Kadernya Jadi Tersangka Teroris, Partai Ummat Malah Akan Berikan Bantuan Hukum -->

Kadernya Jadi Tersangka Teroris, Partai Ummat Malah Akan Berikan Bantuan Hukum

Patung Bernyawa
Senin, Februari 14, 2022

    Kader Partai Ummat dari DPW Bengkulu berinisial RH ditetapkan menjadi tersangka Teroris oleh Densus 88 Anti Teror Mabes Polri.

    Jubir Partai Ummat Mustofa Nahrawardaya

    Nasional-Harianflobamora.com- Pelaku Teror dan Aksi teroris harusnya dilawan bersama-sama karena perbuatannya, bukan hanya menimbulkan banyak Korban tapi juga keutuhan NKRI kita tercinta.

    Namun, Hal berbeda ditunjukkan oleh salah satu Partai Politik calon peserta Pemilu tahun 2024 mendatang, yakni Partai Ummat.

    Partai yang diinisiasi oleh Amien Rais tersebut malah terkesan membela Pelaku Teror di Indonesia. Bahkan bukan hanya membela dengan lisan tapi juga dengan tindakan berupa pendampingan Hukum terhadap tersangka Teroris berinisial RH itu.

    Melansir dari Detik.com, Partai Ummat diketahui enggan memberhentikan Kadernya yang sudah menjadi tersangka Teroris dan ditangkap Densus 88 Anti Teror Mabes Polri.

    Hal itu disampaikan oleh Jubir Partai Ummat, Mustofa Nahrawardaya saat dihubungi wartawan pada Minggu 13 Februari 2022 kemarin.

    Mustofa beralasan, belum jelas kesalahan apa yang dilakukan RH, karenanya Pihak Partai Ummat tidak ingin membiarkan RH sendirian menghadapi masalah.

    “Hingga saat ini, RH belum kami nonaktifkan. Selain belum jelas kesalahan yang bersangkutan, kami tak membiar beliau sendirian menghadapi masalah,” Ujar Mustofa.

    Selain belum me-nonaktifkan Kadernya, Partai Ummat akan memberikan Bantuan Hukum Kepada RH, Bahkan Mustofa memastikan Partai Ummat akan terus mendampingi RH.

    “Setiap kader berhak mendapatkan pendampingan Hukum dari kami. Oleh karenanya akan kita Dampingi,” Ujar Jubir Partai Umat itu.

    Selain Pimpinan Pusat Partai Ummat, Mustofa juga mengaku jika RH sudah diberikan bantuan hukum oleh Dewan Pimpinan Wilayah Partai Ummat Provinsi Bengkulu, tempat dimana RH bernaung.

    “Dari DPW Partai Ummat Bengkulu sudah intensif melakukan Bantuan hukum sejak TH di Tangkap,” Lanjut Mustofa

    Hal Berbeda justru ditunjukkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Bengkulu yang langsung menonaktifkan Kadernya yang ditangkap Densus 88 Tersebut. Hal itu disampaikan oleh Ketua MUI Bengkulu Yul Khamra

    Seperti diberitakan sebelumnya, Densus 88 menangkap 3 orang terduga Teroris di Provinsi Bengkulu. RH dan CA ditangkap di Kelurahan Sidomulyo, Kota Bengkulu, Sedangkan M ditangkap di Kecamatan Taba Penanjung, Bengkulu Tengah.

    Karo Penmas Devisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan menjelaskan Ketiganya berasal dari kelompok Teroris Jamaah Islamiyah (JI) Cabang Bengkulu.

    “(sebanyak) 3 TO (target operasi) ininterlibat tindak pidana terorisme, dimana CA terlibat sebagai Ketua JI cabang Bengkulu yang tugasnya adalah merekrut bersama M dan RH,” Ujar Ramadhan

    Ramadhan mengatakan, ketiga tersangka teroris itu aktif menggalang dana hingga menyembunyikan Buronan. Hal tersebut didukung oleh keterangan dan alat bukti yang berhasil diamankan Densus 88.