Kabar Terbaru Hasil Investigasi Penyebab Jatuhnya Pesawat Sriwijaya SJ 182, Ada Suara Aneh Pada Rekaman Channel Kokpit -->

Kabar Terbaru Hasil Investigasi Penyebab Jatuhnya Pesawat Sriwijaya SJ 182, Ada Suara Aneh Pada Rekaman Channel Kokpit

Selasa, Januari 18, 2022

    Sudah setahun lebih sejak terjatuh pada 9 Januari 2021 lalu, Penyebab jatuhnya pesawat Sriwijaya SJ 182 kini mulai menemukan titik terang.

    Pesawat Sriwijaya Air SJ 182

    Harianflobamora.com- Hasil Investigasi penyebab jatuhnya pesawat Sriwijaya SJ 182 di Kepulauan seribu baru saja diungkapkan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) baru-baru ini.

    Dalam Rilisnya, KNKT berhasil menerjemahkan data Cockpit Voice Recorder (CVR) dari pesawat sejak mulai persiapan terbang, memasuki Landasan Pacu hingga pesawat dinyatakan hilang Kontak.

    KNKT menyebutkan, ada 4 Channel terpisah dalam CVR yang mereka unduh, yang merupakan bagian terpenting dari Kotak hitam atau Black Box Pesawat Sriwijaya SJ 182.

    Data CVR berhasil diunduh oleh para Investigator KNKT dan memuat 4 Channel terpisah. Dengan data Suara terekam di setiap Channel selama dua jam,” Bunyi pernyataan KNKT yang dikutip, Selasa (18/1/2021

    KNKT menjelaskan, CVR merekam suara sejak persiapan terrbang hingga ahirnya pesawat dinyatakan hilang kontak hingga terjadi kecelakaan.

    Inilah Hasil Rekaman di Setiap Channel dari CVR Sriwijaya SJ 182 Yang Berhasil di Unduh KNKT

    Hasil Investigasi yang dilakukan KNKT menemukan ada beberapa keanehan yang terjadi di beberapa Channel dari Pesawat. 

    1. Channel 1 CVR Sriwijaya SJ 182

    Channel 1 dari CVR Pesawat Sriwijaya SJ 182 merekam Sistem pengumuman penumpang dalam Pesawat dan segala yang terjadi dalam Kokpit pesawat.

    2. Channel 2 CVR Sriwijaya SJ 182

    Channel 2 CVR pada Pesawat Sriwijaya SJ 182 berfungsi merekam suara Kopilot atau Secaund In Command (SIC) selama penerbangan.

    Selain itu, Channel 2 juga merekam Semua Komunikasi dengan Manara Air Traffic Control (ATC) termasuk komunikasi dengan pesawat lain.

    3. Channel 3 CVR Sriwijaya SJ 182

    Pada Channel 3 ini KNKT mulai menemukan keanehan, karena Channel 3 ini harusnya merekam Suara Pilot atau Pilot In Comand (PIC) sejak awal justru hanya memuat data Komunikasi dengan Ground Engineer sebelum lepas landas.

    KNKT mengatakan, Selama penerbangan suara Pilot tidak terekam. Suara Pilot justru malah terdengar pada Channel 2 namun melalui Headset.

    Selama penerbangan, suara PIC tidak terekam, Suara PIC (Malah) terdengar pada Channel 2, melalui Mikrofon Headset SIC, ketika suara PIC cukup keras,” Jelas KNKT

    4. Channel 4 CVR Sriwijaya SJ 182

    Setelah menemukan keanehan pada Channel 3, KNKT kembali menemukan keanehan lain pada Channel 4 CVR Sriwijaya SJ 182.

    Channel 4 yang sejatinya berfungsi merekam suara di area Kokpit malah menagkap nada yang asing dan sangat menonjol dengan Frekuensi setinggi 400 Hertz.

    Alhasil, Nada tersebut jadi pengganggu bagi semua sinyal Audio lainnya pada Kokpit sehingga data yang terekam pun susah dimengerti oleh Tim Investigator

    KNKT pun mengisahkan Nada dengan Frekuensi tinggi itu juga pernah terjadi pada Garuda Maintenance Facillity 2009 Silam dan Sriwijaya Air Tahun 2000. Namun hasil kedua rekaman tersebut kemudian dinyatakan Normal.

    Dari hasil rekaman itu, KNKT masih belum bisa menyimpulkan penyebab pasti kecelakaan yang menimpa pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

    KNKT masih akan mencoba memecah data lainnya untuk mengungkapkan penyebab kecelakaan seperti Autothrottle Computer, Autothottle Servo, Flight Control Computer dan simulasi kecelakaan yang berkaitan dengan Flight Data Recorder (FDR).