AS Ingatkan Jaringan Internet 5G Bisa Timbulkan Malapetaka Bagi Pesawat Terbang -->

AS Ingatkan Jaringan Internet 5G Bisa Timbulkan Malapetaka Bagi Pesawat Terbang

Kamis, Januari 20, 2022

    Sejumlah Bos Maskapai Penerbangan Amerika Serikat (AS) peringatkan Pemerintah terkait potensi bahaya terhadap pemasangan Jaringan Internet 5G bagi Pesawat terbang.

    Ikustrasi Kecelakaan Pesawat Terbang

    Harianflobamora.com- Baru-baru ini, sejumlah Maskapai penerbangan di AS beramai-ramai memprotes kebijakan penerapan Jaringan Internet 5G.

    Pasalnya, Jaringan super cepat ini bisa menjadi Malapetaka bagi pesawat terbang karena dapat mengganggu Instrumen keselamatan Pesawat terbang dan Navigasi Pesawat

    Hal itu diperkuat oleh Pernyataan Federal Aviation Administration (FAA) yang mengungkapkan jaringan Internet 5G dapat menyebabkan Gangguan Instrumen Pesawat.

    Seperti diketahui, Instrumen Keselamatan Pesawat sangat penting bagi Pilot di Kokpit karena dapat memberikan Informasi situasi penerbangan, Seperti Ketinggian, Kecepatan Udara, Kecepatan Vertikal, Heading dan masih bayak lagi.

    Menurut FAA, Gangguan tersebut dapat mengancam keselamatan penumpang dan awak Pesawat baik saat hendak melakukan perbangan Saat berada di udara maupun saat mendarat.

    Karena hal itu, CEO Maskapai Alaska Airlines, American Airlines, Delta, FedEx, Jetblue, Southwest, dan United Airline melayangkan Surat kepada Pemerintah AS terkait Keluhan tersebut.

    Surat peringatan pun ditujukan kepada Direktur Dewan Ekonomi Nasional AS, Sekretaris Perhubungan AS, Ketua Komisi Komunikasi Federal, dan Administrasi Penerbangan Federal.

    Kami menulis surat ini untuk meminta dengan sangat mendesak, agar 5G dapat diterapkan di seluruh bagian Negara, kecuali dalam Jangkauan 3 kilometer dari landasan pacu di bandara yang terdampak. Sebagaimana yang disampaikan oleh FAA pada 19 Januari 2022,” Bunyi surat yang dibuat Para Maskapai tersebut.

    Mengutip Travel Pulse, United Airline juga membuat pernyataan resmi secara terpisah terkait Isu bahaya Jariangan Internet 5G tersebut.

    United Airlines megatakan, Ketika Perangkat 5G (Tower) ditempatkan dekat landasan pacu sinyalnya dapat mengganggu peralatan keselamatan yang diandalkan pilot terutama saat cuaca buruk.

    Kami tudak akan berkompromi dengan keselamatan titik,” Ujar CEO United Airline.

    Pengaruh Jaringan Internet 5G Pada Pesawat Terbang

    Pemerintah Amerika Serikat berencana meluncurkan penggunaan jaringan 5G di Negaranya untuk mempercepat kinerja Internet.

    Namun, ternyata rencana ini diprotes oleh semua Maskapai penerbangan karena Jaringan itu dianggap akan berbahaya bagi Pesawat Terbang. Lantas seberapa bahayakan Jaringan 5G ini bagi Pesawat dan Penumpangnya.?

    Dalam tertanggal (19/1/2022) itu, para petinggi Maskapai menjelaskan bahwa Jaringan 5G dapat mengganggu Altimeter Radio pada pesawat yang berguna untuk mendapatkan Informasi penting tentang Sistem keselamatan pesawat dan Navigasi.

    Diketahui sebelumnya, AS berencana membangun jaringan 5G yang menggunakan Frekuensi C-Band, yakni Frekuensi yang beroperasi diantara 4 GHz hingga 8 GHz atau lebih tepatnya jaringan 5G AS akan beroperasi di Pita Ferekuensi 3,7 GHz hingga 3,98 GHz

    Disisi lain, pesawat juga menggunakan Frekuensi yang sejalur karena pesawat menggunakan Radio Altimeter untuk mengukur ketinggian pesawat

    Melalui Radio Altimeter pada Pita Frekuensi 4,2 - 4,4 GHz, dikwatirkan akan bersinggungan dengan pita Frekuensi Jaringan 5G C-Band tersebut.

    Tentu jika sinyal Radio Altimeter mengalami gangguan, maka pembacaan ketinggian bagi pesawat menjadi tidak akurat. Padahal, alat itulah yang membuat pesawat dapat terhindar dari menabrak gunung atau bukit.