Hendak Ke Malaysia Lewat Jalur Tikus, Dua Warga Flotim Malah Tewas Tenggelam Saat Menyebrang Di Perairan Batam -->

Hendak Ke Malaysia Lewat Jalur Tikus, Dua Warga Flotim Malah Tewas Tenggelam Saat Menyebrang Di Perairan Batam

Senin, Februari 14, 2022

    Hendak Ke Malaysia Lewat Jalur Tikus, Dua Warga Flotim Malah Tewas Tenggelam Saat Menyebrang Di Perairan Batam.
    Penerimaan Jenazah PMI asal Flotim 

    Harianflobamora.com- Bukan Uang yang dibawa pulang oleh Mariana dan Sesilia Siba Wara, melainkan berita duka dan peti mati yang turut mengantar kepulangan mereka ke kampung halamannya di Kecamatan Ile Boleng, Pulau Adonara, Flores Timur.

    Melansir dari Tribunnews Flores, Dua pekerja Migran Indonesia asal Adonara itu diketahui tewas tenggelam saat hendak menyebrang dari Batam Kepulauan Riau menuju Malaysia pada 20 Januari 2022 lalu.

    Meski berangkat melalui Jalur Ilegal, namun pemerintah tak menutup Mata, Kedua Jenazah diantar pulang ke Kampung halaman mereka melalui Pesawat atas permintaan Konsulat Jenderal RI di Johor Baru Malaysia.

    Kepala Buruh Migran Indonesia Cabang Flores Timur Noven Dasilva mengatakan, Kedua Jenazah tersebut di antar langsung oleh petugas UPT BP2MI Kupang NTT dari Bandara El Tari menuju Flores Flotim.

    Menurut Noben Dasilva, Berdasarkan Surat Keterangan Kematian dari Konsulat RI di Malaysia, Keduanya meninggal karena perahu yang ditumpangi Tenggelam di Tepi laut Tanjung Pengalih, Pengerang, Johor, Malaysia.

    Lebih lanjut, Noben mengatakan Kedua Jenazah kini sudah di berangkatkan ke Kampung Halamannya di kecamatan Ile Boleng.

    Noben Menjelaskan, almarhum Mariana berasal dari Desa Nelelamawangi, sedangkan Sesilia Siba Wara berasal dari Desa Lamabayung, Kecamatan Ile Boleng, Pulau Adonara.

    Dengan meninggalnya kedua Pekerja Migran Indonesia (PMI) ini, maka total sudah 3 ada orang PMI asal Flotim yang meninggal dunia di Malaysia. Sebelumnya seorang PMI asal Solor selatan juga diketahui meninggal Dunia Karena Sakit.

    Noben pun meminta peran Kepala Desa dalam memberikan pemahaman kepada Masyarakat yang hendak mencari pekerjaan ke Luar ditingkatkan agar tidak ada lagi Warga Flotim yang menjadi Korban Human Trafficking

    “Merantau tidak bisa dilarang, tapi harus ada Dokumen jelas. Kebanyakan mereka diiming-imingi ke Kalimantan, tapi sampai disana dinyebrangkan ke Malaysia lewat jalur Gelap,” Ujar Noben Dasilva.