Gara-gara Lupa Kacang, Pemuda Eks Frater Di Sikka Hampir Tewas Ditebas Pemilik Kios -->

Gara-gara Lupa Kacang, Pemuda Eks Frater Di Sikka Hampir Tewas Ditebas Pemilik Kios

Senin, Februari 07, 2022

    Peristiwa berawal ketika Korban kembali mendatangi Kios karena Pemilik Kios lupa memasukan kacang ke kantong plastik belanjaannya. Namun yang ia terima justru malah tebasan parang dari pemilik kios
    Kondisi Korban saat berada di RSUD TC. Hillers-Maumere

    Harianflobamora.com-Seorang pemuda hampir saja meregang nyawa karena ditebas oleh salah seorang pemilik kios di Kabupaten Sikka, NTT, Minggu (6/2/2022)

    Diberitakan, Pemuda berinisial IUK (23) ini, awalnya hanya berbelanja di salah satu Kios di dekat Jembatan Nangameting, Kelurahan Wairotang, Kecamatan Alok Timur. Pagi dini hari.

    Namun, saat berbelanja, sang pemilik kios berinisial L (35) lupa memasukan salah satu barang belanjaannya di kantong plastik, sehingga ia kemudian kembali ke Kios namun pemilik Kios tidak terima sehingga terjadilah adu mulut antara keduanya hingga parang panjang melayang.

    Melansir Digtara.com, Nong, Salah seorang saksi mata menuturkan, kejadian itu bermula saat Korban datang membeli minuman beralkohol dan makanan di Kios yang buka 24 jam tersebut.

    Kami dengar penjaga Kios itu teriak perampok, jadi kami juga lari keluar, Korban sudah di tengah jalan sana, dia punya motor terbanting disini” Ujar Nong

    Kami juga tidak tahu kalau dia kena Potong, kami berdiri sampai satu jam, dia duduk. kakinya selonjor ke jalan sambil teriak minta tolong, kami tidak tahu kalau dia kena Potong,” Lanjut Nong

    Disebutkan bahwa pemuda yang berasal dari daerah dekat lokasi Kios tersebut sering berbelanja di Kios yang diketahui milik warga Bugis Makassar tersebut.

    “Itu korban sampai bilang, Daeng (pelaku) kau tidak kenal saya kah, saya tiap hari belanja di kau punya kios tapi dia tidak omong, dia panggil kami tapi dia tidak omong tolong antar dia ke rumah sakit kah apa dia punya kaki kena potong, dia omong baik, kami tolong dia, kami juga panik (karena) itu penjaga kios teriak perampok,” Lanjut Nong

    Warga dan Saksi awalnya sempat Ragu untuk mendekati dan menolong korban yang sudah terjatuh karena mengalami luka potong di bagian kaki itu. Pasalnya sebelum kejadian, Warga sempat mendengar teriakan perampok dari si Pemilik kios.

    Setelah itu, Lanjut Nong, ada seorang warga yang juga hendak berbelanja di Kios, namun setelah tiba di lokasi, ternyata warga tersebut mengenali Korban.

    Ahirnya pemuda yang tadi hendak berbelanja dikios yang sama dengan korban meminta warga untuk menolong Korban agar dilarikan ke rumah sakit.

    Diketahui, Luka yang diderita Pemuda tersebut cukup parah di bagian kaki kiri akibat sabetan senjata tajam jenis parang oleh pemilik Kios.
    Keterangan Saksi Lain Yang Bersumber dari Pengakuan Korban.

    Kejadian penganiayaan menggunakan senjata tajam yang dilakukan pemilik Kios berinisial L terhadap pelanggannya ini bermula datang ke Kios untuk membeli Minuman Beralkohol dan Kacang.

    Korban Mabuk, mereka duduk minum dimana mungkin, datang beli Bir dengan kacang. Tapi penjaganya ini lupa isi kacang (di plastik) jadi dia (korban) datang lagi terus mereka bertengkar,” Ujar Saksi mata.

    Mungkin penjaga (kios) ini tidak percaya dia atau bagaimana, tiba-tiba kami dengar teriakan perampok (sebanyak) empat kali, jadi kami lari keluar, pas kami keluar dia sudah kena potong,” Ujar Saksi Mata yang saat sempat mendekati Korban.

    Menurut keterangan Saksi mata yang enggan menyebutkan namanya itu, Korban di kenal pendiam dan merupakan Eks Frater.

    Sedangkan Rekan-rekan pelaku yang geram dengan perlakuan pemilik Kios itu pun mendatangi Lokasi Kios, namun Pelaku yang diketahui berasal dari Makassar ini, langsung melarikan diri.

    Rekan Korban yang marah itu pun ahirnya reda setelah Polisi tiba di Lokasi dan mengendalikan situasi meski sempat mengeluarkan beberapa kali tembakan peringatan ke uadara

    Setelah beberapa pelaku kini sudah berada di Mapolres Sikka guna untuk dimintai keterangan terkait peristiwa itu dan bertangung jawab atas perbuatannya.