Pengacara Randy Badjideh, Yance Thobias Mesakh Jadi Tersangka Kasus Pencemaran Nama Baik -->

Pengacara Randy Badjideh, Yance Thobias Mesakh Jadi Tersangka Kasus Pencemaran Nama Baik

Selasa, Februari 01, 2022

    Pengacara Randy Badjideh, Yance Thobias Mesakh Jadi Tersangka Kasus Pencemaran Nama Baik, Yance Thobias Mesakh mengatakan hal itu tidak akan menggaggu Proses pendampingan dan upaya hukum terhadap Randy.

    Yance Thobias Mesakh (Gambar Tangkapan Layah HP)

    Bebasbicara- Ditengah Proses pembelaan terhadap Randy Badjideh (tersangka pembunuhan Ibu dan anak di Kota Kupang) tengah berjalan, Penasehat Hukum dari Randy, Yance Thobias Mesakh malah ditetapkan menjadi tersangka oleh Polres Kabupaten Kupang.

    Melansir Rakyatntt.com, Kapolres Kupang AKBP Aldinan RJH Manurung mengatakan, Koordinator Tim Kuasa Hukum Randy Badjideh ini ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus pencemaran nama baik seorang Anggota Polres Kupang yang sedang bertugas.

    Kapolres Kupang menjelaskan, Yance Thobias Mesakh bahkan sudah diberikan surat panggilan pertama, namun dia belum mengindahkan panggilan tersebut

    Yang tersangkanya adalah salah satu Oknum pengacara. Kita sudah tetapkan sidik dan kita sudah tetapkan tersangka,” Ujar AKBP Aldinan RJH Manurung, seperti dikutip, Selasa (1/2/2022)

    Kapolres Aldinan melanjutkan, saat ini pihaknya tengah melakukan pemeriksaan terhadap saksi ahli. Kapolres juga mengatakan jika pihaknya akan melakukan panggilan ke dua terhadap Yance Thobias Mesakh

    Sementara itu, Yance Thobias Mesakh sendiri saat di konfirmasi Rakyatntt.com mengatakan dirinya sudah menduga akan ditetapkan menjadi tersangka sebab, banyak fakta yang diabaikan polisi terkait keterangannya.

    Yance menjelaskan, bahwa sejumlah kalimat yang dituduhkan sebagai Pencemaran Nama Baik oleh Polisi kepada dirinya bersumber dari Kliennya. Sebab dia berposisi sebagai kuasa hukum.

    Dan beta pung klien juga sudah diperiksa oleh Polres, dan apa yang beta sampaikan itu, itu dari apa yang dia (klien) sampaikan ke beta, terus kalau beta pung klien mengatakan demikian kenapa beta yang harus bertanggung jawab,” Ujar Yance

    Selain membantah telah melakukan pencemaran nama baik, Yance juga menanggapi surat pemanggilan polisi yang ditujukan kepada dirinya.

    Yance mengatakan jika panggilan tersebut tidak tepat. Seharusnya kepolisian bersurat ke organisasi Advokad yang menaunginya, yakni DPD KAI NTT. Hal itu menurutnya sesuai dengan undang-undang Advokad.

    Dalam Channel Youtube Yance Mesah, Yance Thobias Mesakh mengatakan, apa yang dia sampaikan berhubungan dengan menjalankan kuasa.Untuk itu, Yance menjelaskan sebagai pengacara dia tidak dapat dituntut baik secara pidana maupun perdata.

    Yang mana pernyataan yang beta sampaikan adalah yang berhubungan dengan mejalankan kuasa yaitu, sebagai pengacara maka tidak dapat dituntut, baik secara pidana maupun perdata, ketika pernyataan atau perbuatan itu beritikat baik,” Ujar Yance

    Yance mengatakan hal itu sudah diatur dalam undang-undang Advokad nomor 18 tahun 2003 pasal 15 dan 16, juga sesuai putusan Mahkamah Konstitusi nomor 26/PPU-XI-2013 tentang Nota kesepahaman antara Kepolisian Republik Indonesia dengan perhimpunan Advokad Indonesia.

    Yance juga mengatakan, walaupun dirinya sudah ditetapkan menjadi tersangka, upaya pembelaan hukum atas Randy Badjideh sebagai tersangka pembunuhan Ibu dan Anak di kupang tidak akan terganggu.

    Video dari Channel Youtube Yance Mesah