Sebelum Tewas Di Bombardir, Tentara Ukraina Sempat Acungkan Jari Tengah Ke Kapal Perang Rusia -->

Sebelum Tewas Di Bombardir, Tentara Ukraina Sempat Acungkan Jari Tengah Ke Kapal Perang Rusia

Sabtu, Februari 26, 2022

    13 Tentara Perbatasan Ukraina yang berjaga di Pulau Zmiinyi termasuk diantara 137 Personel Militer yang terbunuh dalam 24 Jam pertama Operasi Militer Rusia di Ukraina.
    Sebelum Tewas Di Bombardir, Tentara Ukraina Sempat Acungkan Jari Tengah Ke Kapal Perang Rusia



    Harianflobamora.com-Pasukan penjaga perbatasan Ukraina yang berjaga di Pulau Zmiinyi tidak berdaya melawan Angkatan Laut Rusia yang menyerbu salah satu lokasi strategis di Laut Hitam tersebut.

    Ke-13 Anggota Unit itu dihabisi setelah merespon peringatan Kapal Perang Rusia dengan Pesan Radio yang singkat dan tegas meski sempat diminta untuk meletakkan senjata dan menyerah.

    “Kapal Perang Rusia, Go Fu*k Yourself,” Ujar Pemimpin Pasukan Ukraina itu saat menjawab peringatan Pasukan Rusia lewat sambungan Radio, seperti melansir Media Ukraina Ukrayinska Pravda, Sabtu (26/2/2022)

    Diketahui sebelumnya, Pulau Zmiinyi didekati oleh 2 Kapal perang Rusia tak lama setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan Invasi sekitar pukul 6 pagi waktu Moskow, Kami (24/2/2022)

    Dari Rekaman Audio diketahui bahwa Kapal Rusia langsung memberi peringatan Keras begitu sampai di dekat Pulau Zmiinyi.

    “Saya Kapal Perang Rusia, ulangi saya Kapal Perang Rusia,” Suara dari salah satu Kapal Perang Rusia memberikan pengumuman.

    “Lebih baik segera meletakkan senjata untuk menghindari pertumpahan darah dan Kematian yang tidak perlu,” Lanjut Kapal Perang tersebut.

    “Kemungkinan terburuk, anda akan terkena Serangan Bom,” Peringatan dari Kapal rusia lagi. Setelah itu, terdengar dua orang personel Ukraina berdiskusi mengenai respon apa yang akan mereka berikan.

    Tak lama kemudian, terdengar Respon yang sangat tegas sekaligus menyedihkan dari pulau itu, “Kapal Perang Rusia, Go F**k Yourself,” Jawab salah satu dari Pasukan lewat Sambungan Radio.

    Dalam Pesan Video yang diunggah hari Jumat (25/2/2022), Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan, ke-13 Tentara itu sebagai Pahlawan.

    Dia mengiformasikan, ketigabelas Pasukan penjaga Pulau itu termasuk diantara 137 Personel Militer Ukraina yang terbunuh dalam 24 Jam Pertama Operasi Militer Rusia.

    “Semoga kenangan mereka yang mengorbankan nyawa Demi Ukraina akan Hidup selamanya,” Ujar Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.