Bercak Darah di Kursi Belakang Lalu Eksekusi di Kursi Depan, Hasil Rekonstruksi Membuktikan Randy Bukan Pelaku Pembunuhan -->

Bercak Darah di Kursi Belakang Lalu Eksekusi di Kursi Depan, Hasil Rekonstruksi Membuktikan Randy Bukan Pelaku Pembunuhan

Patung Bernyawa
Selasa, Januari 18, 2022

    Banyak noda darah di Jok belakang lalu eksekusi di Jok depan, bercak darah siapa di Jok belakang? ini membuktikan jika Randy yang melakukan rekonstruksi bukan Pembunuhnya.

    Pengacara Adhitya A Nasution Bersama Keluarga Korban

    Harianflobamora.com- Kasus pembunuhan ibu dan anak di kupang terus menimbulkan narasi yang secara tidak langsung menimbulkan berbagai pertanyaan, Seperti benarkan Randy Badjideh adalah pelaku tunggal dalam kasus itu?

    Pertanyaan-pertanyaan ini terus menucul di berbgai media sosial seperti Facebook. biasnya lagi, ada yang sampai menuduh Kapolda NTT telah menyembunyikan kebenaran dari kasus ini.

    Bukan hanya masyarakat, para pakar hukum, termasuk mantan penyidik Polisi seperti Buang Sine pun ikut mengomentari kasus ini.

    Akibatnya, meski polisi sudah melakukan penyelidikan dan meneruskan hasil penyelidikannya ke Kejaksaan Pola pikir masyarakat terlanjur tidak mempercayai hasil kerja polisi itu.

    Hal senada juga di sampaikan Kuasa Hukum keluarga Korban Astri dan Lael, Adhitya Nasution yang mengatakan Randy bukanlah Pelaku sebenarnya.

    Pernyataan itu dia sampaikan karena menurutnya ada kejanggalan-kejanggal yang terjadi saat Rekonstruksi di area parkir depan bekas rumah Jabatan Buapti Kupang.

    Melansir Rakyat NTT, Selasa (18/1/2022), Adhitya mengatakan Polda NTT mestinya membuka kebenaran dari Kasus ini.

    Menurut Adhitya, penyidik seharusnya menyelidiki lebih jauh, apakah benar, Randy membunuh Astri Karena mencekik Lael?.

    Sampai saat ini, Kata Adhitya, Keluarga masih tidak mempercayai hasil penyelidikan Polda NTT yang mengatakan jika Randy adalah pelaku tunggal.

    Pasalnya Keluarga berasumsi berdasarkan Kronologi, BAP dan hasil rekonstruksi tiap adegan serta keterangan para Saksi.

    Maka tersangkanya bukan satu orang. Dia (Randy)?tersangka tapi bukan tersangka tunggal,” Ujar Adhitya Kepada Rakyat NTT, dikutip Selasa (18/1/2022)

    Terkait pengembalian berkas oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) atau P19, Adithya menjelaskan bahwa jaksa juga memiliki dokument dan sejumlah tanda tanya dalam kasus ini.

    Kejanggalan-kejanggalan yang ada harus di jawab oleh penyidik. Kejanggalan seperti penyebab Randy mebunuh Astri karena Astri mencekik Lael.

    Kejanggalannya adalah, Randy tau Astri Cekik Lael tapi kenapa Randy tidak melerai, Jaksa juga pertanyakan itu.?

    “Apakah betul kejadiannya seperti itu? Tapi kan ini penyidik masih bersikukuh. Lalu kenapa mati dicekik? (sementara) Banyak noda darah di Jok (Kursi) belakang lalu Eksekusi di Kursi depan,” Tandas Adhitya