 Februari 2021 terhadap Korban bernama Marsela Bahas. Sedangkan perbuatan kedua dilakukan pada tanggal 14 Mei 2021 terhadap Korban bernama Yuliana Welkis.

    Selain Pembunuhan dan Persetubuhan berencana, Tinus Juga terbukti melakukan persetubuhan terhadap anak di bawah umur sehingga di kenakan pasal perlindungan anak.

    Tepatkah Tinus Tanaem Di Vonis Hukuman Mati?


    Untuk diketahui, dalam Perspektif Ilmu Hukum, Vonis Hukuman mati sebagai Vonis tertinggi dalam memutuskan sanksi bagi terdakwa.m sebuah perkara.

    Karena Vonis tertinggi, maka tentu Ada beberapa hal yang melandaskan seseorang divonis dengan Hukuman Mati. Salah satunya adalah pembunuhan berencana seperti yang dilakukan Tinus

    Namun, apabila terdakwa hanya di vonis dengan penjara seumur hidup, maka dia hanya akan dipenjara selama sisa hidupnya menurut KUHP. Tapi dalam hukum lain, penjara seumur hidup maksimal dijalankan selama 20 Tahun.