PCNU Sumba Barat Berharap PMI segera Miliki Unit Transfusi Darah Sendiri -->

PCNU Sumba Barat Berharap PMI segera Miliki Unit Transfusi Darah Sendiri

Senin, Februari 14, 2022

    Waikabubak,14/02/2022

    Menuju puncak acara peringatan hari lahir (Harlah) NU ke 96, PCNU Sumba Barat mengadakan serangkaian acara, salah satunya aksi kemanusiaan berupa Donor Darah yang dilaksanakan pada hari Sabtu 12 Februari 2022.


    Acara yang digelar guna mendukung ketersediaan darah untuk transfusi ini, bertempat di Masjid Agung Al-Azhar Waikabubak. Di Masjid yang terbangun megah di jantung kota Waikabubak itu, PCNU Sumba Barat bersama PMI setempat, berhasil menggalang 18 kantong darah.

    Menurut salah satu panitia; Mohammad Afif, masyarakat yang mendaftar lebih dari 20 orang, akan tetapi yang lolos pemeriksaan untuk bisa melakukan donor hanya 18 orang. Mereka yang tidak lolos pemeriksaan rata-rata mengalami tensi darah tinggi , ada juga yang karena faktor usia melampaui 60 tahun.

    Dibanding kegiatan donor sebelumnya di lokasi yang sama, perolehan jumlah darah dalam kantong mengalami penurunan, biasanya, setiap kegiatan donor darah yang menempati Masjid Al-Azhar sebagai lokasi, mendapatkan darah tidak kurang dari 30 kantong .

    Drs. Zainul Arifin, Wakil Ketua PCNU Sumba Barat yang juga penanggung jawab utama kegiatan donor darah, menyampaikan kemungkinan sebab rendahnya perolehan darah dalam kantong. Sambil tersenyum Ia menyatakan bahwa, sebenarnya antusiasme masyarakat cukup tinggi, namun, adanya pemeriksaan covid19 dengan SWAB Antigen kepada calon pendonor, menjadikan banyak orang mengurungkan niatnya.

    Selanjutnya, laki-laki yang akrab disapa Pak Zainul ini, mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi PMI yang tidak memiliki Unit Transfusi Darah (UTD) , dalam situasi ketersediaan darah yang seringkali mengalami kekurangan, UTD dibawah pengelolaan PMI, penting menjadi perhatian pemerintah bersama masyarakat. Kami berharap PMI Kabupaten Sumba Barat segera memiliki UTD sendiri.

    Lebih lanjut, pria asal Bima NTB ini menambah harapannya, pemerintah daerah bisa membantu PMI melalui fasilitasi penguatan fundrising kepada perusahaan swasta maupun BUMN dan BUMD yang ada di Kabupaten Sumba Barat, CSR perusahaan -perusahaan yang beroperasi di Sumba Barat, diarahkan pada penyediaan Unit Transfusi Darah PMI.