Hujan Tak Berhenti Sejak Selasa, Banyak Jalan Tergenang Air Di Kota Kupang, Hingga Beberapa Pengendara Terjatuh -->

Hujan Tak Berhenti Sejak Selasa, Banyak Jalan Tergenang Air Di Kota Kupang, Hingga Beberapa Pengendara Terjatuh

Patung Bernyawa
Rabu, Februari 23, 2022

    Hujan yang terus menerus terjadi di Kota Kupang sepertinya membuat Masyarakat kesulitan beraktivitas karena banyaknya jalan yang tergenang air hujan

    Hujan Tak Berhenti Sejak Selasa, Banyak Jalan Tergenang Air Di Kota Kupang, Hingga Beberapa Pengendara Terjatuh


    Harianflobamora.com-Hujan tak berhenti turun sejak Selasa (22/2) hingga Rabu (23/2) di Kota Kupang membuat air meluap dari sungai dan saluran air serta membanjiri pemukiman warga dan beberapa Ruas Jalan utama di Kota Kupang.

    Berdasarkan Pantauan Harian Flobamora, beberapa Lokasi di jalan yang tergenang air hingga Rabu sore mengganggu pengguna jalan yang melintas.

    Bahkan beberapa kendaraan sepeda motor terlihat terjatuh saat melintasi kawasan Goa Lordes karena paksa menerobos air yang tergenang.

    Kejadian itu membuat Kapolda NTT menurunkan Personel beserta Alutsistanya untuk membantu Masyarakat Kota Kupang yang terjebak Banjir di beberapa Lokasi.

    Sementara itu, Wakil Wali Kota Kupang, menanggapi kejadian ini mengatakan, jika Volume Air terlalu besar sehingga Kali atau Sungai yang ada tidak mampu menampung air.

    Banjir yang terjadi di sejumlah wilayah itu karena Kali yang ada tidak mampu menampung Volume air yang sangat banyak sehingga meluap ke ruas jalan raya dan menggenangi rumah penduduk,” Ujar Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man Seperti dikutip dari Antara, Rabu (23/2/2022)

    Herman Man mengatakan, Selain Volume air yang memang besar karena Hujan yang datang terus menerus sejak Selasa, drainase juga banyak yang tersumbat karena sampah.

    Selain itu banyak drainase yang tersumbat berbagai jenis sampah sehingga air tidak bisa mengalir dengan baik pada drainase yang ada dan meluap ke jalan,” Lanjut Herman Man

    Ia mengharapkan agar warga tidak lagi membuang sampah ke drainase, saluran air atau sungai guna untuk mencegah banjir berikutnya.

    Banjir Terjang 2 Desa di Kabupaten Kupang, 1 Orang Hilang Terseret Banjir


    Bukan hanya Kota Kupang, Kabupaten Kupang juga mengalami hal yang serupa. Besarnya Volume air yang dihasilkan Hujan membuat dua Desa di Kecamatan Fatuleu Barat, yakni Desa Tuakau dan Naetae tergenang air.

    Melansir dari Antara, Rabu (23/2/2022), Banjir yang dialami Desa Tuakau dan Desa Naetae mengakibatkan salah satu warga hilang terseret banjir.

    Hingga Kini, Warga kedua Desa masih bertahan di sekitar Lokasi guna untuk membersihkan Saluran air yang tersumbat karena Pohon yang patah menghambat laju air.

    Dua Desa itu saat ini masih digenani air banjir, dalam peristiwa itu juga mengakibatkan satu warga dilaporkan hilang terseret banjir,” Ujar Ketua FPRB Kupang Elfrid V Saneh Kepada Antara, Rabu (23/2/2022)

    Menurutnya, Genangan air semakin meluas karena air dari sejumlah kali dari kedua Desa itu meluap akibat banyaknya batang pohon dan ranting-ranting menyumbat saluran air dalam Gorong-gorong dan Jembatan.

    Masyarakat secara Gotong royong mulai membersihkan saluran air yang ada untuk mengantisipasi kejadian serupa, apalagi saat ini hujan masih terus mengguyur wilayah Kabupaten Kupang,” tambahnya.