Ibu di Sikka Paksa Keluarkan Janin Anaknya Karena Malu Hamil Tanpa Suami -->

Ibu di Sikka Paksa Keluarkan Janin Anaknya Karena Malu Hamil Tanpa Suami

Selasa, Februari 08, 2022

    Berawal dari kecurigaan Bidan di Puskesmas, Ibu di Kabupaten Sikka, NTT, terpaksa keluarkan Janin anaknya karena malu hamil di luar nikah.
    Foto Saat Polisi Menemukan Jasad Bayi yang digugur Paksa di Sikka

    Harianflobamora.com- Tak kuasa menahan malu, seorang Ibu berinisial AE (59) di Desa Egong Gahar, Kecamatan Maritara, Kabupaten Sikka terpaksa menggugurkan Janin anaknya sendiri berinisial RR (28).

    Diketahui, tindakan sadis itu dilakukan AE pada Minggu (30/1/2022) sekitar pukul 04:00 pagi, namun baru terungkap seminggu kemudian yakni pada (6/2/2022)

    Melansir Kompas.com, Kasi Humas Polres Sikka AKP Margono menjelaskan kasus tersebut awalnya dilaporkan ke Polisi dan ditangani oleh Polsek Bola.

    AKP Margono menerangkan, AE mengeluarkan Janin dalam perut anaknya dengan cara mengurut perut sang anak hingga mengalami keguguran.

    Akibatnya, Janin yang dikeluarkan secara paksa tersebut meninggal dunia. Lalu AE menguburkan janin itu di kebun milik warga yang tidak jauh dari Rumahnya.

    “Kasus ini terbongkar pada Sabtu, ketika RR memeriksa kesehatannya ke Puskesmas Mapitara. Bidan yang selama ini menangani curiga, karena perut RR masih seperti wanita hamil, tapi tidak ada janin,” Jelas Margono pada (7/2/2022)

    Binda yang menangani pun melaporkan kejadian itu ke Puskesmas. Selanjutnya oleh Puskesmas dilaporkan ke Polsek Bola.

    Setelah menerima Laporan, Kapolsek Bola Muhamad Dong memimpin langsung Personelnya untuk melakukan pemeriksaan ke Rumah AE dan RR.

    “Setelah melakukan penyelidikan, aparat kepolisian menemukan bekas galian disekitar rumah korban. dan saat digali, Polisi mendapati Jasad bayi perempuan,” Lanjut Margono.