Napi Lapas Cipinang Mengaku Bayar Rp 30 ribu Tiap Minggu Agar Dapat Tidur Beralaskan Kardus Bekas -->

Napi Lapas Cipinang Mengaku Bayar Rp 30 ribu Tiap Minggu Agar Dapat Tidur Beralaskan Kardus Bekas

Patung Bernyawa
Jumat, Februari 04, 2022

    Napi Lapas Cipinang Mengaku Bayar Rp 30 ribu Tiap Minggu Agar Dapat Tidur Beralaskan Kardus Bekas. Bagi yang punya uang bisa bayar Harga tempat tidur bisa 5 sampai 25 juta perbulan.

    Napi Lapas Cipinang Mengaku Bayar Rp 30 ribu Tiap Minggu Agar Dapat Tidur Beralaskan Kardus Bekas

    Bebasbicara- Terkuaknya jual beli tempat tidur dalam lapas kelas I Cipinang menjadi sorotan publik setelah warga binaan berinisial W membeberkan harga alas tidur dalam Lembaga Permasyarakatan (Lapas).

    W mengaku, dia dan sesama warga binaan lainnya harus membayar uang tambahan Rp 30 ribu jika ingin tidur  beralaskan Kardus Bekas.

    Melansir dari Kompas.com, W mengatakan jika harga kasur di Lapas kelas 1 Cipinang tergantung fasilitas yang disediakan.

    Besarnya tergantung tenpat tidur yang dibeli. Kalau tidur di lorong dekat Pot dengan alas kardus, itu Rp 30 ribu per satu minggu. Istilahnya beli tempat,” Ujar W pada wartawan, Kamis (3/2/2022)

    W mengungkapkan, bahkan ada Narapidana yang rela membayar lebih besar agar mendapatkan tempat tidur yang lebih bagus dan nyaman.

    Menurutnya, jual beli kasur di lapas Kelas 1 Cipinang sudah berlangsung lama dan menjadi pendapatan sampingan para oknum petugas Lapas.

    Nanti duitnya diserahkan ke Sipir, di sini seperti itu, kalau untuk tidur di kamar lebih mahal, antara Rp 5 hingga Rp 25 juta per bulan. Biasanya mereka yang dapat kamar itu Bandar narkoba besar,” Ungkap W

    Dia melanjutkan, mereka terpaksa melakukan hal itu karena kondisi Laps yang sudah melebihi kapasitas atau overload.

    Mau ngak mau, kami harus bayar buat tidur. Minta duit ke keluarga di luar untuk dikirim kesini. Kalau ngak punya duit ya susah. Makanya yang makmur disini Napi Bandar Narkoba,” Lanjut W

    Kepala Lapas Kelas 1 Cipinang Membantah

    Dihubungi ditepat terpisah, kepala Lapas Kelas 1 Cipinang Tony Nainggolan membantah adanya Praktik jual beli kasur di dalam Lapas seperti yang dikatakan W.

    Menurut Tony, para Napi di Lapas Cipinang tidak perlu mengeluarkan uang untuk dapat menikmati fasilitas tambahan dalam Lapas.

    Baru kemarin saya membuka program admisi oroentasi (pengenalan lingkungan) dan saya sampaikan kalau di lapas Cipinang tidak ada urusan yang berbayar termasuk masalah tidur,” Kata Tony

    Namun, Tony tidak membantah saat ditanya tentang Kapasitas Lapas, menurut Tony saat ini penghuni Lapas Cipinang mencapai 3.206 Napi sementara kapasitas lapas hanya 880 orang.

    Isi hari ini 3.206 orang untuk kapasitas 880 orang. Kalau itu (ada praktik jual beli kamar) benar-benar dilakukan pegawai atau narapidana, saya akan ambil tindakan tegas,” Ujar Tony