Ketika Suami Kasih Uang Istri Tapi Masih Ngatur Penggunaannya Itu Namanya Uang Titipan -->

Ketika Suami Kasih Uang Istri Tapi Masih Ngatur Penggunaannya Itu Namanya Uang Titipan

Sabtu, Januari 29, 2022

    Ketika Suami Kasih Uang Istri Tapi Masih Ngatur Penggunaannya Itu Namanya Uang Titipan, benarkah demikian? mari kita membahasnya secara rasional dan dari perspektif hukum perkawinan.

    Ketika Suami Kasih Uang Istri Tapi Masih Ngatur Penggunaannya Itu Namanya Uang Titip

    Rumah-Tangga-Dalam kehidupan berumah tangga uang adalah elemen yang memiliki peran paling penting untuk pemenuhan segala kebutuhan.

    Saking pentingnya apa yang disebut dengan Uang ini, banyak pemuda atau pemudi yang mengubur dalam-dalam niatnya untuk menikah sebelum mendapatkan pekerjaan yang mengahsilkan Uang.

    Begitupun dengan mereka yang sudah berumah tangga, kadang uang bisa menjadi pemicu utama perceraian meskipun datanya tetap menunjukkan perselingkuhan adalah yang paling tinggi penyebab perceraian.

    Lantas bagaimana cara mengelola keuangan agar rumah tangga langgeng?

    Benarkah Ketika Suami Kasih Uang Istri Tapi Masih Ngatur Penggunaannya Itu Namanya Uang Titipan? Simak penjelasan terkait pembagian harta suami dan istri menurut Undang-undang.

    Baik uang suami maupun uang Istri yang diperoleh selama masa perkawinan disebut juga harta bersama, dalam hal ini entah hanya suami yang berkerja mencari nafkah atau istri saja yang bekerja, harta yang diperoleh tetap disebut harta bersama.

    Harta bersama juga meliputi semua barang yang berada dalam rumah maupun di luar rumah baik yang bergerak atau yang tidak bergerak.

    Sedangkan untuk harta yang diperoleh suami dan istri sebelum masa perkawinan disebut harta bawaan, harta bawaan ini meliputi hadiah atau warisan dari orang tua masing-masing

    Hal ini tertuang dalam Undang-undang perkawinan Nomor 1 tahun 1974 pasal 35, “harta benda yang diperoleh selama perkawinan disebut harta bersama. Sedangkan harta bawaan dari suami atau istri masing-masing baik sebagai hadiah atau warisan berada dibawah penguasaan masing-masing sepanjang para pihak tidak menetukan lain,

    Pasal 36, “mengenai harta bersama, suami atau istri dapat bertindak atas persetujuan keduabelah pihak. Sedangkan harta bawaan masing-masing suami dan istri mempunyai hak sepenuhnya untuk melakukan perbuatan hukum mengenai harta bendanya,”

    Jadi, berdasarkan bunyi undang-undang perkawinan ini jelas bahwa uang suami yang diberikan kepada istri tidak membuat istri menggunakannya sesuka hati sesuai kemauannya. Melainkan tetap harus berdiskusi dengan suami untuk mendapatkan persetujuan bersama.

    Jika dalam rumah tangga semua uang yang dimiliki suami dan istri saling terbuka, bahkan untuk urusan kecil seperti membeli gula atau garam maka rumah tangga itu dipastikan bisa harmonis.

    Namun, dibanyak kasus, terkadang istri tidak memberitahu suami saat hendak beli kebutuhan dapur, begitupun suami yang tidak memberitahu istri saat ada simpan recehan di saku celana.

    Padahal hal-hal sepele itu bisa menjadi pemicu pertengkaran besar dalam rumah tangga. karena keegoisan masing-masing yang membuat rumah tangga anda terus berada dalam gejolak masalah keuangan.

    Satu hal lagi yang paling penting menurut para Ahli untuk persoalan ini, yakni cobalah melakukan perencanaan atau berdiskusi sebelum membeli segala sesuatu yang dibutuhkan.

    Mulailah dengan membeli barang yang dibutuhkan bukan barang yang tidak perlu atau tidak terlalu dibutuh hanya untuk koleksi agar bisa terlihat mampu oleh tetangga atau sanak saudara.

    Itulah penjelasan seputar istilah ‘Ketika Suami Kasih Uang Istri Tapi Masih Ngatur Penggunaannya Itu Namanya Uang Titipan

    Tidak ada uang titipan suami atau istri dalam rumah tangga, yang ada hanyalah uang bersama. karena uang bersama, dalam penggunaannya juga harus berdasarkan persetujuan bersama suami dan istri.