Pria Di Kupang Gorok Leher Sendiri, Polisi Ungkap Penyebab Kematiannya -->

Pria Di Kupang Gorok Leher Sendiri, Polisi Ungkap Penyebab Kematiannya

Senin, Februari 28, 2022

    Pria Di Kupang Gorok Leher Sendiri, Polisi Ungkap Penyebab Kematiannya



    Pria Di Kupang Gorok Leher Sendiri, Polisi Ungkap Penyebab Kematiannya


    Harianflobamora.com-Seorang Pria asal Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) ditemukan Tewas bersimbah darah dalam sebuah rumah di kelurahan Takari,Kupang pada Minggu (27/2/2022)

    Penyebab kematian Korban dijelaskan Kapolres Kupang AKBP FX Irwan Arianto, SIK MH Seperti melansir Digrara.com, mengatakan, Korban YN (33) Meninggal Murni karena bunuh diri.

    “Yang bersangkutan murni bunuh diri,” Ujar Kapolres Kupang, Seperti mengutip Digtara.com, Senin (28/2/2022) malam.

    Kapolres mengatakan Hal itu merupakan hasil dari olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan hasil pemeriksaan saksi-saksi.


    Selain itu, Ujar Kapolres, Pihaknya juga sudah mengamankan Barang bukti berupa Senjata Tajam (Sajam) yang digunakan Korban untuk menggorok lehernya sendiri.

    Sebelumnya, YN (33) Warga RT01/RW01, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, ditemukan Tewas dengan Luka pada bagian leher, Minggu (27/2/2022)


    Korban yang diketahui merupakan Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) ini pertama kali ditemukan di Rumah kerabatnya, Patris Siuveka, RT13/RW08, Kelurahan Takari, Kabupaten Kupang.

    Korban merupakan Warga Asal Kabupaten TTU yang tinggal bersama Kakak Kandungnya Yanuarius N (41) di Kelurahan Oesapa, Kota Kupang.

    Kronologi Kejadian


    Sebelum kejadian, awalnya Korban dan kerabatnya mendatangi Rumah Patris Siusveka yang terletak di Takari pada Minggu (27/2/2022).

    Sekitar pukul 15:00 Wita, Korban bahkan sempat menikmati hidangan Kopi bersama Pemilik Rumah Patris Siusveka, Kakak Kandungnya Yanuarius N dan Antonius Naisumu (53) di Rumah Patris Siusveka.


    Saat Merka Asyik mengobrol, Korban tiba-tiba terdiam dan terlihat bingung. Ia lalu masuk kedalam rumah Patris namun, tak selang beberapa lama Patris dan Kerabat korban mendengar teriakan Saksi bernama Magdalena Ola (60) dari dalam rumah.


    Magdalena Ola mengaku saat itu dirinya hendak masuk kedalam rumah lewat pintu belakang, setelah sampai ke ruangan makan, dirinya melihat korban yang sudah terluka dan bersimbah darah sedang tergeletak di Lantai Rumah.

    Magdalena pun berteriak meminta Tolong karena terdapat luka pada leher Korban serta mengeluarkan darah yang banyak.


    Mendengar teriakan Magdalena, Maria Feka (17), Yanuarius N serta Patris datang ke Ruang makan dan melihat Korban sudah tergeletak di Lantain dalam keadaan tak sadarkan diri.


    Mereka pun kemudian segera mengakat korban yang di Bantu oleh Antonius dan Patris untuk di bawa ke Puskesmas Takari, agar mendapatkan pertolongan Medis.


    Namun, baru tiba di Pinggir jalan tepat di depan rumah Patris, Antonius mengatakan Jika Korban sudah meninggal dunia. Mereka pun kembali membawa Korban masuk ke dalam rumah.


    Setelah itu, Anggota Polsek Takari yang menerima Laporan lansung mendatangi Lokasi yang di Pimpin Kapolsek Takari, Iptu I Ny Gurina.


    Pihak Polsek Takari kemudian meminta bantuan Ka SPKT Polres Kupang bersama Anggota Satreskrim dan Intel Polres untuk melakukan olah TKP dan Identifikasi.


    Saat itu, pihak Polres Kupang yang di bantu Tim Medis Puskesmas Takari melakukan pemeriksaan luar dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh Korban selain luka yang terdapat pada leher Korban.


    Kepada Polisi, Kakak Kandung Korban menerangkan, Korban mengalami Gangguan Kejiwaan sejak kecil. Terkadang penyakitnya Kambuh tanpa sebab yang jelas.


    Menurut Kakak Korban, Korban baru 3 Bulan tinggal bersamanya di Oesapa, Kota Kupang dan Sebelum kejadian mereka bertamu ke rumah kerabatnya di Takari, Kupang.


    Atas kejadianitu, Kakak kandung dan kerabat Korban iklas menerima kematian korban dan menolak untuk dilakukan Otopsi melalui sebuah surat pernyataan yang di tandatangani oleh Kakak Kandung Korban sendiri.


    Usai pemeriksaan, Jenazah Korban pun diserahkan ke Pihak Keluarga untuk di makamkan.

    Pria Di Kupang Gorok Leher Sendiri, Polisi Ungkap Penyebab Kematiannya