Pembunuh Bayaran Ada Di Belu, Buang Sine Ungkap Inisialnya, Penyidik Polda NTT Masih Penyelidikan -->

Pembunuh Bayaran Ada Di Belu, Buang Sine Ungkap Inisialnya, Penyidik Polda NTT Masih Penyelidikan

Patung Bernyawa
Minggu, Januari 23, 2022

    Buang Sine, Kembali Mengulik Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Kupang dengan Narasi Pembunuh Bayaran yang akan disewa untuk membunuh Randy Badjidieh

    Simon Junion Buang Sine Atau Buang Sine (Foto saat dari jpnn.com)

    Harianflobamora.com- Sebuah pernyataan baru kembali diungkap oleh Tim Pencari Fakta Independen (TPFI) pada kasus pembunuhan Ibu dan Anak di Kupang-NTT.

    Kali ini, TPFI mengatakan sebelum Randy menyerahkan diri ke Polda NTT, Randy sempat direncanakan untuk dibunuh.

    Tidak diketahui siapa yang merencanakan hal itu dan apa Motifnya. Namun, menurut salah satu Anggota TPFI Buang Sine, karena Randy merupakan saksi Kunci.

    Rencana pembunuhan terhadap Randy disebabkan, Randy lah satu-satunya yang mengetahui secara detail kasus kematian Astri dan Lael serta dikwatirkan akan membongkar semua pelaku yang disebut-sebut berjumlah lebih dari satu orang itu.

    Ini saya dapat darimana, Eksekutor yang ingin membunuh Randy. Eksekutor ini silahkan dicari, Inboxnya ada Komandan,

    Fakta Inboxnya ada, cari dia, (tanyakan) siapa yang suruh membunuh Randy dan Maksud apa membunuh Randy,” Ujar Buang Sine yang ditujukkan untuk penyidik Kapolda NTT.

    Meski begitu, Buang Sine mengatakan jika Rencana Pembunuhan terhadap Randy Badjidieh gagal karena Pemesan dan Eksekutor tidak sepakat soal harga.

    Tidak jadi membunuh karena Biaya yang mereka (Pembunuh Bayaran) minta dari Pemesan itu pesanan itu terlalu tinggi, ada dalam Inboxnya itu Komandan,” Ungkap Buang.

    Selain mengungkap ada upaya pembunuhan terhadap tersangka Randy Badjideh, Buang Sine yang terlihat dalam acara Talk Show berjuduh ‘Ngopi Pintar dan Ngobrol Pintar’ itu juga mengungkap inisial calon Eksekutor itu.

    Menurut Buang Sine Calon Pembunuh Randy saat ini ada di Kabupaten Belu-NTT. “Yang ingin membunuh itu kami kasuh inisial saja, RL alias A posisinya sekarang ada di Belu,” Terang Buang Sine dengan percaya diri.

    TPFI sebut Buang Sine dengan senang hati apabila Penyidik Polda NTT menggandeng TPFI untuk berkerja sama mengungkap Pelaku, Dia juga meminta Polda NTT segera menangkap orang tersebut berdasarkan petunjuk yang ia berikan.

    Kalau memang Penyidik berkenan, bisa gabung bersama kami, kesana, Kemudian kami tunjukkan orangnya, dan penyidik yang melakukan Interogasi terhadap yang bersangkutan,” Ujar Buang Sine

    Sementra itu, menanggapi Informasi yang diberikan Buang Sine, Kepala Bagian Perencana dan Operasi (Kabaghinops) Reskrimum Polda NTT AKBP Dr. Dodi Eko Wijayanto mengatakan jika Penyidik Polda NTT bisa saja membuka kembali penyelidikan Kasus tersebut.

    Kita ini Reserse, RE (artinya) Kembali dan Serse (artinya) mengungkap, mengungkap kembali peristiwa. artinya mebuat terangnya suatu peristiwa.”

    Nah, Peristiwa yang gelap itu menjadi terang dan memang kalau ini kita ada rekaman akan kita tindak lanjuti, tadi dari awal kita sudah sepakati, bahwa masih dilakukan penyelidikan.,” Ujar AKBP Dodi Seperti melansir Media Kupang, Minggu (23/1/2022).